... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jurnalis Senior: Pemberitaan Buku Radikal, Upaya Pembentukan Opini Buruk terhadap Islam

Foto: Situs online Tempo.co memuat ilustrasi yang dianggap melecehkan Al-Quran

KIBLAT.NET, Jakarta – Menyikapi beredarnya buku yang diberitakan media berisi ajaran radikal, Dewan Syuro Jurnalis Islam Bersatu (JITU) menilai bahwa ada pembentukan opini buruk tentang Islam yang dilakukan oleh media. Menurutnya, hal ini seharusnya menjadi tugas ulama dalam menjernihkan masalah tersebut.

“Yang ada ini membentuk opini yang salah, seakan-akan Islam membolehkan membunuh umat agama lain. Kan kacau. Itu harus dijelaskan,” kata Dewan Syuro JITU, M. Ubay Salman kepada Kiblat.net, Rabu (25/03).

Mantan Pimred Majalah Sabili ini menambahkan bahwa para ulama harus menjelaskan duduk permasalahan polemik ini. Pasalnya, apa yang tertulis dalam buku itu merupakan bagian dari ajaran Islam.

“Buku itu mengajarkan tidak boleh musyrik dan hanya menyembah kepada Allah, apa itu salah? Itu kan bagian dari ajaran Islam,” imbuh pria yang akrab dipanggil Bang Ubay itu.

“Ulama harus menerangkan ajaran Al-Quran dan Sunnahnya seperti apa. Bertentangan tidak buku itu dengan Al-Quran dan Hadits. Selama itu tidak bertentangan dengan Al-Quran dan Sunnah masalahnya apa?,” ujarnya.

Menurut Bang Ubay, ketika apa yang ada dalam buku itu tidak bertentangan dengan Al-Quran dan Sunnah, maka orang-orang yang memprotesnya dan mempermasalahkannya berarti menentang Al-Quran dan Sunnah. “Kalau memang ajaran Al-Quran dan Sunnah begitu, berarti sama saja menyebut Allah radikal, Nabi radikal,” kata Bang Ubay.

“Umat Islam harus membela Al-Quran dan Sunnah, jangan sampai diadili,” pungkasnya.

BACA JUGA  Bambang Soesatyo: Presiden Harus Sensitif Terhadap Aspirasi

Sementara, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengaku telah menelaah buku yang dianggap bermuatan radikal tersebut. Menurutnya buku itu tidak mengajarkan kekerasan.

“Kami sudah menelaah, konteks bahasan tersebut adalah pemikiran tokoh, bukan mengajarkan kekerasan,” kata Susanto, sebagaimana dilansir Aktual.co pada Senin (23/3).

 

Reporter : Imam S.

Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rohah

Duh, Si Murji’ah Belum Selesai Dialog Udah Kabur Duluan

Salafi: Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh Murji’ah: Wa’alaikumus salam wa rahmatullah wa barakatuh Salafi: Bagaimana...

Jum'at, 27/03/2015 16:00 0

Suriah

Pejuang Suriah Tembak Jatuh Drone di Daraa

KIBLAT.NET, Daraa – Mujahidin Suriah dilaporkan berhasil menembak jatuh sebuah pesawat tanpa awak di provinsi...

Jum'at, 27/03/2015 15:57 0

Video Kajian

[Video] Wawancara Eksklusif : Di Balik Brutalnya Pemberitaan Tentang ISIS

KIBLAT.NET- Di tengah-tengah hangatnya suhu politik dan hukum serta terus melemahnya nilai tukar rupiah, Tiba-tiba...

Jum'at, 27/03/2015 13:51 0

Suriah

Operasi Gabungan Mujahidin di Idlib Terus Meraih Kemajuan

KIBLAT.NET, Idlib – Gabungan mujahidin Suriah dalam operasi dengan sandi “Jisy Fath” untuk membebaskan Idlib,...

Jum'at, 27/03/2015 13:47 0

Yaman

Barat Dukung Operasi Militer Negara Teluk di Yaman

KOperasi Koalisi Teluk di Yaman Dapat Dukungan Luas KIBLAT.NET, Sanaa – Operasi militer koalisi negara-negara...

Jum'at, 27/03/2015 09:46 0

Video Kajian

Tadzkirah: Ngantuk Saat Khutbah Jum’at, Hukumnya?

KIBLAT.NET- Mungkin pembaca sudah tak asing lagi dengan judul diatas. Bagaimana tidak?, hampir setiap pekan...

Jum'at, 27/03/2015 09:02 0

Yaman

Jet Koalisi Negara Teluk Lanjutkan Operasi Targetkan Syiah Hautsi

KIBLAT.NET, Sanaa – Koalisi negara Teluk melanjutkan serangan udara menargetkan pemberontak Syiah Hautsi di Yaman....

Jum'at, 27/03/2015 07:48 0

Yaman

Jet Tempur Syiah Hautsi Serang Provinsi Aden

KIBLAT.NET, Aden – Pemberontak Syiah Hautsi Yaman terus memperluas pengaruh mereka. Setelah menduduki Sanaa, mereka...

Kamis, 26/03/2015 17:00 0

Siyasah

Membangun Militer untuk Masa Depan, Prinsip Amir Pertama Jamaah Jihad

KIBLAT.NET – Jamaah Jihad (JJ) Mesir dibentuk tahun 1968 dan fokus pada perekrutan militer. Jamaah...

Kamis, 26/03/2015 16:45 0

Arab Saudi

185 Jet Tempur Dilibatkan dalam Operasi Militer Perangi Syiah Hautsi

KIBALT.NET, Riyadh – Arab Saudi dan sembilan negara sekutu telah memulai operasi militer untuk memerangi...

Kamis, 26/03/2015 16:16 0

Close