... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Ini Implementasi Fatwa Sesat Syiah di Malaysia, Di Indonesia Kapan?

Foto: Fatwa Syiah

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur -Malaysia telah menerapkan fatwa larangan penyebaran ajaran seluruh aliran Syiah sejak 1996. Fatwa ini efektif untuk membendung pergerakan Syiah di Malaysia.

Seperti dijelaskan oleh salah seorang pejabat di Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), pada Selasa 10 Maret 2015, di Kuala Lumpur, implementasi fatwa sesat syiah terwujud dalam tiga hal, yaitu:

1. Melarang publikasi dalam bentuk apa pun yang bertujuan menyebarkan ajaran Syiah. Dalam hal ini, Kementrian Dalam Negeri berwenang merampas buku-buku Syiah dan publikasi lainnya.

Demikian pula otoritas Jabatan Agama Islam Wilayah Persekutuan (JAWI) berwenang melakukan penindakan ini. Bukan hanya mengedarkan, siapa pun yang menyimpan buku-buku yang dilarang bisa dikenai hukuman.

2. Edukasi kepada masyarakat tentang kesesatan Syiah. JAKIM bertanggung jawab atas ceramah, selebaran, dan penjelasan-penjelasan tentang Syiah. Famlet dan brosur diterbitkan dan ditempel di masjid-masjid agar masyarakat waspada dan mengetahui bahaya Syiah.

3. Razia Penyebar Syiah. Hal ini dilakukan oleh otoritas JAWI di semua kekuasaan di negeri-negeri, terutama Selangor dan Pahang yang sering melakukan penangkapan. Hal itu dilakukan terhadap oknum yang diketahui menyebarkan ajaran Syiah.

Mereka yang tertangkap didakwa di Mahkamah Syariah karena melanggar fatwa. Wewenang Mahkamah Syariat, seperti dijelaskan oleh sumber tersebut, adalah tiga lima enam. Tiga tahun penjara, 5000 ringgit, dan 6 cambukan.

Dengan tindakan tersebut, Syiah di Malaysia sekarang tidak berani terang-terangan menyebarkan ajarannya. Kendati demikian, mereka masih muncul di depan publik. Mereka memperjuangkan alirannya melalui dua cara:

BACA JUGA  Bertahan di Tengah Wabah Corona dengan Zuhud

1. Mengangkat isu pelanggaran HAM terkait hak-hak kelompok minoritas seperti tertuang dalam HAM PBB. Dalam hal ini, Syiah sama dengan Ahmadiyah, Qadiyaniyah, LGBT, Bahaiyyah dalam menuntut hak minoritas.

Syiah juga mencari celah melalui pendekatan sejarah, penulisan novel, sastra, dan klaim Islam dibawa ke Malaysia oleh Syiah. Ini semua dibawa ke PBB. Namun Malaysia memiliki hak jawab, bahwa kerajaan memiliki undang-undang yang berlaku.

2. Bergerak atas nama sekolah-sekolah agama yang dikenal dengan Hauzah. Syiah mengirimkan kadernya untuk sekolah ke Iran, dan pulang ke Malaysia menyebarkan Syiah dengan membuka hauzah-hauzah Syiah, terutama di Gombak, Selangor, dan Pahang.

Namun, dengan fatwa larangan Syiah di Malaysia, pergerakan Syiah sangat terbatas. Sumber JAKIM menyebutkan bahwa fatwa itu sangat efektif mencegak penyebaran Syiah. Selain itu juga ada Suruhanjaya Syarikat Malaysia (SSM), badan hukum setempat yang mengatur perizinan syarikat dan perusahaan, yang berwenang membatalkan syarikat atau lembaga apa pun yang melanggar fatwa.

Dimintai komentar tentang pemberantasan Syiah di Indonesia, ia menjawab, “Indonesia kurang tegas. Mestinya negara menindak, bukan NGO (LSM/Ormas). NGO berwenang mendesak saja. Sedangkan negara harus mengeluarkan undang-undang. Bila negara tidak tegas, akhirnya NGO yang ambil tindakan sendiri,” pungkasnya.

 

Reporter: R4peace

Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Malaysia

Tidak Ada Syiah Moderat, Semua Aliran Syiah di Malaysia Dilarang

KIBLAT.NET, Malaysia – Pemerintah Malaysia telah menerapkan larangan terhadap seluruh ajaran Syiah sejak diterbitkannya fatwa pada...

Jum'at, 13/03/2015 19:32 0

Artikel

Silang Sengkarut Tewasnya Pasukan Elit Kanada oleh Kawan Sendiri

KIBLAT.NET – Belum lama ini, kabar tewasnya seorang anggota pasukan elit Kanada yang tergabung dalam koalisi pimpinan...

Jum'at, 13/03/2015 18:34 0

Malaysia

Begini Rasa Takutnya Muslim Uighur kepada Allah Meski di Dalam Penjara

KIBLAT.NET, Jakarta – Pada hari terakhir perjalanan tim Road4Peace 6 ke Thailand Selatan, rombongan menemui...

Jum'at, 13/03/2015 17:46 0

Malaysia

HASI Salurkan Bantuan US $1000 untuk Pengungsi Uighur dan Rohingya

KIBLAT.NET, Jakarta – Kaum muslimin Indonesia melalui Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI) telah menyalurkan bantuan...

Jum'at, 13/03/2015 17:38 0

Indonesia

An-Nashr Institute: Ironis, Kebohongan Syiah Difasilitasi Media Besar

KIBLAT.NET, Jakarta – Pernyataan sepihak gembong Syiah, Jalaludin Rahmat yang mengatakan berkas pengaduan kasus penyerangan...

Jum'at, 13/03/2015 17:01 0

Irak

ISIS Terima Baiat Boko Haram

KIBLAT.NET, Mosul – Daulah Islamiyah atau yang lebih dikenal dengan ISIS, Kamis (12/03), menyatakan menerima...

Jum'at, 13/03/2015 16:53 0

Indonesia

Aher Pakai Kaos Tolak Syiah, Istri Jalaludin Gerah

KIBLAT.NET, Jakarta — Aktivis Syiah Emilia mengaku gerah dengan maraknya kampanye mewaspadai ajaran Syiah yang...

Jum'at, 13/03/2015 16:45 0

Indonesia

Aktivis Syiah Emilia AZ: Apakah Harus Ada Dark Justice?

KIBLAT.NET, Jakarta — Aktivis Syiah dari Organization of Ahlulbayt for Social Support and Education (OASE),...

Jum'at, 13/03/2015 16:12 0

Turki

Intel Koalisi AS Bantu Tiga Remaja Inggris Kabur ke Suriah

KIBLAT.NET, Ankara – Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, Kamis (12/03), mengumkan bahwa dinas keamanan...

Jum'at, 13/03/2015 16:07 0

Irak

Iraq Gulirkan Operasi Pembebasan Tikrit Fase Kedua

KIBLAT.NET, Tikrit – Militer memulai pertempuran fase kedua untuk membebaskan kota Tikrit dari Daulah Islamiyah...

Jum'at, 13/03/2015 15:03 0

Close