... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Qatar: Hanya Fokus pada ISIS Adalah Sesuatu yang ‘Menyedihkan’

Foto: Taliban Afghanistan

KIBLAT.NET, Doha – Menteri Luar Negeri Qatar, Khalid Al-Attiya menekankan bahwa pasukan koalisi pimpinan AS dalam memerangi pejuang Daulah/ISIS harus memperluas fokusnya dengan menyertakan pemerintah Presiden Suriah Bashar Assad sebagai target.

“Hanya fokus pada ISIS adalah sesuatu yang ‘menyedihkan’,” kata Al-Attiya, saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS, John Kerry.

“Bahkan, rezim (Bashar Assad) adalah magnet untuk menarik kelompok-kelompok teroris ke Suriah,” tambah Al-Attiya. Ia juga menegaskan bahwa hanya dengan menggulingkan rezim Assad ‘kita bisa menyingkirkan setiap terorisme di wilayah tersebut.’

Menteri Luar Negeri Qatar pada hari Senin (02/02) juga membantah laporan tentang salah satu dari lima tahanan Taliban berprofil tinggi yang dipindahkan dari penjara Teluk Guantanamo ke Qatar berusaha kembali terlibat jihad.

“Ini benar-benar palsu,” kata Menteri Luar Negeri Khaled Al-Attiya. “Mereka hidup sesuai dengan perjanjian yang kita ditandatangani.”

Kelima orang itu dipindahkan dari Guantanamo pada Mei lalu, sebagai bagian dari pertukaran sandera AS, Sersan Bowe Bergdahl, yang bertugas di pos militer Afghanistan pada tahun 2009 dan ditangkap oleh Taliban.

Berdasarkan kesepakatan antara Presiden AS Barack Obama dengan Amir Qatar, lima mujahidin Taliban diawasi secara ketat untuk memastikan mereka tidak kembali ke kegiatan militan.

Pada pekan lalu, CNN melaporkan bahwa para pejabat militer dan intelijen AS mencurigai salah seorang dari lima anggota Taliban melakukan kontak dengan rekan Talibannya di Afghanistan untuk mendorong aktivitas militan.

BACA JUGA  BJ Habibie, Profil Muslim Jenius yang Dikhianati

Jika laporan itu benar, perkembangan bisa membuat guncangan politik bagi Obama, yang ingin menutup fasilitas Guantanamo dan telah mempercepat transfer tahanan yang tersisa.

Tapi al-Attiya, berbicara pada sebuah forum yang disponsori oleh Majalah Atlantic, mengatakan tidak ada alasan untuk khawatir.

AS dan badan-badan keamanan Qatar “akan memantau dan mengambil apa pun yang akan terjadi,” katanya. “Saya dapat meyakinkan Anda, tidak ada yang berupaya untuk kembali” ke Afghanistan, tambahnya.

 

 

Sumber: Worldbulletin

Penulis: Qathrunnada

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Orangtua Harus Paham Sejarah Valentine Day

KIBLAT.NET, Jakarta – Peneliti Aliansi Cinta Keluarga Indonesia (AILA), Sarah Mantovani mengatakan para orangtua harus...

Rabu, 04/02/2015 09:15 0

Indonesia

MUI: Valentine Day Jangan Dijadikan Ajang Pembolehan Maksiat

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ustadz Asrorun Niam Sholeh mengingatkan...

Rabu, 04/02/2015 09:00 0

Tarbiyah Jihadiyah

Syaikh Abu Bakr Naji: Manajemen Sabar dalam Medan Pertempuran

Medan pertempuran (Ma’rakatul Jihad) penuh dengan ujian. Tak hanya ujian dalam bentuk fisik, tapi juga...

Selasa, 03/02/2015 10:16 0

Indonesia

Pemerintah Aceh Diminta Bentuk Qanun Larangan Ajaran Sesat

KIBLAT.NET, Jakarta – Forum Penyuluh Agama Islam Non PNS Kanwil Kemenag Aceh meminta Pemerintah Aceh, Majelis...

Senin, 02/02/2015 19:32 0

Indonesia

KontraS Nilai Hendropriyono Kuat Pengaruhi Pemerintahan Jokowi

KIBLAT.NET, Jakarta – Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menempatkan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN)...

Senin, 02/02/2015 16:26 0

Indonesia

Hadapi Pejuang Islamis, Al-Sisi Bentuk Komando Pasukan Gabungan

KIBLAT.NET, Kairo – Presiden Mesir Abdul Fattah Al-Sisi memerintahkan pembentukan Komando Pasukan Gabungan untuk menghadapi...

Senin, 02/02/2015 13:09 0

Indonesia

Diskusi KontraS: “Hendropriyono Diduga Terlibat Peristiwa Talangsari, Jokowi Tahu Nggak?”

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Koordinator Bidang Advokasi Kontras Yati Andriyani membantah pernyataan mantan Kepala Badan...

Senin, 02/02/2015 12:31 1

Indonesia

KontraS: Peristiwa Talangsari Didahului oleh Provokasi Aparat

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Koordinator Bidang Advokasi Kontras Yati Andriyani mengatakan peristiwa Talangsari, Lampung tidak...

Senin, 02/02/2015 11:30 0

Rohah

Debat Singkat Si Arab dan Si Miskin

Seorang miskin datang ke orang Arab untuk meminta-minta. Si miskin berkata, “Tuan, seorang yang tidak...

Senin, 02/02/2015 11:05 0

Wilayah Lain

Bahayakan Negara, Bahrain Cabut Kewarganegaraan Puluhan Pengikut Syiah

KIBLAT.NET, Manamah – Pemerintah Bahrain mencabut kewarganegaraan 72 orang warganya yang sebagian di antaranya merupakan...

Senin, 02/02/2015 10:33 0

Close