... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dewan HAM PBB Buat Resolusi Baru Terkait Konflik Suriah

Foto: Perang Suriah

KIBLAT.NET, New York – Dewan HAM PBB telah mengadopsi resolusi baru dengan menyeru semua pihak di Suriah untuk memungkinkan Komisi Penyelidikan melanjutkan kerjanya. Komisi tersebut bertugas untuk mendokumentasikan setiap pelanggaran HAM yang dilakukan oleh semua pihak dalam konflik di negara itu.

Resolusi tersebut didukung oleh 29 negara dan ditolak oleh 6 negara pada hari Jumat, (27/03). Resolusi yang dipresentasikan oleh Inggris itu disponsori oleh Perancis, Jerman, Italia, Yordania, Kuwait, Maroko, Qatar, Arab Saudi, Turki, Inggris dan Amerika Serikat.

“Resolusi itu akan memperbaharui mandat Komisi Penyelidik selama 12 bulan,” ujar 11 negara-negara sponsor dalam sebuah pernyataan bersama.

Resolusi itu menyatakan penyelidikan akan memeriksa serangan membabi buta dan secara terencana melindungi warga sipil, yang melanggar hukum internasional.

Mereka menyatakan krisis di Suriah terus memiliki dampak buruk pada warga sipil, seraya menambahkan: “Pria, wanita dan anak-anak (di Suriah) tak mendapatkan hak asasi manusia mereka, hari demi hari.

“Pemerintah Assad, kelompok ISIS, dan pejuang asing, harus menghentikan pertumpahan darah,” lanjutnya.

Takut dan kekerasan

Pemerintah Inggris di Kantor Menteri Luar Negeri dan Persemakmuran, Tobias Ellowood, menyambut resolusi Dewan Hak Asasi Manusia yang mengutuk keras situasi di Suriah.

“Rezim Assad memilih untuk menggunakan rasa takut dan kekerasan untuk menekan protes demokratis dan panggilan untuk kebebasan individu,” kata Ellowood.

Inggris mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa, di Suriah, ada “lebih dari 220.000 orang mati, 12,2 juta membutuhkan bantuan, 7,6 juta pengungsi dan 3,9 juta pengungsi di wilayah tersebut”.

“Resolusi ini mengutuk penggunaan bom birmil (barel), senjata kimia, kelaparan sebagai metode perang, penyiksaan dan tindakan tercela lainnya. Situasi ini mengirimkan pesan yang jelas dari masyarakat internasional untuk Assad dan kelompok-kelompok ekstremis bahwa tindakan mereka tidak akan dilupakan,” katanya.

 

Sumber: Anadolu

Editor: Fajar Shadiq


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Pakar: Dukungan Turki dalam Operasi Teluk Bukan Tindakan Sektarian

KIBLAT.NET, Ankara – Sejumlah pakar Turki mengatakan kepada The Anadolu Agency bahwa dukungan Turki untuk terlibat dalam...

Sabtu, 28/03/2015 06:35 0

Indonesia

Jurnalis Senior: Pemberitaan Buku Radikal, Upaya Pembentukan Opini Buruk terhadap Islam

KIBLAT.NET, Jakarta – Menyikapi beredarnya buku yang diberitakan media berisi ajaran radikal, Dewan Syuro Jurnalis...

Jum'at, 27/03/2015 16:19 0

Rohah

Duh, Si Murji’ah Belum Selesai Dialog Udah Kabur Duluan

Salafi: Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh Murji’ah: Wa’alaikumus salam wa rahmatullah wa barakatuh Salafi: Bagaimana...

Jum'at, 27/03/2015 16:00 0

Indonesia

Ilustrasikan Radikal dengan Al-Quran dan Cutter, Tempo.co Musuhi Islam

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemasangan gambar ilustrasi Al-Quran yang diatasnya ada alat pemotong (cutter) oleh Tempo.co...

Jum'at, 27/03/2015 15:13 0

Video Kajian

[Video] Wawancara Eksklusif : Di Balik Brutalnya Pemberitaan Tentang ISIS

KIBLAT.NET- Di tengah-tengah hangatnya suhu politik dan hukum serta terus melemahnya nilai tukar rupiah, Tiba-tiba...

Jum'at, 27/03/2015 13:51 0

Indonesia

Jamaah Anshar Daulah Diciptakan oleh Aparat dan Media

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengurus Jamaah Ansharut Tauhid, Ustadz Nanang Ainur Rafiq membantah adanya organisasi bernama...

Jum'at, 27/03/2015 10:05 1

Video Kajian

Tadzkirah: Ngantuk Saat Khutbah Jum’at, Hukumnya?

KIBLAT.NET- Mungkin pembaca sudah tak asing lagi dengan judul diatas. Bagaimana tidak?, hampir setiap pekan...

Jum'at, 27/03/2015 09:02 0

Indonesia

Saksi: Ustadz Afif Tidak Tahu Menahu Tentang Pelatihan Aceh

KIBLAT.NET, Jakarta – Salah seorang saksi terkait kasus pelatihan Aceh, Lutfi Haidarah menegaskan Ustadz Afif Abdul Majid...

Jum'at, 27/03/2015 08:51 0

Indonesia

Diprotes Ormas Islam, Pembicara Ahmadiyah Batal Hadir di Seminar ISIS

KIBLAT.NET, Semarang – IAIN Semarang pada Jumat, (27/03) menggelar acara bertajuk “Seminar dan Bedah Buku...

Jum'at, 27/03/2015 07:50 0

Indonesia

Dituduh ABI Poso Punya Darah Keturunan Israel, Ini Jawaban Emilia Renita

KIBLAT.NET, Jakarta – Emilia Renita, istri pemimpin organisasi Syiah, Ikatan Jamaah Ahlul bait Indonesia (IJABI)...

Jum'at, 27/03/2015 06:46 0

Close
CLOSE
CLOSE