... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Israel Desak Bantuan Mahkamah Pidana Internasional Dihentikan

Foto: Pengadilan Pidana Internasional (ICC)

KIBLAT.NET, Yerusalem – Israel pada Ahad, (18/01) melobi negara-negara anggota Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk menghentikan donasi dan pendanaan mereka bagi lembaga itu.

Hal itu merupakan bentuk kepanikan Israel menyusul langkah ICC yang mengumumkan akan melakukan penyelidikan, terkait kemungkinan kejahatan perang di wilayah Palestina.

Jaksa ICC pada Jumat (16/01) menyatakan bahwa mereka independen dan tidak memihak, akan memeriksa kejahatan yang mungkin terjadi sejak 13 Juni tahun lalu. Dengan langkah ini ICC kemungkinan juga akan menyelidiki agresi militer Israel di Gaza pada bulan Juli hingga Agustus 2014, yang menyebabkan lebih dari 2.100 warga Palestina meninggal dunia.

Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman pada Ahad (18/01) mengatakan bahwa pihaknya berharap negara-negara sekutunya menghentikan dukungan dana bagi pengadilan tersebut.

ICC mendapatkan pendanaan dari 122 negara anggota, sesuai dengan kemampuan ekonomi masing-masing. Sementara, Israel dan Amerika Serikat sama-sama tidak tergabung dalam keanggotaan ICC.

“Kami akan menuntut rekan-rekan kami di Kanada, di Australia dan di Jerman untuk menghentikan pendanaan itu,” katanya Lieberman.

“Lembaga ini tidak mewakili apapun. Ini adalah lembaga politik,” katanya. “Ada beberapa negara, saya sudah menelepon mereka tentang hal ini, yang juga berpikir bahwa tidak ada pembenaran terkait keberadaan lembaga ini,” imbuhnya.

Dia menmabahkan bahwa pihaknya akan menyampaikan persoalan ini kepada Menlu Kanada John Baird. Baird direncanakan melakukan kunjungan ke Tepi Barat pada Ahad (18/01).

BACA JUGA  Delegasi Liga Muslim Dunia Kunjungi Lokasi Pembantaian Muslim Srebrenica

Pejabat Israel lainnya mengatakan bahwa permintaan serupa akan dilayangkan ke Jerman, salah satu negara penyokong terkuat bagi ICC. Hal itu juga akan disampaikan kepada Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, yang secara terpisah mengunjungi Yerusalem, dan menjadi negara penyumbang terbesar di ICC.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas memutuskan untuk bergabung dengan ICC, menyusul ditolaknya resolusi Palestina oleh Dewan Keamanan PBB. Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, keanggotaan Palestina di Pengadilan Pidana Intenasional akan mulai berlaku pada tanggal 1 April.

 

Sumber : Al Arabiya

Penulis : Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Rumah Wapres AS Ditembaki Orang Tak Dikenal

KIBLAT.NET, Washington – Pejabat Dinas Rahasia Amerika Serikat pada Ahad (18/01) mengumumkan bahwa telah terjadi...

Senin, 19/01/2015 10:02 0

Palestina

Kirim Logistik, Pesawat Angkut Militer Suriah Ditembak Jatuh Mujahidin

KIBLAT.NET, Idlib – Jabhah Nusrah (JN) mengumumkan, Sabtu malam (17/01), menembak jatuh pesawat pengangkut milik...

Senin, 19/01/2015 09:08 0

Afrika

Larangan Demo Bela Nabi Berujung Bentrok, 10 Warga Sipil Terbunuh

KIBLAT.NET, Niamey – Presiden Niger mengatakan setidaknya 10 orang terbunuh dalam aksi demo bela Nabi Muhammad...

Senin, 19/01/2015 08:31 0

Irak

Pejuang Daulah Bebaskan 350 Penganut Yazidi

KIBLAT.NET, Kirkuk – Daulah Islamiyah (ISIS) membebaskan sekitar 350 penganut agama Yazidi yang mereka sandera...

Senin, 19/01/2015 08:10 0

Prancis

Usai Eksekusi Charlie Hebdo, Sutradara Kenamaan Ini Masuk Islam

KIBLAT.NET, Paris – Serangan di kantor majalah Charlie Hebdo tak membuat cahaya Islam semakin memudar,...

Senin, 19/01/2015 07:42 1

Yaman

Pemberontak Syiah Houtsi Culik Kepala Staf Kepresidenan Yaman

KIBLAT.NET, Sanaa – Pemberontak Syiah Houtsi menculik Kepala Staf Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi....

Senin, 19/01/2015 07:16 0

Amerika

Kritik Charlie Hebdo, Presenter Kawakan CNN Ini Dipecat?

KIBLAT.NET, Washington – Presenter kawakan CNN International, Jim Clancy meninggalkan kantor berita CNN setelah terlibat dalam...

Senin, 19/01/2015 06:59 0

Indonesia

Bachtiar Nasir: Pelarangan Guru Agama Asing, Kebijakan Bunuh Diri

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia, Ustadz Bachtiar Nasir mengatakan ada...

Senin, 19/01/2015 06:40 0

Indonesia

PII: Ulama Dunia Harus Keluarkan Fatwa Mati Bagi Penghina Nabi

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengurus Besar (PB) Pelajar Islam Indonesia (PII), Helmi Al-Jufri menilai penghinaaan Nabi...

Senin, 19/01/2015 06:15 0

Turki

Ikut Longmarch di Paris, PM Turki Kritik Kehadiran Netanyahu

KIBLAT.NET, Ankara – Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu menyebut Benjamin Netanyahu telah melakukan tindakan terorisme....

Senin, 19/01/2015 06:04 0

Close