... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Benarkah Kebebasan Berekspresi Tak Terbatas? Ini Penjelasan Waket MPR

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Banyak orang beralasan kebebasan berekspresi sebagai bagian dari Hak Asasi Manusia (HAM). Kebebasan itu mereka ekspresikan tanpa batas, bahkan sampai pada taraf melecehkan simbol-simbol yang disucikan umat beragama, khususnya Islam.

Dalam piagam deklarasi Hak Asasi Manusia PBB  (DUHAM) sendiri diatur tentang perlindungan HAM. Akan tetapi, piagam tersebut juga menjelaskan adanya batasan yang menekankan pentingnya kebebasan yang bertanggung jawab.

Hal itu dijelaskan Wakil Ketua (Waket) MPR, Hidayat Nur Wahid, dalam diskusi publik bertema ‘Freedom of speech and expression is not without limit?’ di Kantor Pusat PP Muhammadiyah Jakarta, Jl. Menteng Raya No.62 Jakarta, pada Senin lalu (26/01). Diskusi ini sendiri diselenggarakan terkait majalah Charlihe Hebdo yang memuat kartun Nabi Muhammad dengan dalih kebebasan berekspresi.

Dengan demikian, tegas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan, tidak perlu mempertentangkan antara HAM dan kebebasan berekspresi.  Tidak ada kebebasan tanpa batas di dalam kehidupan baik disadari atapun tidak disadari.

Dalam DUHAM pada pasal 18, terang Hidayat, terdapat ayat-ayat yang melindungi kebebasan berekspresi. Namun, katanya, pada pasal selanjutnya disebutkan adanya batasan yang menekankan kebebasan yang bertanggung jawab.

Oleh karenanya, politisi alumni Universitas Madinah ini meminta agar tidak melihat pasal-pasal DUHAM secara parsial. Tetapi harus utuh, karena pasal-pasal itu saling terkait.

“Sehingga kemudian kita bisa memiliki kebebasan berekspresi, tetapi sekaligus yang menghormati,” ujar politikus PKS ini.

BACA JUGA  Muktamar Muhammadiyah Ditunda Karena Corona

Ditambahkannya, dalam konteks sehari-hari pun tidak ada kebebasan yang absolut. Jika pemahaman ini dibolehkan atau dibiarkan, akan muncul penafsiran kebebasan absolut sebagai kebebasan melakukan pembunuhan.

“Orang akan berkata anda bebas ngomong, kami juga bebas bereaksi terhadap omongan anda. Nah, dua-duanya menurut kami tidak benar,” ucapnya.

Menurutnya, negara seharusnya tidak hanya memperhatikan persoalan mas’uliyah (tanggung jawab) atau Hurriyah (kebebasan). Tetapi juga memperhatikan sebuah nilai perantara di antara keduanya, yaitu prinsip-prinsip yang disepakati bersama untuk menghasilkan sebuah nilai kebaikan.

“Seperti di dalam Islam ada prinsip dakwah untuk selalu mengajak kepada sebuah kebaikan,” pungkas Hidayat

Reporter: Bilal
Editor: Hunef

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Pudarnya Imperium AS (1/4): Amerika Serikat sebagai Sebuah Imperium

Diskusi mengenai imperium cukup menghangat di kalangan akademisi AS, terutama pasca serangan 11 September. Sebagian...

Selasa, 27/01/2015 20:00 0

Irak

Daulah Kehilangan Kontrol Provinsi Diyala

KIBLAT.NET, Diyala – Pejuang Daulah Islamiyah sepenuhnya kehilangan kontrol provinsi Diyala, Irak timur. Demikian diumumkan...

Selasa, 27/01/2015 17:08 0

Arab Saudi

Hari Ini, Obama dan Menterinya Ramai-Ramai Kunjungi Arab Saudi

KIBLAT.NET, Riyadh – Presiden Amerika serikat dan jajaran menterinya hari ini (Selasa, 27/01) ramai-ramai ke...

Selasa, 27/01/2015 15:25 0

Suriah

Kurdi Klaim Pukul Mundur Daulah dari Kobane

KIBLAT.NET, Kobani – Milisi sekuler Kurdi, Senin (26/01), mengumumkan berhasil memukul mundur Daulah Islamiyah dari...

Selasa, 27/01/2015 14:12 2

Irak

Sadis, Milisi Syiah Iraq Rampas Balita dari Ibunya dan Dieksekusi

KIBLAT.NET, Diyala – Milisi Syiah yang didanai pemerintah kembali dilaporkan melakukan pembantaian massal di wilayah...

Selasa, 27/01/2015 11:52 0

Yaman

Yaman Kacau, Ini Musuh Utama AS di Negara Tersebut

KIBLAT.NET, New Delhi – Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, kembali menegaskan organisasi Al-Qaidah Yaman menjadi...

Selasa, 27/01/2015 11:02 0

Turki

Turki Ancam Blokir Situs Jejaring Sosial yang Biarkan Penghina Nabi

KIBLAT.NET, Ankara – Pengadilan Turki baru-baru ini memerintahkan situs jejaring Facebook memblokir setiap akun yang...

Selasa, 27/01/2015 09:52 0

Suriah

Jabhah Nusrah Konfirmasi Dua Komandannya Gugur oleh Serangan Koalisi

KIBLAT.NET, Aleppo Jabhah Nusrah mengonfirmasi, Senin (26/01), dua komandannya gugur dalam serangan udara koalisi di...

Selasa, 27/01/2015 09:12 0

Opini

MEA Tahun 2015, Penyempurna Liberalisasi Ekonomi

KIBLAT.NET – Kapitalisme adalah ide induk yang melahirkan gagasan Liberalisme Ekonomi. Dengan ide ini berbagai cara...

Senin, 26/01/2015 20:40 0

Yaman

Pemberontak Syiah Houtsi Serang Demonstran di Sanaa

KIBLAT.NET, sanaa – Pemberontak Syiah Houtsi, Senin (26/01), menyerang ribuan demonstran di ibukota Yama, Sanaa,...

Senin, 26/01/2015 20:00 0

Close