Tolak Kecam Serangan Taliban di Sekolah Peshawar, Ulama Pakistan Ini Ditangkap

KIBLAT.NET, Islamabad – Seorang hakim di Pakistan telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk ulama di Islamabad. Alasannya, sang ulama telah menolak untuk mengutuk penyerangan di sebuah sekolah yang dikelola militer.

Ulama Pakistan itu justru mengingatkan bahwa serangan militer Pakistan ke basis Taliban di Utara Waziristan sangat tidak Islamis. Operasi militer Pakistan ke Waziristan itulah yang menjadi peicu serangan Taliban ke sekolah militer di Peshawar.

“Serangan di Waziristan utara sangat tidak Islamis,” ujar Syaikh Abdul Aziz.

Syaikh Abdul Aziz telah dituduh mengancam para pengunjuk rasa di luar Masjid Merah, tempatnya berada. Ulama itu mengatakan bahwa tuduhan terhadap dirinya tidak benar.

Pekan lalu, pejuang Taliban menyerang sebuah sekolah yang dikelola militer di Peshawar. Sebanyak 152 orang tewas dalam serangan itu, termasuk 133 anak-anak yang bersekolah di dalamnya.

Syaikh Aziz mengatakan bahwa pemerintah harus fokus menangkapi orang-orang yang dituduh melakukan kejahatan yang lebih serius. “Kasus saya sangat kecil dan bahkan seorang Camat pun dapat memberikan saya jaminan,” katanya.

Awal tahun ini, sebuah madrasah yang dikelola oleh ulama itu mengganti nama perpustakaannya dengan Usamah bin Ladin. Tujuannya adalah untuk menghormati mantan pemimpin Al-Qaidah tersebut.

Seorang juru bicara Masjid Merah mengatakan mereka akan menolak upaya penangkapan terhadap Syaikh Aziz. Para aktivis masyarakat sipil yang memprotes Syaikh Aziz mengatakan bahwa mereka telah diancam oleh staf masjid, selama aksi protes terhadap penolakan Syaikh Aziz untuk mengutuk serangan terhadap sekolah itu. Sementara, para demonstran juga sedang diselidiki karena telah menggelar aksi protes yang melanggar hukum.

BACA JUGA  Human Rights Watch: Vaksinasi Warga Palestina Tanggung Jawab Israel

Pakistan mulai meningkatkan operasi sejak serangan terhadap Sekolah Umum Tentara di Peshawar pada tanggal 16 Desember. Awal pekan ini, pemerintah Pakistan mengumumkan langkah-langkah baru untuk mengatasi terorisme, termasuk pembentukan pengadilan militer untuk mengadili kasus terorisme.

 

Sumber : BBC

Penulis : Imam S.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat