Coba Jinakkan Bom, Milisi Syiah Houtsi Ledakkan Markasnya Sendiri

KIBLAT.NET, Dzimmar – Nasib naas dialami Syiah Houtsi di kota Dzimmar, selatan Sanaa, beberapa hari lalu. Sebuah bom yang hendak dijinakkan di markas Houtsi meledak sehingga menewaskan sejumlah anggota mereka.

Dilansir dari Al-Jazeera, Ahad (04/12), insiden itu bermula ketika seorang warga menemukan sebuah bom di salah satu lingkungan di kota Dzimmbar. Setelah melapor ke Syiah Houtsi yang mengontrol kota itu, bom tersebut segera dievakuasi ke markas mereka.

Akan tetapi, bom tersebut justeru meledak di markas Houtsi ketika dijinakkan. Akibatnya, sejumlah anggota Houtsi tewas dan luka-luka.

Menurut sumber di rumah sakit umum kota Dzimmar, pihaknya menerima lima mayat dan 25 korban luka-luka akibat ledakkan tersebut. Sumber itu menunjukkan, 15 korban luka-luka harus dipindahkan ke Sanaa karena kritis.

Saksi mata mengatakan bahwa ledakan itu terjadi di gedung Dar Diyafah di Dzimmar yang merupakan gedung pemerintah. Gedung itu dijadikan markas Syiah Houtsi setelah mereka mengontrol kota tersebut.

Al-Qaidah Yaman mengaku yang memasang bom tersebut. Mereka bersyukur karena bom itu bisa meledak di tempat yang tepat, tanpa mujahidin bersusah payah.

Dalam pernyataan itu, Al-Qaidah juga menegaskan akan terus mengobarkan perang melawan Syiah Houtsi. Al-Qaidah juga berjanji akan menghentikan ekskalasi Houtsi di seluruh Yaman.

“Kami akan terus mengobarkan perang tiada henti melawan Houtsi,” tegas Al-Qaidah dalam pernyataan yang diposting di situs jihad, seperti dilansir Al-Jazeera.
 

BACA JUGA  Sidang Perdata Yusuf Mansur: Hakim Memutuskan Gugatan Tidak Diterima

Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat