... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dosen Lulusan Australia Lakukan Pemurtadan, Pemerintah Aceh Diminta Bertindak Tegas

KIBLAT.NET, Banda Aceh- Meskipun terbilang sebagai salahsatu daerah yang kental dengan nuansa syariat Islam, proses pemurtadan dan pendangkalan aqidah di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh yang sangat terasa dimulai sejak tahun 2004 secara pelan-pelan.

Sehingga belakangan ini banyak ajaran sesat dan pemurtadan terjadi di Aceh yang dilakukan dalam berbagai bentuk, termasuk yang baru-baru ini yang diduga dijalankan Rosnida Sari yang merupakan salah satu dosen di UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Rosnida merupakan dosen lulusan Universitas Flinders, Australia Selatan. Praktek pemurtadan yang dilakukan oleh Rosnida mengajarkan puluhan mahasiswi UIN Ar-Raniry Banda Aceh secara langsung di gereja Banda Aceh dalam tema “Study Gender Dalam Islam”. Kemudian, kegiatan tersebut dimuat di media Australia Plus.

Namun, Rosnida menolak tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa seluruh upaya yang dilaksanakannya itu sebagai jembatan untuk perdamaian.

“Ini merupakan satu bahasa yang sangat menyudutkan Islam. Islam ini sudah jelas sebagai agama yang damai dan rahmatal lil’alamin, jadi Rosnida jangan menjual anak-anak Aceh untuk kepentingan misi pribadi. Ini sangat kita kutuk,” ujar juru bicara DPA Partai Aceh, Suadi Sulaiman dalam siaran persnya yang disampaikan ke Republika, Rabu (7/1).

Suadi Meminta Provinsi Aceh dan DPRA harus segera memanggil Rosnida untuk dimintai pertanggungjawaban atas kegiatannya, selain yang bersangkutan juga harus dipanggil Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

BACA JUGA  Explore Kampanyekan Peduli Lingkungan di Muslim United

Kegiatan ini bertentangan dengan Fatwa MPU Aceh Nomor 05 Tahun 2010 tentang Pendangkalan Aqidah dan Pemurtadan serta Fatwa MPU Aceh Nomor 08 Tahun 2012 tentang Pemahaman, Pemikiran dan Pengamalan yang menyimpang dari Islam.

“Pemerintah Aceh dan DPRA jangan diam terhadap apa yang dilakukan oleh Rosnida, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh harus unjuk gigi dalam memberantas upaya-upaya seperti ini, yang berakhir pada upaya pemurtadan dan pendangkalan aqidah di Aceh, kalau ini tidak mampu dilakukan letakan saja jabatannya. Dinas Syariat Islam jangan kegiatan islam dilarang, kegiatan melawan Islam juga jangan dibiarkan,” jelas Suadi.

Menurut Suadi, banyaknya orang Aceh yang murtad diakibatkan oleh tidak pekanya Dinas Syariat Islam di Aceh dalam melahirkan kader-kader Aceh yang Islami dan Qurani, selama ini Dinas Syariat Islam hanya terpaku pada hal seremonial biasa. Di sisi lain, Kepala Pemerintahan Aceh saat menempatkan Kepala Dinas Syariat Islam, harus benar-benar melihat latar belakangnya yang sesuai dengan faham, islam dan iman rakyat Aceh.

“Kapasitas seseorang itu tidak hanya ditentukan oleh sandangan gelar, tapi lebih kepada loyalisnya kepada apa yang diembannya, tak ubahnya “bek tajue meu-doa bak si bangsat, bek tajue beut kitan bak si buta (jangan kita suruh berdoa pada orang bangsat, jangan suruh baca kitab pada orang buta)”,” pungkas Suadi.

BACA JUGA  Pakar: Crosshijaber Bisa Berubah Orientasi Seksualnya

 

Sumber: Republika

Penulis: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

Bom Mobil Hantam Akademi Polisi di Sanaa, Al-Qaidah Membantah Terlibat

KIBLAT.NET, Sanaa – Sedikitnya 37 orang tewas dalam serangan bom mobil di depan Akademi Polisi...

Kamis, 08/01/2015 11:00 0

Lebanon

4 Pengungsi Suriah di Lebanon Terbunuh Akibat Badai

BEIRUT, Lebanon – Setidaknya empat pengungsi Suriah terbunuh akibat badai besar yang saat ini sedang...

Kamis, 08/01/2015 10:06 0

Suriah

PBB Temukan Bukti Baru Penggunaan Senjata Kimia oleh Rezim Suriah

KIBLAT.NET, New York – Al Jazeera telah memperoleh bocoran dari salinan laporan pengawas senjata kimia...

Kamis, 08/01/2015 09:52 0

Foto

Ini Momen Penyerangan Majalah Penghina Islam Charlie Hebdo di Paris

KIBLAT.NET, Paris – Sebanyak tiga orang berbekal senapan serbu Kalashnikov pada Rabu, (07/01) membuka mata...

Kamis, 08/01/2015 09:27 3

Prancis

Eropa Panik setelah Serangan Charlie Hebdo

KIBLAT.NET, Eropa – Serangan di kantor majalah Charlie Hebdo, Rabu (07/01) kemarin langsung menimbulkan kepanikan...

Kamis, 08/01/2015 09:15 1

Prancis

Ini Akhir Perjalanan Pemred Majalah Penghina Nabi Muhammad

KIBLAT.NET, Paris – Serangan di kantor majalah yang kerap melecehkan Islam dan simbol-simbolnya, Charlie Hebdo,...

Kamis, 08/01/2015 09:02 0

Prancis

Pemred Charlie Hebdo Buronan Mujahidin AQAP

KIBLAT.NET, Paris – Dari 12 orang yang terbunuh dalam serangan ke kantor majalah Charlie Hebdo,...

Kamis, 08/01/2015 07:42 0

Prancis

Polisi Buru 3 Warga Negara Perancis dalam Serangan Charlie Hebdo

KIBLAT.NET, Paris – Polisi dikabarkan tengah memburu tiga warga negara Perancis, termasuk dua bersaudara dari...

Kamis, 08/01/2015 07:11 0

Video News

Operasi Gabungan Mujahidin Hancurkan Markas Militer Syiah Nushairi

KIBLAT.NET – Mujahidin Jabhah Ansharuddin melakukan operasi gabungan dengan beberapa faksi mujihidin Suriah untuk menghancurkan...

Kamis, 08/01/2015 06:06 0

Yaman

Penyerang Tak Dikenal Bunuh Kepala Suku Sekutu Syiah Houtsi

KIBLAT.NET, Sanaa – Penyerang tak dikenal membunuh seorang kepala suku Yaman yang bersekutu dengan milisi...

Rabu, 07/01/2015 20:56 0

Close