... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tanggapan Imarah Islam Afghanistan Terkait Kegagalan Misi ISAF di Afghanistan

KIBLAT.NET, Kabul – Sejak 13 tahun lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atas desakan sepihak dari Amerika Serikat membentuk perkumpulan militer penjajah dari 42 negara internasional. Perkumpulan itu dinamai Pasukan Penjaga Perdamaian di Afghanistan atau yang dikenal dengan ISAF. Mereka dikirim ke Afghanistan untuk membunuh, menyebar teror, ketakutan serta kebrutalan, dan melancarkan serangan udara.

Kezaliman dan kejahatan yang dilakukan perkumpulan sudah menjadi rahasia umum. Namun sangat disayangkan, seluruh kejahatan itu dilakukan atas nama pasukan Penjaga Perdamaian PBB.

Ribuan warga Afghanistan yang tertindas dari wanita, lansia dan anak-anak menjadi korban kezaliman dan kekejaman kekuatan yang menamakan diri Pasukan Penjaga Perdamaian itu. Rumah-rumah dihancurkan, warga terpaksa mengungsi dan Afghanistan tenggelam dalam lautan darah. Para penjajah asing dan agen-agen lokal masih menjadi pelaku utama dalam serangkaian kezaliman tersebut.

Kami menganggap bahwa keberadaan pasukan yang menamai dirinya ISAF ini menjadi awal misi jahat yang terjadi di abad 21 ini. Mereka menggunakan nama PBB demi memuluskan kepentingan Amerika Serikat.

Hari ini, ISAF menurunkan benderanya di Afghanistan dalam suasana keputusasaan dan kegagalan serta tidak meraih prestasi nyata dan jelas. Kemudian mereka kembali menggulirkan misi baru di bawah nama Tafah (dukungan terputus). Kami menganggap misi barunya ini sebagai bukti nyata atas keputusasaan dan kekalahan mereka. Pasukan ISAF cukup besar dan kuat, akan tetapi tidak memiliki keberanian mengakui kekalahan secara terbuka.

BACA JUGA  Difitnah Bekerja Sama dengan Rusia, Begini Jawaban Taliban

Akan tetapi, seluruh dunia sangat menyadari dan memahami bahwa pasukan yang memiliki semua peralatan, uang dan senjata canggih di abad ke 21 itu tidak mampu melawan rakyat Afghanistan yang pemberani. Sekarang, dengan kepala tertunduk, mereka mengumumkan penghentian misi tempur sepihak. Di masa yang akan datang, seluruh yang dimiliki mereka lenyap dan Amerika Serikat telah lelah serta seluruh mesin militer Barat tidak lagi berguna. Itulah yang banyak mereka alami di seluruh dunia yang mereka sibuk di dalamnya. Mereka tidak akan mungkin mampu memberikan bantuan terputus! dengan cara jujur kepada para agennya.

Dalam perang yang tidak seimbang ini, kekalahan menyedihkan dialami Amerika dan sekutunya serta koalisi internasional yang arogan termasuk di dalamnya NATO. Puluhan ribu tentara mereka tewas dan luka-luka, uang miliaran dollar hilang begitu saja, mereka ditekan rakyatnya sendiri dan negara-negara mereka mengalami krisis keuangan, bahkan krisis global. Jenderal-jenderal dan komandan mereka berulang kali gagal menyelesaikan misi dan mereka kehilangan banyak pasukan sehingga martabat mereka turun di hadapan dunia internasional.

Bukan hanya pergantian misi, atau perubahan taktik, atau kemenangan ISAF, NATO, AS yang mereka banyak bicarakan di podium. Mereka selalu memandang remah dan berusaha menipu rakyat mereka sendiri, tanpa bisa melakukan hal lain. Hanya berdasarkan kecerobohan dan omong kosong belaka tidak akan menipu rakyat selamanya. Nampaknya, saat ini rakyat mereka juga menyadari bahwa perang dan invasi militer di Afghanistan hanya melayani orang yang membenturkan kepalanya ke batu (bunuh diri -red), dan dalam sejarah kontemporer hal itu adalah keputusan bodoh.

BACA JUGA  Difitnah Bekerja Sama dengan Rusia, Begini Jawaban Taliban

Kami sangat yakin bahwa rakyat kami akan melindungi parit-parit jihad dengan penuh kekuatan dan kesolidan. Seluruh kekuatan yang tak bermoral, seperti AS, akan dikalahkan dengan kekalahan berturut-turut. Mereka (rakyat Afghanistan) akan mendapatkan kemerdekaan penuh dengan mengusir pasukan penjajah yang tersisa di Afghanistan, tanpa tersisa dan tanpa syarat. Kemudian, hukum Islam murni ditegakkan di bumi Afghanistan.

Perubahan misi ISAF atau pergantian misi NATO sekali-kali tidak akan bisa menipu kami. Sampai kapan pun jika ada satu tentara asing dengan seragam militer di Afghanistan, maka rakyat kami yang pemberani akan terus berjihad dan berjuang. Mereka akan melawan dan mengalahkan seluruh tipu daya musuh, Insyallah.
Imarah Islam Afghanistan
28-12-2014 M

 

Sumber: Shahamat

Penulis: Hunef


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

CIA Siksa Tahanan dengan Musik Metal, Begini Metodenya!

KIBLAT.NET – Laporan penyiksaan Komite Intelijen Senat yang dirilis ke publik pada Selasa lalu mengungkapkan sejumlah...

Kamis, 01/01/2015 19:32 0

Indonesia

Refleksi Ekonomi Akhir Tahun 2014 Tegaskan Sistem Ekonomi Islam Jadi Solusi

KIBLAT.NET, Bandung – Momentum akhir tahun 2014 (28/12), HTI Kab. Bandung Barat (KBB) menyelenggarakan acara...

Kamis, 01/01/2015 18:20 0

Indonesia

Menteri Agama Nilai Perkap Jilbab Polwan Harus Segera Direalisasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Realisasi Peraturan Kapolri mengenai jilbab Polwan yang berlarut-larut menuai sorotan banyak pihak,...

Kamis, 01/01/2015 18:10 0

Indonesia

HMI Pamekasan Kecam Pesta Musik Dugem di Pendopo Kabupaten

KIBLAT.NET, Pamekasan – Pagelaran pesta musik “dugem” dan tari telanjang dada yang dilakukan sekelompok pemuda...

Kamis, 01/01/2015 17:04 0

Indonesia

Indonesia Kecewa Atas Kegagalan DK PBB Sahkan Resolusi Palestina

KIBLAT.NET, Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mewakili Pemerintah Indonesia sangat menyesalkan kegagalan Dewan Keamanan...

Kamis, 01/01/2015 16:00 0

Indonesia

Polisi Sebut Ada Warga Asing Gabung Mujahidin Indonesia Timur

KIBLAT.NET, Palu – Polisi kembali berwacana tentang kemungkinan adanya satu warga negara asing yang menjadi...

Kamis, 01/01/2015 15:00 1

Manhaj

Memahami Manhaj Al-Qaidah (3/5): Perubahan Umat Secara Bertahap

KIBLAT.NET – Penjelasan manhaj dan strategi Al-Qaidah kali ini tidak disampaikan dalam poin-poin secara urut,...

Kamis, 01/01/2015 12:57 0

Analisis

Membaca Kesaksian dari Dalam tentang Al-Qaidah (1/2)

KIBLAT.NET –  Daulah Islam telah merilis Majalah Dabiq edisi keenam,[1] mengangkat tema utama Al-Qaidah dari...

Kamis, 01/01/2015 09:46 0

Indonesia

Penghapusan BBM Jenis Premium: Harapan Bagi SPBU Asing, Derita Rakyat Kecil

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemerintah memberi waktu selama 2 tahun kepada PT Pertamina (Persero) untuk menghapus...

Kamis, 01/01/2015 08:10 0

Indonesia

Begini Potret Ganti Tahun Masehi di Serambi Mekkah

KIBLAT.NET, NAD — Ada yang berbeda dengan perayaan tahun baru Masehi di Provinsi Nanggroe Aceh...

Kamis, 01/01/2015 08:00 0

Close