... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Charlie Hebdo Hina Islam Lagi, KH.Cholil Ridwan: Yahudi dan Nasrani Tidak Akan Pernah Senang dengan Islam

Foto: Majalah Terbaru Charlie Hebdo kembali menyinggung umat Islam.

KIBLAT.NET, Jakarta – Paska penembakan majalah penghina Nabi Charlie Hebdo, seperti tidak jera majalah itu menerbitkan edisi perdana dengan menampilkan sosok Nabi Muhammad di halaman depannya.

Memandang hal itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Seni dan Budaya, KH.Cholil Ridwan menegaskan bahwa musuh-musuh Islam memang akan pernah senang dengan kemajuan Islam seperti telah digambarkan oleh al-Quran dalam surat al-Baqarah.

“Jadi, memang musuh-musuh Islam itu tidak bisa diajak diskusi. Mereka kan sudah ditulis di Al-Qur’an, walan tardho ankal yahudu wa lan nashoro hatta tattabi’a millatahum, Percaya gak umat Islam sama al-Qur’an? Yahudi dan Nashrani itu tidak akan ridho, Islam itu tenang, Islam itu maju, Islam itu berhasil,” tegasnya kepada Kiblat.net, di Jakarta, pada Selasa (13/1/2015).

Menurutnya, pasti akan selalu ada yang dibuat oleh musuh-musuh Islam dalam rangka merusak dan menyerang agama Islam. “Bahkan, negara-negara Eropa mendukung untuk merusak citra Islam dan citra Nabi Muhammad serta lain sebagainya,” papar pengasuh Pengajian Politik Islam (PPI) di masjid Al-Azhar ini.

Walaupun demikian, kata Kiyai Cholil, Islam tidak akan mungkin hancur begitu saja. Karena masih banyak juga orang Barat yang memiliki fikiran yang sehat. Dia mencontohkan, sosok Michael Hart, seorang penulis Katolik berideologi Sosialis kelahiran Amerika. Hart menulis buku tentang 100 tokoh manusia terbesar sepanjang sejarah, di dalam bukunya itu Hart memasukkan Nabi Muhammad sebagai manusia paling berpengaruh no.1 di sepanjang sejarah.

BACA JUGA  Sebut Almarhum Qidam Teroris, Kabidhumas Polda Sulteng Dilaporkan

“Dia ini bukan orang Islam dan juga bukan orang Arab, nah ini orang yang sehat pemikirannya. Jadi, kebenaran Islam dan kebenaran Nabi Muhammad tidak terbantahkan,” terangnya.

Kiyai Cholil berpendapat, Barat seharusnya malu sebagai bangsa modern dan maju malah bersikap tidak jujur dan menyerang citra Islam.

“Charlie Hebdo malah didukung oleh pemerintahnya, karena memang pemerintahnya ingin seperti itu (merusak citra Islam.red),” tutur Pengasuh Ponpes Husnayain, Jakarta Timur ini.

Lebih dari itu, menurutnya umat Islam tidak perlu minta maaf kepada Barat atas serangan penembakan kepada kantor redaksi majalah Charlie Hebdo. sebab, peristiwa itu setimpal dengan apa yang diperbuat majalah satir tersebut.

“Kenapa harus minta maaf? Di dalam undang-undang hukum yang fair memang harus dibunuh, dihukum mati,” cetus Kiyai Cholil.

Namun, meski demikian menurutnya yang berhak melakukan eksekusi kepada Charlie Hebdo adalah pemerintah bukan pribadi perseorangan.

“Cuma pemerintah mana sekarang yang bisa mengeksekusi? Dulu ketika Salman Rushdie membuat Satanic Verses, Khomeini yang memfatwakan mati. Akhirnya, dia sembunyi di London belasan tahun,” terang Kiyai Cholil

“Padahal hanya fatwa Khoimeini saja, coba bayangkan kalau 10 negara Muslim memfatwakan mati Charlie Hebdo itu? Jadi memang umat Islam harus bersatu dalam menghadapi persoalan seperti ini,” lanjutnya.

Meski tidak ada negara-negara Muslim yang memfatwakan mati Charlie Hebdo, menurutnya minimal umat Islam harus berpendapat yang sama bahwa menyelesaikan masalah itu harus dari akarnya,

BACA JUGA  Ahok Lelang Batik yang Dikenakan Saat Sidang, Ditawar Sampai Rp 100 Juta

“Itu kan Charlie Hebdo hanya asap, apinya mana?, apinya itu mereka, mereka menghina Islam dan menghina Nabi Muhammad. Kita umat Islam tidak pernah menghina Yesus dan tuhan-tuhan mereka. Malah Yesus kita anggap sebagai Nabi,” kata Kiyai Cholil.

Ia tegaskan kembali, umat Islam tidak pernah berbuat hal serupa seperti yang dilakukan oleh Charlie, ketika mereka berbuat seperti itu, menurutnya mereka seperti pepatah ‘siapa menabur angin akan menuai badai’.

Hal itu juga pernah terjadi pada zaman Nabi Muhammad SAW. Ketika wanita Muslimah sedang dipasar di ganggu oleh sekelompok Yahudi. Lantas ada pemuda Islam yang membela wanita Muslimah itu, hingga pemuda itu terbunuh karena dikeroyok. Sampailah berita itu kepada Nabi, lalu kemudian Nabi memerintahkan tentara Islam melancarkan serangan kepada kaum Yahudi.

“Nabi tidak pakai musyawarah, langsung berangkat menyerbu dan mengusir mereka. Kenapa sperti itu, karena ini masalah Izzah atau kehormatan. Izzah itu milik Allah, milik Rasul, dan milik umat Islam. Kalau sekarang Izzah hanya milik Allah dan Rasul, umat Islamnya tidak lagi punya kehormatan, sudah dianggap ayam sayur yang dikasih makan sampai gemuk terus disembelih, kita mayoritas tapi ayam sayur ini, zaman Nabi kita mayoritas tapi ayam aduan,” pungkasnya.
Reporter: Bilal

Editor: Fajar Shadiq


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Charlie Hebdo Hina Islam Lagi, KH.Cholil Ridwan: Yahudi dan Nasrani Tidak Akan Pernah Senang dengan Islam”

  1. Ahmad Gusfandy

    Ayat “Dan sungguh Orang-orang Yahudi Nasrani tidak akan pernah ridho kepadamu sampai kamu mau mengikuti agama mereka. Katakanlah: Sesungguhnya petunjuk Alloh itulah petunjuk (yang benar), dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu maka Alloh tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu” (QS. Al-Baqoroh:120) menunjukkan kalau ngga allohnya yang bodoh ya nabi Muhammad seorang yang tolol.
    Agama Yahudi itu bukan agama syiar. Umat Yahudi masa bodoh dengan orang non-Yahudi dan tak kenal yang namanya dakwah agama karena tak ada dalam ajarannya.
    Bagi orang Yahudi, muhammad itu hanyalah manusia yang nggak bisa mengendalikan syahwat kepada anak kecil dan tak sedikitpun ada keinginan Umat Yahudi supaya Muhammad dan orang islam ikut agamanya.
    Itu makanya Orang Yahudi di seluruh dunia hari ini tak lebih dari 20 jt orang walau agamanya jauh duluan lahir daripada Nasrani apalagi islam.
    Pengikut Agama Yahudi bertambah karena keturunan Yakub, cucu Abraham, bertambah-tambah jumlahnya.
    Pengikut Agama Yahudi bertambah bukan dengan syiar pedang berdarah-darah, taqiya dan jizya ala islam.
    Al-baqoroh 120 menunjukkan alloh swt tidak maha tahu alias tuhan-tuhanan.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Menyamar Jadi Polisi, Mujahidin Taliban Tembak Bupati dan Kepala Polisi

KIBLAT.NET, Helmend – Seorang polisi Afghanistan menembak komandannya dan bupati di daerah provinsi Helmand, Afghanistan...

Kamis, 15/01/2015 09:08 0

Analisis

Perang Generasi Keempat (2/2): Perang yang Diadopsi Jihadis

KIBLAT.NET – Selama beberapa tahun terakhir, semakin banyak pejabat kontraterorisme dan para akademisi Barat yang...

Kamis, 15/01/2015 09:00 0

Asia

Polisi Cina Tembak Mati 6 Muslim Uighur

KIBLAT.NET, Urumqi – Aparat kepolisian di provinsi Xinjiang, Cina menembak mati enam muslim Uighur yang mereka...

Kamis, 15/01/2015 08:31 0

Irak

Derita Warga Sunni Iraq, Terusir dari Kampung Halaman

KIBLAT.NET, Diyala – Direbutnya kembali kampung mereka oleh pemerintah, tidak menjadikan warga Iraq di kota...

Kamis, 15/01/2015 07:57 0

Mesir

Pengadilan Mesir Batalkan Hukuman Penjara Husni Mubarak

KIBLAT.NET, Kairo – Pengadilan tinggi Mesir membatalkan hukuman tiga tahun penjara terhadap Husni Mubarak atas...

Kamis, 15/01/2015 06:53 0

Analisis

Perang Generasi Keempat (1/2): Paradigma Baru Perang Melawan Superioritas

KIBLAT.NET – Perang selalu berubah. Seluruh pihak yang berperang terus belajar dan beradaptasi. Namun saat...

Rabu, 14/01/2015 11:12 0

Opini

Nasihat untuk Muslim yang Marah kepada “Teroris” Penyerang Charlie Hebdo

KIBLAT.NET – Pasca peristiwa majalah Perancis Charlie Hebdo kita melihat di jejaring sosial sebagian muslim...

Selasa, 13/01/2015 23:17 1

Manhaj

Khawarij menurut Syaikh Ibnu Taimiyah (5/5): Beberapa Permasalahan dan Hukum Seputar Khawarij

Ada 8 Bahasan yang sering dipertanyakan terkait dengan Khawarij. Dalam hal ini, Syaikh Ibnu Taimiyah...

Selasa, 13/01/2015 20:00 1

Asia

Polisi China Tembak Mati 6 Muslim Uighur

KIBLAT.NET, Urumqi – Polisi Cina membunuh enam Muslim Uighur di wilayah Turkistan Timur (Xinjiang) yang...

Selasa, 13/01/2015 18:00 0

Mesir

Tujuh Mayat Ditemukan di Semenanjung Sinai Mesir

KIBLAT.NET, Sinai – Pasukan keamanan Mesir pada hari Senin (12/1/2015) menemukan empat mayat di Semenanjung...

Selasa, 13/01/2015 17:05 0

Close