... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

FS3I: Gandeng Direktorat Wakaf Bangun Masjid di Makam Wali, Iran Gencarkan Syiahisasi

Foto: Ustadz Anung Al Hamat.

KIBLAT.NET, Jakarta – Langkah Iran yang berusaha menggandeng Direktorat Pemberdayaan Wakaf untuk membangun masjid besar di lokasi makam wali dinilai merupakan upaya mengajak umat Islam Indonesia untuk mengkultuskan wali, sebagaimana yang dilakukan kaum Syiah yang mengkultuskan imamnya. Langkah itu berujung pada Syiahisasi Iran di Indonesia.

“Ini adalah salah satu langkah mereka (Iran, red.) untuk menarik simpati, terkhusus masyarakat kalangan tradisional. Sebagian masyarakat melakukan ziarah, kemudian sebagian di antara mereka kultus kepada para wali. Nah, momen ini dimanfaatkan orang-orang syiah ini,” kata Direktur Forum Studi Sekte-Sekte Islam (FS3I) Ustadz Anung Al Hamat kepada Kiblat.net, Kamis (01/12).

Konselor Bidang Kebudayaan Besar Kedubes Iran, Dr Hujjatollah Ebrahimian, beserta tim pada Selasa (30/12) melakukan kunjungan ke Direktorat Pemberdayaan Wakaf, Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama.

Dalam kunjungannya, selain mengajak kerjasama bidang wakaf, Ebrahimian juga menyampaikan bahwa Iran siap dan bersedia membantu pembangunan masjid besar di makam para Wali Songo.

Padahal, Ustadz Anung menegaskan pembangunan masjid di makam wali itu jelas-jelas melanggar larangan Nabi Muhammad. “Secara hukum kan jelas larangan Nabi membangun masjid di kuburan,” ungkapnya.

Menurut ulama muda lulusan Al Azhar tersebut, langkah Iran yang mengajak pembangunan masjid di makam wali merupakan strategi syiah untuk mengajak warga kultus kepada wali. Hal itu sama dengan yang dilakukan kalangan Syiah di Iran yang mengkultuskan imam-imam mereka.

BACA JUGA  UAS: Di Bawah Naungan Laa Ilaaha Illallah Semut Pun Terjaga

“Di Iran mereka kultus terhadap kuburan-kuburan para imam, hanya saja di Indonesia warga mengenal wali. Sehingga kalau di Iran yang dikultuskan adalah para imam syiahnya, kalau di Indonesia mereka akan mengajak warga untuk kultus kepada para wali. Dan itu langkah awal untuk menarik simpati mereka kepada ajaran Syiah,” terangnya.

Dengan dibangunnya masjid di makam para wali, Iran akan menyampaikan jasa-jasanya sehingga masyarakat akan menilai bahwa negara Syiah itu baik. Namun, lanjut Ustadz Anung, ujung dari semua itu adalah Syiahisasi yang menyesatkan masyarakat.

“Nanti dari situ paling akan disampaikan jasa-jasa Iran dan ujung-ujungnya adalah syiahisasi. Syiahisasi itu kan mereka lakukan ketika mereka berhasil menarik simpati para peziarah,” pungkasnya.

Terakhir tokoh MIUMI Jakarta ini juga menegaskan perlunya kecerdasan dan kehati-hatian umat agar tidak terjebak dengan perangkap yang dimainkan Syiah Iran.

“Jadi perlu kecerdasan dan kehati-hatian umat dari kalangan tradisional untuk hati-hati, tidak terjebak dengan perangkap yang mereka mainkan. Ini kan intinya untuk menarik simpati teman-teman dari kalangan tradisional dengan strategi itu,” pungkasnya.

Reporter : Imam S.

Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Tanggapan Imarah Islam Afghanistan Terkait Kegagalan Misi ISAF di Afghanistan

KIBLAT.NET, Kabul – Sejak 13 tahun lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atas desakan sepihak dari Amerika...

Jum'at, 02/01/2015 07:21 0

Analisis

CIA Siksa Tahanan dengan Musik Metal, Begini Metodenya!

KIBLAT.NET – Laporan penyiksaan Komite Intelijen Senat yang dirilis ke publik pada Selasa lalu mengungkapkan sejumlah...

Kamis, 01/01/2015 19:32 0

Palestina

Israel Puas DK PBB Gagal Sepakati Resolusi Palestina

KIBLAT.NET, Yerusalem – Kepuasan menyeruak di pihak Israel menyusul kegagalan Dewan Keamanan PBB menyepakati resolusi...

Kamis, 01/01/2015 14:40 0

Manhaj

Memahami Manhaj Al-Qaidah (3/5): Perubahan Umat Secara Bertahap

KIBLAT.NET – Penjelasan manhaj dan strategi Al-Qaidah kali ini tidak disampaikan dalam poin-poin secara urut,...

Kamis, 01/01/2015 12:57 0

Analisis

Membaca Kesaksian dari Dalam tentang Al-Qaidah (1/2)

KIBLAT.NET –  Daulah Islam telah merilis Majalah Dabiq edisi keenam,[1] mengangkat tema utama Al-Qaidah dari...

Kamis, 01/01/2015 09:46 0

Yaman

Lagi, Bom Hantam Upacara Keagamaan Syiah Houtsi

KIBLAT.NET, Serangan bom kembali menghantam para pengikut Syiah Houtsi yang mencoba merebut pemerintahan Yaman. Kali...

Kamis, 01/01/2015 09:25 0

Amerika

Diveto AS, Resolusi Dewan Keamanan PBB untuk Palestina Gagal Disetujui

KIBLAT.NET, New York – Dewan Keamanan PBB gagal menyetujui rancangan resolusi yang memerintahkan penarikan Israel...

Kamis, 01/01/2015 08:34 0

Afghanistan

Perancis Pulangkan Tentara Terakhirnya dari Afghanistan

KIBLAT.NET, Kabul – Perancis memulangkan pasukan terakhirnya dari Afghanistan pada Rabu, (31/12). Pemulangan itu menyusul...

Kamis, 01/01/2015 07:26 0

Suriah

Lagi, Operasi Terowongan Tewaskan 30 Tentara di Aleppo

KIBLAT.NET, Aleppo – Sedikitnya 30 tentara Suriah tewas setelah pejuang Jabhah Syamiyah meledakkan empat gedung...

Rabu, 31/12/2014 20:03 0

Asia

Bangladesh Kembali Jatuhkan Hukuman Mati kepada Petinggi Jamaat-e-Islami

KIBLAT.NET, Dhaka – Seorang pemimpin Partai Jamaat-e-Islami Bangladesh telah dijatuhi hukuman mati pada hari Selasa...

Rabu, 31/12/2014 19:25 0

Close