Al-Qaidah Lancarkan Operasi Inghimas, 20 Syiah Hautsi Tewas

KIBLAT.NET, Baidha – Sekelompok pria bersenjata kembali menyerbu markas pemberontak Syiah Hautsi di provinsi Baidha. Dilaporkan sejumlah anggota Syiah dukungan Iran itu tewas dan luka-luka.

Menurut keterangan sumber kepada portal online, almasdaronline.com, serangan itu dilancarkan pada Jumat fajar (13/03) waktu Yaman. Pelaku penyerang diidentifikasi anggota pejuang Al-Qaidah Yaman.

Sumber itu menambahkan, serangan itu dilancarkan di kantor distrik Syariyah yang dijadikan markas pemberontak Syiah Hautsi. Sejumlah anggota dan pegawai Syiah Hautsi tewas akibat serangan itu.

Masih menurut sumber, pertempuran itu berlangsung sengit dengan senjata ringan dan menengah. Pasukan tambahan Syiah Hautsi berdatangan setelah Matahari terbit.

Mujahidin Al-Qaidah Yaman melalui akun Twitternya, seperti dilansir Al-Arabiya, menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut. Al-Qaidah mengatakan, sedikitnya 20 pemberontak Syiah Hautsi tewas dalam serangan fajar tersebut.

Gerakan jihad yang memiliki nama lain Anshar Syariah Yaman itu menunjukkan, serangan itu dilancarkan oleh dua mujahid pemberani dengan operasi inghimas (operasi Syahid). Mereka menceburkan diri ke markas musuh dan menembaki pemberontak Syiah Hautsi yang berada di dalamnya.

“Pertempuran sengit berlangsung selama 45 menit dan mujahidin berhasil membunuh seluruh anggota Syiah Hautsi yang berada di dalam bangunan. Jumlah mereka antara 20 hingga 30 orang,” tulis Al-Qaidha dalam akunnya. Sementara itu, tidak dijelaskan kondisi dua mujahidin pemberani itu, apakah Syahid atau kembali dengan selamat.

Sumber: almasdaronline.com, Al-Arabiya
Penulis: Hunef Ibrahim

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat