... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Kisah Imam Abu Hanifah Ini Bisa Bikin Tersenyum

Imam Abu Hanifah saat di Kuffah memiliki tetangga seorang pemuda tukang sepatu. Pemuda itu bekerja sepanjang hari, malam harinya ia baru pulang ke rumah. Dari  tempat kerjanya, terkadang ia membawa daging untuk dimasak, kadang pula ikan yang dibawa untuk dipanggang.

Sayangnya, ia ternyata seorang pemabuk. Sampai-sampai ketika sedang mabuk-mabuknya, tak terasa ia sering mongeceh dengan suara keras, “Mereka menelantarkanku, tidak tahukah siapa yang mereka sia-siakan. Dialah pemuda yang selalu berjaga di perbatasan di hari-hari yang mencekam.” (pemuda ini merasa tidak diperhatikan oleh tetangga sekitar)

Ketika mabuk, kata-kata tersebut diulangnya terus menerus sambil minum. Ia tidak sadar bahwa Abu Hanifah tiap hari mendengarkan dan memperhatikan tingkah pemuda ini.

Suatu malam di saat Abu Hanifah menyelesaikan shalat malamnya, suara lanturan pemuda itu tak lagi terdengar. Beliau pun bergegas mencari tahu keberadaan pemuda mabuk tersebut. Di tengah jalan ada yang memberi tahu bahwa si pemuda telah diciduk petugas keamanan beberapa malam yang lalu untuk dijebloskan ke penjara. Syariat Islam berlaku, bahwa seorang pemabuk akan dikenai hukuman.

Maka esok harinya setelah menyelesaikan Shalat Subuh, beliau naik ke atas keledainya untuk menemui Amirul Mukminin. Saat bertemu dengan Amir, beliau ditanya, “Ada apa engkau ke sini wahai imam?”
Beliau menjawab, “Begini Amir, aku punya tetangga tukang sepatu. Ia diciduk oleh petugas keamanan sejak beberapa hari lalu. Aku bermaksud memintamu untuk membebaskannya.” Karena diminta oleh seorang ulama terpercaya, Amir pun mengabulkannya, ia akhirnya dibebaskan.

BACA JUGA  Mahfud MD: Penularan Covid-19 Tak Ditentukan Pilkada

Dalam perjalanan pulang Abu Hanifah masih naik keledainya, sedangkan pemuda itu ikut berjalan  di belakangnya. Setelah sampai rumah, Abu Hanifah bertanya penuh selidik kepadanya, “Eh nak, memangnya kita menelantarkanmu ya?”

“Emmm… Enggak, justru kamu menjaga dan memperhatikanku.” jawabnya sambil tersenyum malu. “Terima kasih sudah menjadi tetangga yang baik ya.” pungkasnya. Setelah kejadian tersebut, pemuda itupun bertaubat, ia tak lagi mabuk-mabukan seperti dulu lagi.

Kisah ini disebutkan oleh Khatib Al-Baghdadi dalam Tarikh Al-Baghdad. Menceritakan sebuah contoh dakwah dari Imam Abu Hanifah menghadapi seorang pemuda pemabuk. Selain mendapatkan hikmah, kita juga bisa tersenyum mengetahui jawaban polos pemuda itu.

Editor: Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Diancam Banser, Deklarasi Anti Syiah di Cirebon Batal

KIBLAT.NET, Cirebon – Deklarasi Anti Syiah yang rencananya akan dilakukan di Cirebon terpaksa dibatalkan. Massa...

Sabtu, 04/04/2015 23:45 0

News

Koalisi Teluk: Berkomplot dengan Syiah, Mantan Presiden Saleh Miliki Senjata Kimia

KIBLAT.NET, Riyadh – Juru bicara pasukan Koalisi Teluk menyatakan, tidak menutup kemungkinan bahwa mantan Presiden...

Sabtu, 04/04/2015 18:32 0

Afrika

Iming-Iming Beri Bantuan, Pasukan Kenya Perkosa Wanita Somalia

KIBLAT.NET, Mogadishu – Pasukan penjaga perdamaian di Somalia menggunakan bantuan kemanusiaan untuk memikat wanita dan...

Sabtu, 04/04/2015 18:16 0

Yaman

Shalati Jenazah Rekannya, Puluhan Warga Yaman Diserang Syiah Hautsi

KIBLAT.NET, Hudaydah – Pemberontak Syiah Hautsi menyerang puluhan warga yang tengah menyalati jenazah rekan mereka,...

Sabtu, 04/04/2015 17:00 0

Rusia

Ditutup 90 Tahun, Pernah Diubah Jadi Bioskop, Akhirnya Masjid Ini Dibuka Kembali

KIBLAT.NET, Tomsk – Setelah ditutup selama 90 tahun, pemerintah Rusia akhirnya kembali membuka Masjid Juma...

Sabtu, 04/04/2015 16:00 0

Palestina

Netanyahu Ambil Keuntungan dari Kesepakatan Nuklir Iran

KIBLAT.NET, Tel Aviv – PM Israel Benjamin Netanyahu pada Jumat, (03/04) menuntut bahwa kesepakatan nuklir yang ditandatangani...

Sabtu, 04/04/2015 15:29 0

Indonesia

Duh Kasihan, Begini Nasib Warga Tamanjeka Saat Latihan PPRC Digelar

KIBLAT.NET, Poso – Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) yang berlokasi di Gunung Biru, memang telah usai....

Sabtu, 04/04/2015 14:33 0

Yaman

Pesawat Koalisi Teluk Terjunkan Senjata untuk Pejuang di Aden, Yaman

KIBLAT.NET, Aden – Militer udara koalisi Teluk, Jumat pagi (03/04), memasok bantuan senjata kepada pejuang...

Sabtu, 04/04/2015 14:00 0

Indonesia

Pengamat: Siapapun yang Meminta Evaluasi Densus 88 dan BNPT Berarti Teroris

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat terorisme Mustofa Nahrawardaya menyatakan bahwa dirinya pernah disebut sebagai bagian dari...

Sabtu, 04/04/2015 13:33 3

Manhaj

Memahami “Qudrah” dalam Penerapan Syariat Islam

Allah ta’ala dalam Surat Al-Baqarah ayat 208 dengan tegas memerintahkan hambanya melaksanakan Islam secara Kaffah....

Sabtu, 04/04/2015 13:00 0

Close
CLOSE
CLOSE