... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Menhan Siap Selesaikan Terorisme di Poso dalam 2 Tahun

Foto: Poso, selalu dijadikan ladang menuai kasus-kasus Terorisme

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mendesak agar ada target untuk menyelesaikan persoalan terorisme di Poso, Sulawesi Tengah. Untuk itu, ia berharap kerja sama dengan pihak terkait, yakni Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan.

“Saya minta Menko Polhukam ada target waktu,” ujar Ryamizard, dalam jumpa pers di Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (17/12)

Jangka waktu penyelesaiannya, kata Ryamizard, bisa ditetapkan sekitar 2 tahun. Dalam rentang waktu itu, diadakan evaluasi setiap enam bulan sekali untuk memaparkan capaian-capaian yang telah dilakukan oleh Kemenhan maupun Kemenko Polhukam.

Menurut Ryamizard, kerja sama kedua kementerian bisa dilakukan dengan saling menopang dan bertukar informasi terkait upaya penyelesaian terorisme di Poso. “Jangan sampai ada intelijen satu pihak saja yang tahu, jadi harus sama,” kata Ryamizard.

Terkait adanya perekrutan dan perkembangan Daulah Islamiyah (ISIS) di Poso, Ryamizard meminta agar masyarakat waspada. Selain itu, kegiatan-kegiatan keagamaan seperti pesantren, kuliah subuh, atau sholat Jumat juga diharapkan menyampaikan bahaya dari kelompok ISIS tersebut.

Menanggapi pernyataan Menhan, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Ronny F Sompie mengklaim, hingga saat ini, Polri terus berupaya untuk menyelesaikan kasus yang berkaitan dengan terorisme di Poso.

“Polri melalui Densus 88 Anti Teror Polri dan Polda Sulteng dibantu Baintelkam Polri, Bareskrim Polri dan Baharkam Polri hingga saat ini terus melakukan kegiatan Polisional,” kata Ronny kepada Republika, Kamis (18/12).

BACA JUGA  Saat Hakim MK Sebut KPU Ngeles di Sidang Sengketa Pilpres

Selain itu, lanjut Ronny, Polri juga terus melakukan upaya pencegahan dengan mengajak peran aktif dari masyarakat. “Kami mengajak masyarakat Poso dan Sulteng untuk bersama melakukan upaya pencegahan terjadinya kasus terorisme yang berlanjut di Poso,” ujarnya.

Ronny berkilah, penyebab dari permasalahan terorisme di Poso yang berlarut-larut adalah pucuk pimpinan sindikat Santoso yang masih belum bisa tertangkap hingga saat ini.

Di samping itu, upaya pencegahan melalui penanaman paham toleransi di Poso juga menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan. “Kebersamaan dan kerjasama yang sinergis antara semua pemangku kepentingan di Poso masih perlu digelorakan dan disosialisasikan sehingga terbangun rasa persatuan dan kesatuan di lingkungan masyarakat Poso,” kata Ronny.

Kontribusi peran dari para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan Pemda setempat pun, lanjutnya, sangat diperlukan. “Sehingga tidak bertumpu kepada upaya penindakan dan penegakan hukum yang melukai. Lebih baik mengedepankan upaya pencegahan melalui penanaman paham tolerasi sesama anak bangsa daripada upaya penegakan hukum semata,” pungkasnya.

 

Sumber: Republika

Penulis: Qathrunnada

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Pakistan

Paska Serangan di Sekolah Militer, Pakistan Bantai 100 Orang di Waziristan

KIBLAT.NET, Islamabad – Serangan militer Pakistan membantai 100 orang -termasuk penduduk sipil- selama tiga hari di Waziristan,...

Jum'at, 19/12/2014 19:46 0

Amerika

Jendral AS: Pertempuran Lawan Daulah Semakin Sulit

KIBLAT.NET, Washington – Komando Pasukan Korps V Amerika Serikat, Letnan Jenderal James Terry, mengatakan bahwa...

Jum'at, 19/12/2014 19:10 0

Profil

Khalid Syaikh Muhammad, “Mastermind” Operasi Al-Qaidah

Kongres Amerika Serikat, Rabu (10/12/2014) membahas penyiksaan oleh CIA (Central Intelligence Agency) yang dilakukan terhadap...

Jum'at, 19/12/2014 14:54 0

Opini

Opini Media dan Tragedi Sistemik Akhir Tahun 2014

KIBLAT.NET – Akhir tahun 2014 hampir menjelang, rentetan peristiwa terjadi silih berganti. Belum usai persoalan...

Jum'at, 19/12/2014 13:39 0

Palestina

Jundu Ansharullah Gaza Akui Serangan Bom di Pusat Kebudayaan Perancis

KIBLAT.NET, Gaza – Jundu Ansharullah Palestina mengaku bertanggung jawab atas serangan bom di Pusat Kebudayaan...

Jum'at, 19/12/2014 10:45 0

Suriah

Bantu Assad, Milisi Syiah Afghanistan Telah Berada di Suriah Selama Berbulan-bulan

KIBLAT.NET, Damaskus – Milisi Syiah Afghanistan ternyata telah ikut berperang membela rezim Bashar Assad. Mereka...

Jum'at, 19/12/2014 10:10 0

Qatar

Ratusan Tokoh Islam Desak Interpol Keluarkan Syaikh Yusuf Qardhawi dari Daftar Buronan

KIBLAT.NET, Doha – Ratusan tokoh dari berbagai negara baru-baru ini menggalang solidaritas untuk Syaikh Yusuf...

Jum'at, 19/12/2014 09:35 0

Suriah

Milisi Syiah Afghanistan Bertempur di Seluruh Wilayah di Suriah

KIBLAT.NET, Aleppo – Lembaga Pengawas HAM mengungkap bahwa milisi Syiah Afghanistan bertempur di barisan rezim...

Jum'at, 19/12/2014 09:10 0

Opini

9 Alasan untuk Tidak Mengucapkan Selamat Natal

Setiap masuk Bulan Desember, polemik ucapan selamat Natal senantiasa terulang. Memang, di bulan inilah hari...

Jum'at, 19/12/2014 09:00 0

Suriah

Amir Ahrar Syam: Segala Upaya Selain Penggulingan Rezim Hanyalah Pengkhianatan

KIBLAT.NET, Idlib – Amir mujahidin Suriah Ahrar Syam, Syaikh Hasyim Abu Jabir, mengkritik pihak-pihak yang...

Jum'at, 19/12/2014 08:31 0

Close