... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Orang-orang di Belakang Jokowi Diduga Langgar HAM, Publik Kecewa

Foto: Hendropriyono

KIBLAT.NET, Jakarta – Kekecewaan publik Indonesia terhadap orang-orang di belakang Presiden Jokowi yang diduga terlibat pelanggaran HAM semakin meluas. Hal itu diutarakan oleh Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Ferry Kusuma dalam diskusi bertema “A.M Hendropriyono Diduga Terlibat Peristiwa Talang Sari, Jokowi Tahu Nggak?” di kantor KontraS, Jakarta, Jumat (30/01).

Banyak masyarakat dan pihak korban sangat kecewa dengan pemerintahan Jokowi karena belum menyelesaikannya kasus-kasus kejahatan HAM seperti Talangsari. Masyarakat juga kecewa pada orang di belakang Jokowi yang diduga terlibat masalah HAM.

“Banyak yang kecewa dengan orang yang ada di belakang Jokowi. Salah satunya adalah AM Hendropriyono,” tandasnya.

Ferry juga menyoroti pengaruh Hendropriyono dalam pemerintahan Jokowi, seperti dalam kasus konflik KPK dan calon Kapolri Budi Gunawan.

“Hendro sangat gencar mendorong Jokowi untuk melantik Budi gunawan sebagai Kapolri, padahal jelas KPK telah menetapkannya sebagai tersangka korupsi rekening gendut,” tandasnya dalam diskusi yang memperingati 26 Tahun Peristiwa Talangsari, Lampung.

Seperti diketahui, Hendropriyono adalah orang yang diduga terlibat dalam kasus Pelangaran HAM peristiwa Talang Sari. Hendropriyono menjabat sebagai Komandan Resor Militer 043 Garuda Hitam Lampung.

Hendropriyono disebut sebagai pemimpin dalam penyerangan kepada kelompok masyarakat di Talangsari, Lampung.

 

Reporter: Bilal

Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Tentara Iraq Hanya Bergeming saat Milisi Syiah Bantai 72 Warga Muslim di Diyala

KIBLAT.NET, Diyala – Milisi Syiah dilaporkan telah membantai sedikitnya 72 warga Muslim Sunni tak bersenjata...

Jum'at, 30/01/2015 20:08 0

Wilayah Lain

Boko Haram Mengancam, Uni Afrika Seru Pengerahan 7.500 Tentara

KIBLAT.NET, Abuja – Uni Afrika menyerukan pengerahan 7.500 pasukan tambahan dari lima negara anggotanya untuk...

Jum'at, 30/01/2015 11:55 0

Prancis

Dukung Penyerang Charlie Hebdo, Bocah Berusia 8 Tahun Ini Diinterogasi Polisi Perancis

KIBLAT.NET, Nice – Peristiwa baru-baru ini kembali memicu ketegangan di Perancis usai adanya laporan berita terbaru dari...

Jum'at, 30/01/2015 08:31 0

Turki

Pengadilan Kriminal Internasional Hentikan Penyelidikan Mavi Marmara, IHH Ajukan Banding

KIBLAT.NET, Ankara – Sebuah organisasi non-pemerintah (LSM) Turki mengajukan banding atas putusan Pengadilan Kriminal Internasional...

Jum'at, 30/01/2015 08:00 0

Afrika

Republik Afrika Tengah Tolak Kesepakatan Gencatan Senjata Antar Milisi Muslim-Kristen

KIBLAT.NET, Bangui – Pemerintah Republik Afrika Tengah (CAR) pada hari Kamis (29/1) menolak kesepakatan gencatan...

Jum'at, 30/01/2015 06:34 0

Mesir

Dua Orang Terluka dalam Pengeboman di Port Said, Mesir

KIBLAT.NET, Port Said – Dua orang terluka dalam pengeboman terbatas di provinsi timur laut, Port...

Jum'at, 30/01/2015 06:15 0

Irak

Ini Kesaksian Mengerikan Warga Diyala yang Selamat dari Pembantaian Milisi Syiah

KIBLAT.NET, Diyala – Ratusan warga Iraq di desa Barwanah, provinsi Diyala, tak menyangka kemenangan pasukan...

Kamis, 29/01/2015 20:08 0

Analisis

Pudarnya Imperium AS (3/4): Amerika Serikat Paling Mengancam Dunia

AS sebagai negara yang paling mengancam perdamaian dunia “Amerika Serikat adalah bahaya bagi dunia,” begitu...

Kamis, 29/01/2015 19:30 0

Yaman

Lawan Muslim Yaman, Syiah Houtsi Serang Demonstran dan Gelar Aksi Tandingan

KIBLAT.NET, Sanaa – Pemberontak Syiah Houtsi terus menggunakan tindakan represif untuk menghalau demonstrasi damai yang...

Kamis, 29/01/2015 19:15 0

Video News

Jabhah Nushrah Tembak Jatuh Pesawat Militer Nushairy

KIBLAT.NET – Mujahidin Jabhah Nushrah kembali merilis video aksi mereka dalam menjatuhkan pesawat milik militer...

Kamis, 29/01/2015 15:58 0

Close