Syarif Baraja: Islam Ala Indonesia Berarti Bukan Islam Ala Sahabat Nabi SAW

KIBLAT.NET, Jakarta – Dai muda dan Motivator ‘Sholat For Success’, Ustadz Syarif Baraja menolak pandangan Menteri Agama yang meminta agar Islam moderat atau Islam ala Indonesia dikembangkan. Menag beralasan, model Islam ala Indonesia menjadi harapan para ilmuwan di dalam dan di luar negeri.

“Islam ala Indonesia itu berarti bukan Islam ala Sahabat Nabi shalallahu alaihi wassalam,” katanya menanggapi pertanyaan dari pertemanan Facebooknya, pada Senin (9/2).

Menurut da’i muda yang memiliki 30 ribu follower twitter ini, para ilmuwan bukanlah standar kebenaran untuk menentukan Islam mana yang cocok diterapkan oleh umat Islam baik di Indonesia ataupun di luar negeri.

“Para ilmuwan itu bisa kasih apa di akhirat nanti? Bagaimana jika Islam yang diharapkan para ilmuwan itu berbeda dengan Islam yang diharapkan oleh Allah?” tanyanya retoris.

Seperti diketahui, dalam sambutannya di acara ta’aruf Kongres Umat Islam Indonesia VI di Yogyakarta, Menteri Agama Lukman Hakim menyatakan bahwa Islam Indonesia yang moderat adalah Islam yang diharapkan dunia.

“Islam Indonesia oleh beberapa ilmuwan dari dalam dan luar negeri dianggap dapat menjadi model yang bisa diharapkan,” ujar Lukman pada Ahad lalu (08/02).
Reporter: Bilal

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat