... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Israel Bagikan Majalah Charlie Hebdo Secara Gratis

Foto: Steimatzky

KIBLAT.NET, Tel Aviv – Ketika banyak negara mengutuk pemuatan kartun Nabi Muhammad oleh Charlie Hebdo, Menteri Luar Negeri Israel justru memerintahkan untuk membagi-bagikan majalah asal Perancis itu secara gratis.

Setelah menuai reaksi keras, toko buku terkemuka di Israel, Steimatzky membatalkan acara peluncuran edisi terbaru majalah Charlie Hebdo. Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lierberman kemudian menginstruksikan anggota partainya untuk membeli ribuan majalah itu, dan membagi-bagikannya secara gratis.

Steimatzky telah mengimpor 700 eksemplar dari terbaru Charlie Hebdo, pasca penyerangan yang menewaskan 12 orang di kantor majalah Perancis itu.

Rencananya, mereka akan menjualnya di sebuah outlet besar Tel Aviv pada Senin (27/01). Namun mereka kemudian memutuskan hanya menjual majalah itu secara daring, setelah meletus protes penolakan besar-besaran.

“Anda tidak dapat mengubah negara Israel menjadi Negara Islam. Kami tidak akan membiarkan Islam radikal meneror kita dan mengubah negara Israel menjadi negara yang tunduk kepada ancaman dan menyakiti kebebasan berbicara. Langkah Steimatzky tidak masuk akal dan tidak pantas, dia telah menyerah pada terorisme,” kata menteri yang juga pemimpin partai Yisrael Beytenu itu.

“Saya telah menginstruksikan para aktivis muda Yisrael Beytenu untuk membeli ribuan edisi terbaru majalah satir, dan membagikannya kepada masyarakat di tempat di mana acara Steimatzky seharusnya digelar,” imbuhnya.

Anggota Parlemen Israel Massoud Ghanayem pekan lalu mengirim surat kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dan memintanya untuk melarang majalah. Charlie Hebdo kembali menerbitkan majalah yang memuat karikatur Muhammad untuk mengenang kematian 12 stafnya, yang tewas dalam serangan balasan di Paris.

BACA JUGA  Delegasi Liga Muslim Dunia Kunjungi Lokasi Pembantaian Muslim Srebrenica

 

Sumber : rtnews

Penulis : Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Kajian Mewaspadai Syiah Bersama Ustadz Farid Okbah di Tulungagung

KIBLAT.NET, Tulungagung – Adzan Ashar baru saja selesai dikumandangkan ketika ratusan kaum muslimin dari berbagai...

Rabu, 28/01/2015 14:31 0

Indonesia

Soal Charlie Hebdo, Prancis Dinilai Tidak Berlaku Adil pada Umat Islam

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, kecewa dengan sikap pemerintah Prancis...

Rabu, 28/01/2015 14:10 0

Indonesia

Jurnalis Muslim Berkumpul dalam Gelaran Simposium Media Islam Online di Surabaya

KIBLAT.NET, Surabaya – Yayasan Bina Qalam Indonesia pada Rabu-Kamis, (28-29/01) mengumpulkan sejumlah penulis dan jurnalis...

Rabu, 28/01/2015 13:42 0

Amerika

Laporan AS: Akun Twitter Pendukung ISIS Menurun di Akhir 2014

KIBLAT.NET, Washington – Lembaga pemantau media sosial AS, Brookings Institution, melaporkan bahwa akun Twitter pendukung...

Rabu, 28/01/2015 13:36 0

Inggris

Bos BBC Arab Tolak Sebut Penyerang Charlie Hebdo Teroris

KIBLAT.NET, London – Kepala kantor berita BBC berbahasa Arab menolak menyebut pelaku serangan Charlie Hebdo...

Rabu, 28/01/2015 12:34 0

Indonesia

Benarkah Kebebasan Berekspresi Tak Terbatas? Ini Penjelasan Waket MPR

KIBLAT.NET, Jakarta – Banyak orang beralasan kebebasan berekspresi sebagai bagian dari Hak Asasi Manusia (HAM)....

Rabu, 28/01/2015 11:32 0

Indonesia

HNW: Penyerangan Charlie Hebdo Ajarkan Kebebasan pada Dunia

KIBLAT.NET, Jakarta – Belum kering ingatan umat Islam peristiwa penyerangan di kantor majalah Prancis penghina...

Rabu, 28/01/2015 10:24 0

Analisis

Pudarnya Imperium AS (1/4): Amerika Serikat sebagai Sebuah Imperium

Diskusi mengenai imperium cukup menghangat di kalangan akademisi AS, terutama pasca serangan 11 September. Sebagian...

Selasa, 27/01/2015 20:00 0

Irak

Daulah Kehilangan Kontrol Provinsi Diyala

KIBLAT.NET, Diyala – Pejuang Daulah Islamiyah sepenuhnya kehilangan kontrol provinsi Diyala, Irak timur. Demikian diumumkan...

Selasa, 27/01/2015 17:08 0

Arab Saudi

Hari Ini, Obama dan Menterinya Ramai-Ramai Kunjungi Arab Saudi

KIBLAT.NET, Riyadh – Presiden Amerika serikat dan jajaran menterinya hari ini (Selasa, 27/01) ramai-ramai ke...

Selasa, 27/01/2015 15:25 0

Close