Derita Warga Sunni Iraq, Terusir dari Kampung Halaman

KIBLAT.NET, Diyala – Direbutnya kembali kampung mereka oleh pemerintah, tidak menjadikan warga Iraq di kota Jalawla di provinsi Diyala bisa pulang ke rumah masing-masing. Mereka dihalangi pulang ke tempat tinggal mereka, bahkan diusir dan disuruh kembali ke tempat-tempat pengungsian.

Dilansir dari arabi21.com, Selasa (13/01), selama dua hari berturut-turut, milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi menahan ratusan warga Sunni Iraq di pintu masuk kota Jalawla. Mereka dilarang masuk ke kota dan diminta kembali ke tempat dari mana mereka datang.

Falih Husain, seorang warga menuturkan di pintu masuk kota Jalawla kepada arabi21.com, milisi yang didanai pemerintah itu sampai saat ini masih menghalangi ratusan keluarga pulang ke desa dan kota-kota asalah mereka di Diyala. Para warga diminta kembali ke asal datangnya.

Ia menambahkan, di antara keluarga yang dihalangi pulang adalah mereka yang memiliki bayi baru lahir, lansia serta warga yang memiliki penyakit kronis.

Husain menjelaskan bahwa ratusan keluarga itu ingin kembali ke rumah-rumah mereka karena kondisi hidup yang tidak layak di pengungsian. Kondisi itu diperparah dengan datangnya musim dingin yang saat ini melanda wilayah Iraq.

Mereka semua terkejut ketika tiba di pintu masuk kota mereka. Milisi yang diharapkan membawa ketenteraman bagi masyarakat justeru menghalangi mereka pulang bahkan mengusir mereka.

Kota Jalawla dan Sa’diyah yang berdampingan direbut milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi dari Daulah Islamiyah beberapa bulan lalu. Kedua kota itu saat ini relatif aman. Operasi militer sudah dihentikan di kota tersebut dan pertempuran serta serangan sudah tidak ada lagi.

BACA JUGA  Komnas HAM: Penembakan Laskar Bukan Pelanggaran HAM Berat

Warga menyangka mereka bisa pulang ke rumah masing-masing. Akan tetapi, milisi Syiah tersebut mengusir mereka sebelum tiba di rumah masing-masing.

Warga menyebutkan bahwa milisi gabungan dari kelompok bersenjata Syiah itu hanya menghalangi warga Sunni. Sementara warga yang beragama Syiah dibolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Bahkan, seorang wanita Sunni yang bisa pulang ke rumah mereka dengan mengaku sebagai pengikut Syiah terkejut melihat kondisi rumahnya. Rumah yang ia tempati ludes terbakar. Seluruh seisi rumah dijarah. Ia hanya menemukan puing-puing rumah yang rata dengan tanah.
Sumber: arabi21.com
Penulis: Hunef

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat