... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Walikota dan Politikus Kristen Ajak Warga Jerman Lawan Gerakan Anti-Islam

Foto: Demonstrasi Anti-PEGIDA di Dresden.

KIBLAT.NET, Dresden – Ribuan imigran dan warga Jerman turun ke jalan pada Sabtu, (10/01) untuk memprotes kelompok populis sayap kanan dan gerakan anti-Islam di Jerman setelah adanya seruan dari Walikota Dresden, Helma Orosz dan pemimpin politik Kristen Demokratik (CDU) di wilayah Sachsen, PM Stanislaw Tillich.

Sekitar 35.000 pengunjuk rasa menghadiri demonstrasi besar-besarandi kota timur Dresden untuk memprotes gerakan anti-Islam, “Bangsa Eropa Patriotik Melawan Islamisasi Barat,” atau yang dikenal dengan sebutan PEGIDA.

Pada hari ini. Senin, (12/01), rencananya lebih dari 18.000 demonstran akan menghadiri aksi yang digelar PEGIDA di Dresden, menandai demonstrasi terbesar anti-Islam oleh kelompok itu di Jerman.

Sementara itu, demonstran Anti-PEGIDA memegang spanduk yang menyatakan dukungan terhadap komunitas Muslim, seperti: “Teman Aaya Adalah Seorang Muslim”, “Dresden Terbuka untuk Dunia,” dan kata-kata lainnya seperti “Lawan Rasisme”.

Dalam protes anti-PEGIDA itu Walikota Orosz mengatakan, “Kami tidak akan terpecah-belah dengan kebencian.”

Merujuk bahwa aksi demonstrasi yang dilakukan PEGIDA telah menyebabkan kecemasan di seluruh dunia, PM Tillich mengatakan, “Kami mencintai kebebasan dan demokrasi, berpikiran terbuka, toleran, peduli dan solidaritas.”

“Anda tidak bisa berbicara secara obyektif dengan orang-orang, yang terpolarisasi terhadap orang asing dan memiliki fobia terhadap orang asing dan imigran dan pencari suaka,” tambahnya.

Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere turut bergabung dengan demonstrasi anti-PEGIDA dengan mengikuti aksi demonstrasi itu di belakang layar.

Setelah terjadinya serangan mematikan terhadap majalah penghina Nabi SAW, Charlie Hebdo di Paris, PEGIDA berharap dapat mengumpulkan lebih dari 18.000 orang pada Senin ini.

Kelompok sayap kanan, PEGIDA, baru-baru ini menjadi berita utama di Jerman dan di luar negeri. Kelompok ini memulai protes mingguan di Dresden pada bulan Oktober dengan sekitar 500 pengunjuk rasa, tetapi secara signifikan kolompok anti-Islam ini mampu meningkatkan basis dukungannya dalam waktu tiga bulan.

PEGIDA telah mengilhami beberapa kelompok tiruannya di kota-kota besar Jerman lainnya, seperti KOEGIDA di Cologne, HAGIDA di Hamburg dan BAERGIDA di Berlin.

Gerakan anti-Islam dan kelompok-kelompok fasis ini melakukan aksi protes di Berlin, Stuttgart, Muenster dan Hamburg.

 

Sumber: Anadolu

Penulis: Fajar Shadiq


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Bantahan Bagi Pembela Charlie Hebdo, Ini Alasan Nabi SAW Pernah Memaafkan Penghina Dirinya

KIBLAT.NET, Jakarta – Di tengah hebohnya kasus penembakan terhadap majalah penghina Nabi, Charlie Hebdo, banyak...

Senin, 12/01/2015 07:00 2

Prancis

Isteri Penyerang Supermarket Yahudi Diduga Kabur ke Suriah

KIBLAT.NET, Paris – Polisi Perancis masih terus melakukan pengejaran terhadap Hayat Boumeddiene (26), yang merupakan istri...

Senin, 12/01/2015 06:24 0

Yaman

Syiah Houtsi Sesumbar Ancam Serbu Basis Utama Al-Qaidah di Yaman

KIBLAT.NET, Sanaa – Milisi pemberontak Syiah Houtsi telah mengancam akan menyerbu basis Al-Qaidah di wilayah timur Yaman...

Senin, 12/01/2015 06:00 0

Indonesia

Atas Dasar Kebebasan Pers, Charlie Hebdo Boleh Hina Nabi? Ini Reaksi Munarman

KIBLAT.NET, Jakarta – “Yang menyatakan Charlie Hebdo tidak bersalah karena alasan kebebasan pers, maka sudah pantas...

Senin, 12/01/2015 05:31 0

Asia

Hendak ke Malaysia, 98 Pengungsi Rohingya Ditangkap di Thailand

KIBLAT.NET, Bangkok – Polisi Thailand, pada Ahad, (11/01) mencegat konvoi kendaraan yang mengangkut 98 pengungsi Rohingya melalui...

Senin, 12/01/2015 05:00 0

Indonesia

Soal Charlie Hebdo, FUI: Eksekusi Mati Penghina Rasul Implementasi dari Al Quran

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekjen Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al Khaththath menilai pandangan bahwa penghinaan...

Ahad, 11/01/2015 22:29 0

Manhaj

Khawarij menurut Syaikh Ibnu Taimiyah (3/5): Beberapa Perilaku Khawarij

Syaikh Ibnu Taimiyah menunjukkan beberapa perilaku Khawarij dan ibadah mereka. Sadar atau tidak, perilaku ini...

Ahad, 11/01/2015 20:00 1

Artikel

Hukum Islam Seputar Anjing (2/5): Jual Beli Anjing

Jual beli anjing hukumnya haram. Barangsiapa yang mendapatkan keuntungan dari jual beli anjing, maka keuntungannya...

Ahad, 11/01/2015 15:00 0

Editorial

EDITORIAL: Maslahat Madharat Eksekusi Penghina Nabi 

KIBLAT.NET — Setelah berkali-kali menghinakan Nabi Muhammad SAW, tibalah saatnya bagi Charlie Hebdo untuk memanen...

Ahad, 11/01/2015 11:52 1

Profil

Menengok Kembali Kisah Juang Abu Anas Al-Libi, Senior Al-Qaidah yang Mirip Syaikh Usamah

Amerika Serikat kembali memperagakan sikap semena-mena. Seseorang yang masih dalam status “terduga” teroris, langsung diambil...

Ahad, 11/01/2015 11:51 0

Close