... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

AS dan Turki Sepakat Latih 15 Ribu Oposisi Rezim Assad

KIBLAT.NET, Ankara – Amerika Serikat dan Turki tengah terus berupaya menyelesaikan kesepakatan dalam rangka mempersenjatai dan melatih oposisi rezim Assad. Hal yang sama juga dilakukan AS terhadap Yordania dan Arab Saudi.

“Turki dan AS berusaha menyelesaikan kesepakatan akhir untuk mempersenjatai dan melatih oposisi Suriah,” kata pejabat senior di Kementerian Luar Negeri Turki, seperti dilansir Al-Jazeera, Senin (05/01).

Sumber yang tidak disebutkan namanya itu menjelaskan, program tersebut bertujuan melatih sebanyak 15 ribu oposisi Suriah selama tiga tahun. Menurut kesepakatan yang akan ditandatangani, lanjut sumber itu, pelatihan tersebut akan segera dimulai pada Maret mendatang.

“Diperkirakan sekitar 100 perwira AS tiba di Turki untuk berpartisipasi melatih oposisi Suriah,” ujarnya.

Sebelumnya, sumber Turki menyebutkan bahwa pelatihan oposisi Suriah akan dimulai pada November mendatang di kota Karsyahir. Turki dan Amerika akan bersama-sama memutuskan nama-nama atau kelompok oposisi yang bisa mengikuti pelatihan tersebut.

Menteri Luar Negeri Turki, Maulud Jawish Ughluw, pada Oktober tahun kemarin mengumumkan bahwa Turki telah menyetujui program pelatihan militer terhadap oposisi Suriah. Mendengar hal itu, AS segera mengirim sekelompok militer ke Turki untuk membahas rincian tersebut.

Ini merupakan sebagian dari strategi Amerika Serikat untuk menghadapi Daulah Islamiyah dan kelompok-kelompok oposisi yang mengusung penegakan Syariat Islam di Suriah. AS berupaya menggalang kekuatan dari dalam Suriah untuk memuluskan agendanya.
Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Diduga Berisi Militan Islamis, Kapal Tanker Yunani Dibom Jet Tempur Libya

KIBLAT.NET, Benghazi – Jet tempur Libya milik pasukan loyalis pemerintah mengebom kapal tanker minyak Yunani yang tengah...

Selasa, 06/01/2015 10:00 0

Eropa

Anggota Teroris Kelompok 17 November Menolak Bersaksi di Depan Hakim

KIBLAT.NET, Athena – Terdakwa teroris anggota kelompok 17 November, Christodoulos Xiros menolak untuk bersaksi di...

Selasa, 06/01/2015 09:33 0

Amerika

Seorang Sersan dan Pengusaha AS Dituduh Lakukan Kudeta Berdarah di Gambia

KIBLAT.NET, Washington – Jaksa federal Amerika Serikat mendakwa pengusaha asal Texas dan seorang sersan AS...

Selasa, 06/01/2015 08:55 0

Amerika

Israel Bekukan Pemindahan Pajak Pendapatan untuk Otoritas Palestina

KIBLAT.NET ,Washington – AS menentang keputusan Israel untuk membekukan pemindahan pajak pendapatan kepada Otoritas Palestina sebagai reaksi...

Selasa, 06/01/2015 08:20 0

Eropa

Berencana Bebaskan Kawannya dari Penjara Berkeamanan Maksimum, Pria Ini Ditangkap

KIBLAT.NET, Athena – Terdakwa teroris Yunani Christodoulos Xiros kembali digelandang ke penjara pada Senin, (05/01) setelah polisi...

Selasa, 06/01/2015 08:00 0

Yaman

Ledakan Besar Hancurkan Markas Syiah Houtsi di Sanaa

KIBLAT.NET, Sanaa – Ledakan besar, Senin pagi (05/01), menghancurkan markas Syiah Houtsi di ibukota Yaman,...

Selasa, 06/01/2015 07:25 0

Afghanistan

Presiden Afghanistan Desak Peninjauan Kembali Penarikan Pasukan Asing

KIBLAT.NET, Washington – Presiden Afghanistan Ashraf Ghani pada Ahad (04/01) menyatakan bahwa jadwal penarikan pasukan AS...

Selasa, 06/01/2015 07:15 0

Indonesia

Pesta Sabu pada Malam Tahun Baru, Sekretaris DPC PDIP Lamongan Dipecat

KIBLAT.NET, Lamongan – Sekretaris DPC PDIP Lamongan, Sugiono yang ditangkap polisi saat pesta sabu-sabu pada...

Senin, 05/01/2015 20:29 0

News

Ini Perlakuan Istimewa untuk Hendropriyono di Istana Negara

KIBLAT.NET, Jakarta – Hari ini, Senin (05/01) Presiden Jokowi menemui salah satu mantan penasehatnya di Pilpres 2014,...

Senin, 05/01/2015 19:20 0

News

Bom Bunuh Diri Tewaskan Jenderal Saudi di Perbatasan Iraq

KIBLAT.NET, Riyadh – Setidaknya dua tentara Saudi tewas dan satu lainnya luka-luka dalam serangan mematikan...

Senin, 05/01/2015 19:00 0

Close