Turki: Pelatihan Oposisi Suriah “Moderat” Dimulai Bulan Depan

KIBLAT.NET, Ankara – Menteri Luar Negeri Tukri, Mevlut Cavusoglu, Jumat (20/02), menegaskan bahwa negaranya dan Amerika Serikat tengah berupaya memulai program pelatihan dan pembekalan oposisi Suriah “moderat” pada awal Maret mendatang, lapor kantor berita Al-Jazeera.

Pemerintah Ankara dan Washington pada Kamis (19/02) telah menandatangani akad pelatihan dan pembekalan oposisi Suriah yang berperang melawan Bashar Assad.

Dalam pernyataannya kepada wartawan, Cavusoglu menegaskan bahwa pasukan oposisi yang dilatih itu juga akan memerangi Daulah Islamiyah (ISIS) dan organisasi-organisasi “teroris” di Suriah yang juga memerangi Bashar Assad.

Sementara itu, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jennier Sacchi mengatakan bahwa negaranya tidak sabar untuk segera memulai program pelatihan oposisi “moderat” Suriah yang telah disepakati dengan Turki.

Menurut akad, program tersebut akan melatih lebih dari 5000 militan oposisi “moderat” dalam setiap tahun, selama kurun waktu tiga tahun. Sehingga, total militan yang akan dilatih sebanyak 15.000 militan. Lokasi pelatihan ini sendiri akan digelar di kota Krisher, Turki.

Selain Turki, Arab Saudi dan Qatar juga menyatakan kesediaan menjadi tempat pelatihan oposisi Suriah “moderat”.

Departemen Pertahanan AS mengatakan, ribuan militan itu akan dilatih sebanyak seribu perwira dan prajurit AS. Mereka diajari keahlian menyerang dan bertempur serta menggunakan senjata.

Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef Ibrahim

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat