... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Tiga Alasan Syiah Lebih Berbahaya daripada ISIS

Foto: Tabligh Akbar “Membongkar Rencana Besar Bangkitnya Negara Syiah” di masjid Al-Furqon, Burikan, Kudus

KIBLAT.NET, Kudus – Masyarakat Indonesia beberapa hari ini dibanjiri isu mengenai bahaya Daulah Islamiyah atau yang lebih dikenal dengan ISIS. Pemerintah yang didukung media-media nasional menggambarkan bahwa ISIS seakan menjadi ancaman besar yang membahayakan bagi Indonesia.

Di sisi lain, ada ancaman yang lebih besar dari ISIS dan ancaman itu nyata. Adalah gerakan agama Syiah yang telah menyebar di berbagai lini, baik di pemerintahan maupun di berbagai wilayah di Indonesia. Mereka akan melancarkan kudeta sebagaimana yang terjadi di Yaman dan akan menjadikan Indonesia sebagai negara Syiah.

“Kalau pada akhir-akhir ini Indonesia khawatir dan menganggap keberadaan ISIS membayakan keutuhan NKRI, maka sebenarnya Syiah lebih berbahaya daripada ISIS,” tegas Ustad Abu Rusydan dalam Tabligh Akbar bertema “Membongkar Rencana Besar Bangkitnya Negara Syiah” di masjid Al-Furqon, Burikan, Kudus, beberapa waktu lalu.

Dengan mengupas buku “Syahwat Politik Kaum Syiah” dan “Syiah Menurut Sumber Hukum Syiah” dalam penyampaiannya itu, pemerhati dunia Islam ini menjelaskan sedikitnya ada tiga alasan kenapa Syiah di Indonesia lebih berbahaya dari ISIS. Ketiga alasan tersebut adalah:

  1. Syiah sudah mengawali dakwahnya di Indonesia sejak tahun 1979, sehingga Syiah sudah tersebar di nusantara
  2. Syiah telah menguasai jantung pemerintahan NKRI dan di kantong-kantong pemerintahan NKRI, sementara ISIS berada sangat jauh dari Indonesia.
  3. Syiah bersinergi dengan Amerika sebagai perwakilan Nasrani dan Israel sebagai perwakilan Yahudi, sedangkan ISIS tidak semua pergerakan dan negara islam mendukung keberadaannya.
BACA JUGA  Update Corona: 1.414 Kasus, 75 Sembuh, 122 Meninggal

Dai asal Kudus itu juga menjelaskan langkah-langkah jahat Syiah untuk mengkudeta suatu negara. Menurutnya, setidaknya ada empat langkah yang mereka lakukan sebelum mengkudeta:

  1. Memetakan umat islam (Ahlu Sunah) sehingga Ahlu Sunah menjadi target.
  2. Menguasai politik dan pendidikan
  3. Merongrong akses pemerintah yang sangat vital
  4. Mengajak rakyat untuk revolusi atau memberontak pemerintah

Sediktinya 700 umat Islam menghadiri Tablig Akbar tersebut. Selain Ustad Abu Rusydan, acara itu juga menghadirkan Ustad Fachrurrozi. Beliau juga menyimpulkan dari kitab-kitab utama rujukan Syiah, seperti Al-Kafi, bahwa Syiah adalah agama baru di luar dari Islam.

Reporter: Aswad
Editor: Hunef Ibrahim

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Menlu Iraq dan Suriah Bertemu Bahas “Terorisme”

KIBLAT.NET, Damaskus – Menteri luar negeri dari dua negara Suriah dan Irak melakukan pertemuan di...

Rabu, 25/03/2015 10:20 0

Suriah

Delapan Faksi Besar Mujahidin di Suriah Utara Bersatu

KIBLAT.NET, Idlib – Delapan faksi besar mujahidin di utara Suriah, Selasa (24/03), mengumumkan bersatu membentuk...

Rabu, 25/03/2015 09:50 0

Suriah

Menlu Iraq Kunjungi Bashar Assad

KIBLAT.NET, Damaskus – Menteri Luar Negeri Iraq, Ibrahim Al-Jakfari, Selasa (24/03), tiba di Damaskus dalam...

Rabu, 25/03/2015 09:00 0

Suriah

85 Kelompok Sipil Suriah Desak Internasional Hentikan Serangan Birmil

KIBLAT.NET, Aleppo – Sedikitnya 85 kelompok aktivis damai di Suriah, Selasa (24/03), meluncurkan kampanye untuk...

Rabu, 25/03/2015 08:30 0

Yaman

Pemberontak Syiah Yaman Bantai Kerumunan Demonstran di Kota Taez

KIBLAT.NET, Taez – Pemberontak Syiah Hautsi pada Selasa, (24/03) menembaki kerumunan demonstran di kota Taez,...

Rabu, 25/03/2015 08:00 0

Video Kajian

[Video] Fiqih Nazilah : Hukum Monopoli Pasar

KIBLAT.NET-Monopoli di dalam bahasa Arabnya dikenal dengan istilah “al-Ihtikar“, yaitu secara bahasa adalah menyimpan makanan,...

Rabu, 25/03/2015 07:57 0

Irak

Halau Daulah, Pasukan AS Jadi ‘Mata di Langit’ Bagi Iraq dalam Operasi Tikrit

KIBLAT.NET, Baghdad – Amerika Serikat memberikan dukungan pengintaian untuk operasi militer Iraq demi merebut kembali Tikrit...

Rabu, 25/03/2015 07:00 0

Amerika

Muslim Texas Kecam RUU yang Melarang Penerapan Hukum Asing

KIBLAT.NET, Texas – Sebuah sidang dengar pendapat yang mengusulkan rancangan undang-undang (RUU) untuk membatalkan penerapan hukum...

Rabu, 25/03/2015 06:28 0

Amerika

Obama: Pasukan AS Tetap di Afghanistan Hingga 2015

KIBLAT.NET, Washington – AS akan tetap mempertahankan keberadaan 9.800 tentaranya si Afghanistan sampai tahun 2015,...

Rabu, 25/03/2015 06:05 0

Munaqosyah

Apakah Kesalahan Mujahidin Perlu Dibahas? Ini Jawaban Syaikh As-Suri

KIBLAT.NET – Adakalanya orang bertanya, “Bila kalian percaya gerakan jihad telah mampu mengukir banyak prestasi...

Selasa, 24/03/2015 15:24 1

Close