... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jendral AS: Pertempuran Lawan Daulah Semakin Sulit

Foto: Letnan Jenderal James Terry.

KIBLAT.NET, Washington – Komando Pasukan Korps V Amerika Serikat, Letnan Jenderal James Terry, mengatakan bahwa kampanye militer yang digulirkan AS untuk memerangi Daulah Islamiyah paling tidak membutuhkan waktu tiga tahun. Hal itu disampaikan setelah AS yakin meraih kemajuan dalam menghadapi Daulah.

“Kami sudah melewati waktu empat bulan menghadapi Daulah dan kami meraih kemajuan dalam rencana pertahanan sehingga pasukan koalisi bisa memperluas area geografis,” ujar Terry kepada wartawan di Departemen Pertahanan AS (Pentagon), Kamis (18/12).

“Kami membutuhkan paling tidak tiga tahun untuk membawa perubahan dalam pertempuran menghadapi Daulah, akan tetapi ini bukan berarti kita tidak melakukannya sekarang,” lanjut Terry.

Ia mengatakan bahwa serangan koalisi beberapa waktu terakhir memungkinkan milisi Kurdi Peshmerga merebut kembali seratus kilometer wilayah di dekat daerah Sinjar, barat provinsi Nineweh, Irak utara. Begitu juga, dengan dukungan serangan udara koalisi berhasil menghentikan laju Daulah Islamiyah.

Beberapa waktu sebelumnya, presiden Amerika Serikat, Barack Obama, mengakui bahwa koalisi internasional yang dibentuknya kesulitan menghadapi pejuang Daulah Islamiyah. Namun, presiden pertama kulit hitam AS itu mengklaim koalisinya mengalami kemajuan.

“Tugas ini (perang menghadapi Daulah) masih sulit dan tidak mungkin diselesaikan semalam,” tegas Obama dalam pertemuan dengan Dewan Keamanan Nasional di Pentagon.

Meskipun kondisinya demikian, lanjut Obama, pasukan koalisi mampu meraih sejumlah kemajuan di lapangan.

BACA JUGA  Tak Ingin Korban Jiwa Jatuh, Alasan Trump Batal Serang Iran

Ia menegaskan di depan Dewan Keamanan bahwa tugas terpenting saat ini adalah menggelar pertemuan dalam lebih luas, tidak hanya dengan negara-negara Timur Tengah akan tetapi dengan seluruh internasional. “Kita jelaskan kepada mereka bahwa Daulah Islamiyah menjadi ancaman stabilitas dan keamanan internasional,” pungkas Obama.

 
Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Awas!! Ada Teror Bom Batu Menjelang Natal di Poso

KIBLAT.NET, Poso – Warga Kampung Bada, Desa Toini, Kecamatan Poso Pesisir sontak dilanda kepanikan massal pada Jumat,...

Jum'at, 19/12/2014 18:50 0

Indonesia

JAS Bantah Berita Tempo Soal Penangkapan Anggotanya di Mojokerto

KIBLAT.NET, Jakarta – Jamaah Ansharus Syariah (JAS) membantah berita penangkapan anggotanya terkait penertiban atribut natal...

Jum'at, 19/12/2014 18:00 0

Profil

Khalid Syaikh Muhammad, “Mastermind” Operasi Al-Qaidah

Kongres Amerika Serikat, Rabu (10/12/2014) membahas penyiksaan oleh CIA (Central Intelligence Agency) yang dilakukan terhadap...

Jum'at, 19/12/2014 14:54 0

Opini

Opini Media dan Tragedi Sistemik Akhir Tahun 2014

KIBLAT.NET – Akhir tahun 2014 hampir menjelang, rentetan peristiwa terjadi silih berganti. Belum usai persoalan...

Jum'at, 19/12/2014 13:39 0

Indonesia

Warga Poso Ikut Pelatihan Militer Akibat Kegagalan Aparat Berikan Jaminan Keamanan

KIBLAT.NET, Jakarta – Penasihat hukum terdakwa kasus terorisme Poso membenarkan pelatihan militer yang dilakukan oleh...

Jum'at, 19/12/2014 11:16 0

Indonesia

Mustar Mengaku Simpan Senjata dan Ikut Pelatihan Bikin Bom Karena Takut Diserang

KIBLAT.NET, Jakarta – Saksi sekaligus terpidana kasus terorisme Poso mengatakan bahwa alasan dia menyimpan senjata...

Jum'at, 19/12/2014 10:25 0

Indonesia

Simpan Senjata, Mustar Diajak Hakim Bertanya kepada Tuhan

KIBLAT.NET, Jakarta – Salah seorang terdakwa kasus terorisme Poso mengaku menyimpan senjata karena ketakutan akan...

Jum'at, 19/12/2014 09:48 0

Indonesia

Divonis 5 Tahun, Kurir Mujahidin Indonesia Timur Minta Jalani Hukuman di Poso

KIBLAT.NET, Jakarta – Seorang terdakwa kasus terorisme Poso divonis hakim dengan hukuman penjara 5 tahun....

Jum'at, 19/12/2014 09:20 0

Opini

9 Alasan untuk Tidak Mengucapkan Selamat Natal

Setiap masuk Bulan Desember, polemik ucapan selamat Natal senantiasa terulang. Memang, di bulan inilah hari...

Jum'at, 19/12/2014 09:00 0

Eropa

RUU Islam Digulirkan, Muslim Austria Nilai Pemerintah Langgar HAM

KIBLAT.NET, Wina – Organisasi-organisasi Muslim di Austria menilai pemerintah telah melanggar hak asasi sekitar 600.000...

Kamis, 18/12/2014 22:00 0

Close