... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kudeta, Milisi Syiah Houtsi Kepung Istana Presiden Yaman

Foto: Sanaa, ibukota Yaman

KIBLAT.NET, Sanaa – Pemberontak Syiah Houtsi melakukan terlibat pertempuran artileri dengan tentara Yaman di dekat istana presiden di Sanaa, pada Senin, (19/01). Milisi dukungan Iran itu mengepung kediaman perdana menteri Yaman dan dituduh melakukan upaya kudeta.

Ledakan menggema di seluruh kota, asap hitam menggantung di atas bangunan di pusat kota saat bentrokan paling intens meletus sejak gerakan Syiah Houtsi merebut ibukota pada bulan September lalu. Bentrokan ini semakin melemparkan negara Arab yang masih rapuh itu ke dalam kekacauan.

Pada malam hari, pemerintah mengatakan sebuah istana di pusat Sanaa, tempat tinggal perdana menteri telah dikepung oleh pasukan Syiah Houtsi. Sementara itu, perwakilan Houtsi lainnya telah berbicara dengan presiden.

“Dalam pertemuan dengan presiden, Syiah Houtsi mencapai kesepakatan untuk melepaskan kepala staf presiden dengan imbalan perubahan konstitusi dan otoritas nasional,” kata Menteri Informasi Yaman, Nadia al-Saqqaf melalui akun Twitter-nya.

Pengambilalihan negara itu oleh pemberontak Houtsi membuat mereka secara de facto mempunyai kekuasaan tertinggi negara. Ktegangan antara mereka dan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi telah berkembang sejak Sabtu ketika mereka menculik kepala stafnya, Ahmed Awad bin Mubarak, untuk mendapatkan daya tawar dalam sengketa pahit atas konstitusi baru yang diusulkan milisi Syiah Houtsi ini.

Sebelumnya pada Senin, Saqqaf mengatakan pejuang Houtsi telah menembaki iring-iringan Perdana Menteri Khaled Bahah setelah ia meninggalkan pertemuan dengan Hadi dan penasihat Houthi yang telah dipanggil untuk mencoba menyelesaikan perselisihan pahit atas rancangan konstitusi.

Seorang juru bicara pemerintah Yaman menggambarkan penembakan pada konvoi lapis baja PM Bahah merupakan upaya pembunuhan. Bahkan, kediaman Khaled Bahah di istana Republik, kemudian turut dihancurkan.

“Orang-orang bersenjata mengepung istana dan perdana menteri berada di dalam,” kata juru bicara pemerintah Rajeh Badi. Dua saksi mata menegaskan pengepungan itu benar terjadi.

Al-Saqqaf sebelumnya mengatakan kepada Reuters bahwa istana presiden di bawah “serangan langsung” dalam apa yang dia digambarkan sebagai upaya kudeta. Hadi diyakini telah berada di rumah di distrik lain pada saat itu. “Jika Anda menyerang istana presiden … Ini adalah tindakan agresi, tentu saja upaya kudeta,” katanya.

Menteri pemerintah mengatakan gencatan senjata telah diberlakukan pada malam hari setelah pemberontak Syiah Houtsi telah merebut kantor berita negara dan stasiun televisi.

“Sembilan orang tewas dan 90 luka-luka,” ujar Menteri Kesehatan Riyadh Yassin kepada kantor berita SABA. Jumlah total korban diyakini cenderung lebih tinggi.

 

Sumber: World Bulletin

Penulis: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Wilayah Lain

Hindu India Bakar Hidup-Hidup 3 Warga Muslim

KIBLAT.NET, Patna – Sedikitnya tiga sipil Muslim dibakar hidup-hidup sampai mati, setelah sejumlah warga Hindu...

Senin, 19/01/2015 13:41 0

Rohah

Misionaris Kena “Senjata Makan Tuan” Saat di Afghan

Seorang Misionaris datang ke Afghanistan. Ia berusaha mengajak penduduk Muslim di sana untuk memeluk Kristen....

Senin, 19/01/2015 12:30 0

Wilayah Lain

Israel Desak Bantuan Mahkamah Pidana Internasional Dihentikan

KIBLAT.NET, Yerusalem – Israel pada Ahad, (18/01) melobi negara-negara anggota Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk menghentikan...

Senin, 19/01/2015 11:12 0

Indonesia

Bachtiar Nasir: Pelarangan Guru Agama Asing, Kebijakan Bunuh Diri

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia, Ustadz Bachtiar Nasir mengatakan ada...

Senin, 19/01/2015 06:40 0

Indonesia

PII: Ulama Dunia Harus Keluarkan Fatwa Mati Bagi Penghina Nabi

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengurus Besar (PB) Pelajar Islam Indonesia (PII), Helmi Al-Jufri menilai penghinaaan Nabi...

Senin, 19/01/2015 06:15 0

Turki

Ikut Longmarch di Paris, PM Turki Kritik Kehadiran Netanyahu

KIBLAT.NET, Ankara – Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu menyebut Benjamin Netanyahu telah melakukan tindakan terorisme....

Senin, 19/01/2015 06:04 0

Info Event

Ikutilah! Tabligh Akbar “Hangatkan Bumi Syam di Musim Dingin” di Pekanbaru

KIBLAT.NET – Ikutilah… Tabligh Akbar “Hangatkan Bumi Syam di Musim Dingin” 1. Ahad, 25 Januari...

Ahad, 18/01/2015 20:29 0

Indonesia

Bela Nabi Muhammad Tercinta, Yuk Ganti Foto Profilmu dengan Ikon Ini

KIBLAT.NET, Jakarta – Beredar broadcast seruan membela Nabi Muhammad SAW setelah majalah penghina Nabi Muhammad,...

Ahad, 18/01/2015 14:15 1

Artikel

Kisah Syuhada Indonesia di Suriah: Abu Ayyash yang Ku Kenal

KIBLAT.NET – Beberapa hari yang lalu aku mendengar berita gugur syahidnya Abu Ayyash, seorang ikhwah...

Ahad, 18/01/2015 13:53 0

Indonesia

 YPI Al Azhar Bangun Gedung Diklat di Cigombong Bogor

KIBLAT.NET, Bogor – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Azhar membangun gedung Diklat Pesantren Al Azhar...

Ahad, 18/01/2015 13:36 0

Close