... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AS Akhirnya Akui Serangan Udara Koalisi Kenai Warga Sipil

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Washington – Untuk pertama kalinya Amerika Serikat, Rabu (07/01), mengakui bahwa serangan udara koalisi internasional terhadap Daulah Islamiyah di Iraq dan Suriah juga mengenai warga sipil. Pengakuan ini dikeluarkan setelah banyak laporan.

Juru bicara Pentagon, John Kirby, mengatakan bahwa saat ini penyelidikan terkait hal itu masih terus diakukan Komando Pusat AS. Ia mengaku bahwa pihaknya sangat serius menangani hal ini.

Menurut sumber militer, Amerika Serikat telah menyelidiki 18 laporan dalam hal ini yang terjadi di Iraq dan Suriah. Penyelidikan lima kasus masih berlanjut, sementara sisanya dihentikan karena kurang bukti.

Kirby menunjukkan bahwa Pentagon meyakini serangan udara koalisi telah membunuh ratusan “ekstrimis”. Akan tetapi, tambahnya, Pentagon belum bisa menjelaskan seluruh korban. Di antara korban kemungkinan bukan yang menjadi target.

Dilaporkan Direktur Lembaga Pengawas HAM Suriah, Rami Abdurrahman, pada akhir Oktober lalu bahwa serangan udara koalisi membunuh sedikitnya 32 warga sipil di Suriah, termasuk di antaranya enam anak-anak dan lima wanita. Laporan itu di luar laporan-laporan lainnya yang tidak resmi.

Pentagon menegaskan AS telah melancarkan 1.350 serangan udara menargetkan Daulah Islamiyah di Iraq dan Suriah sampai hari Senin kemarin (04/01). Ribuan serangan itu diklaim membunuh ratusan pejuang.

Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Australia

Organisasi Buruh Kecam Rencana Australia Permudah Imigran Asing

KIBLAT.NET, Canberra – Organisasi serikat buruh tertinggi di Australia mengecam rencana Kementerian Imigrasi Australia untuk...

Rabu, 07/01/2015 14:08 0

Turki

Erdogan Desak Uni Eropa Perangi Islamophobia

KIBLAT.NET, Ankara – Perdana Menteri Turki, Recep Tayyib Erdogan, menyeru negara-negara Eropa memerangi fenomena Islam...

Rabu, 07/01/2015 13:36 0

Turki

Jinakkan 2 Bom di Tubuh Wanita Pengebom Bunuh Diri, PM Turki Puji Kepolisian

KIBLAT.NET, Istanbul – Tim penjinak bom Kepolisian Turki berhasil menjinakkan dua bom di tubuh wanita pengebom...

Rabu, 07/01/2015 07:30 0

Indonesia

Dituding Lecehkan Islam Lewat Film King Suleiman, Ini Jawaban ANTV

KIBLAT.NET, Jakarta – Korps Muballigh Jakarta (KMJ) pada Selasa, (06/01) mendatangi pihak redaksi ANTV untuk menghentikan...

Rabu, 07/01/2015 07:04 0

Indonesia

Keberatan dengan Tayangan King Suleiman, KMJ Datangi Kantor ANTV

KIBLAT.NET, Jakarta – Rombongan pengurus Korps Muballigh Jakarta (KMJ) mendatangi kantor redaksi ANTV untuk menyampaikan...

Rabu, 07/01/2015 05:03 0

Munaqosyah

Jangan Lupa, Mufti Senior Saudi Mengafirkan Penguasa

KIBLAT.NET – Banyak sekali perkataan dan fatwa ulama dahulu dan sekarang tentang menasihati sampai melawan...

Selasa, 06/01/2015 16:00 0

Turki

AS dan Turki Sepakat Latih 15 Ribu Oposisi Rezim Assad

KIBLAT.NET, Ankara – Amerika Serikat dan Turki tengah terus berupaya menyelesaikan kesepakatan dalam rangka mempersenjatai...

Selasa, 06/01/2015 11:41 0

Eropa

Anggota Teroris Kelompok 17 November Menolak Bersaksi di Depan Hakim

KIBLAT.NET, Athena – Terdakwa teroris anggota kelompok 17 November, Christodoulos Xiros menolak untuk bersaksi di...

Selasa, 06/01/2015 09:33 0

Eropa

Berencana Bebaskan Kawannya dari Penjara Berkeamanan Maksimum, Pria Ini Ditangkap

KIBLAT.NET, Athena – Terdakwa teroris Yunani Christodoulos Xiros kembali digelandang ke penjara pada Senin, (05/01) setelah polisi...

Selasa, 06/01/2015 08:00 0

Indonesia

Pesta Sabu pada Malam Tahun Baru, Sekretaris DPC PDIP Lamongan Dipecat

KIBLAT.NET, Lamongan – Sekretaris DPC PDIP Lamongan, Sugiono yang ditangkap polisi saat pesta sabu-sabu pada...

Senin, 05/01/2015 20:29 0

Close