... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lawan Muslim Yaman, Syiah Houtsi Serang Demonstran dan Gelar Aksi Tandingan

Foto: Pemberontak Syiah Houthi

KIBLAT.NET, Sanaa – Pemberontak Syiah Houtsi terus menggunakan tindakan represif untuk menghalau demonstrasi damai yang menentang keberadaannya. Pada saat bersamaan, milisi bersenjata dukungan Iran itu menggunakan aksi tandingan untuk mendukung deligitimasinya.

Dilansir dari Al-Jazeera, Kamis (29/01), para militan Houtsi berpakaian sipil dan militer menggunakan pentungan dan pisau untuk membubarkan ribuan demonstran di ibukota Sanaa.

Menurut saksi mata, puluhan warga menderita luka berat dan ringan akibat pukulan tongkat, gagang pisau dan popor senapan serbu. Puluhan lainnya yang disinyalir sebagai penggerak demonstran ditangkap.

Ribuan demonstran mengutuk keras kudeta yang dilancarkan Syiah Houtsi. Mereka berencana menggelar aksi jalan kaki dari Jalan Sittin di pusat kota menuju Taghyir Square. Akan tetapi, mereka dihadang di tengah jalan di dibubarkan paksa.

Aksi demo serupa juga digelar ribuan warga Yaman di sejumlah provinsi. Di antaranya di provinsi Taiz dan Hadidah. Mereka juga mengalami tindakan yang sama dari milisi Syiah tersebut.

Syiah Houtsi Gelar Demonstrasi Tandingan

Di sisi lain, Syiah Houtsi mengerahkan massa untuk mendukung mereka memegang pemerintahan. MMereka yang berjumlah ratusan menggelar aksi jalan kaki di ibukota Sanaa.

Mereka berdalih, aksi itu dilakukan untuk menyambut seruan Komite Revolusi yang dibentuk Syiah Houtsi. Seperti biasa, mereka mengambinghitamkan Amerika dan Israel untuk mengambil simpati warga Yaman. Dalam aksi itu, mereka menolak negara Yaman terpecah-pecah oleh tangan-tangan kekuatan AS dan Israel.
Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pengamat: Pergulatan Kepentingan KPK-Polri, Akibat Jokowi Tak Punya Skema yang Jelas

KIBLAT.NET, Jakarta – Presiden Jokowi sejak awal dinilai tidak memiliki skema yang jelas untuk dijabarkan...

Kamis, 29/01/2015 19:02 0

Indonesia

Satu Batalion Brimob Kelapa Dua Diterjunkan ke Poso

KIBLAT.NET, Poso – Sebanyak lima Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau satu peleton Korps Brimob Kelapa...

Kamis, 29/01/2015 16:32 0

Video News

Jabhah Nushrah Tembak Jatuh Pesawat Militer Nushairy

KIBLAT.NET – Mujahidin Jabhah Nushrah kembali merilis video aksi mereka dalam menjatuhkan pesawat milik militer...

Kamis, 29/01/2015 15:58 0

Profil

Jabhah Nusrah di Suriah (2/4): Struktur Jaringan dan Tehnik Membina Hubungan

Ringkasan sebelumnya: Jabhah Nusrah (JN) hadir di Suriah berawal dari eksistensi Al-Qaidah di Irak. Untuk...

Kamis, 29/01/2015 14:45 0

Video Dokumenter

Aksi Latihan Militer Liwaul Haq

KIBLAT.NET – Mujahidin Liwaul Haq merilis video aksi mereka dalam pelatihan militer  yang diikuti oleh puluhan...

Kamis, 29/01/2015 13:53 1

Indonesia

Charlie Hebdo, Bukti Standar Ganda Barat

KIBLAT.NET, Jakarta – Diamnya Perancis atas pelecehan yang dilakukan majalah Charlie Hebdo terhadap Nabi Muhammad,...

Kamis, 29/01/2015 11:22 0

Indonesia

Peneliti INSIST: Budaya Valentine Day Disokong Gencarnya Industrialisasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Eksekutif Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSIST),...

Kamis, 29/01/2015 11:00 0

Turki

Punguti Sisa Makanan, Bocah Pengungsi Suriah Dipukuli Manajer Restoran

KIBLAT.NET, Istanbul -Nasib malang dialami seorang bocah pengungsi Suriah. Dia dipukuli oleh seorang manajer Burger...

Kamis, 29/01/2015 09:20 0

Wilayah Lain

Dalam Setahun, 148 Lokasi Umat Islam China Digrebek

KIBLAT.NET, Urumqi – Pasukan keamanan China menggerebek 148 lokasi di wilayah Turkistan, Timur (Xinjiang), Barat...

Kamis, 29/01/2015 08:51 0

Analisis

Pudarnya Imperium AS (2/4): Proses Pembangunan Imperium Amerika Serikat

Tepat setelah terjadinya serangan 11 September tahun 2001, Zoltan Grossman merilis daftar intervensi militer AS...

Rabu, 28/01/2015 20:00 0

Close