... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dikecam Komnas HAM, Kapolda Sulteng Sebut Farid dan Ahmad Pemain Lama di Poso

Foto: Terduga Teroris ditangkap Densus 88 (Ilustrasi)

KIBLAT.NET, Palu – Menanggapi kecaman Komnas HAM pada pihak kepolisian, Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah Brigjen Pol Idham Azis menuding dua tertuduh teroris Farid Makruf dan Ahmad Wahyono yang ditangkap di Kabupaten Poso baru-baru ini merupakan pemain lama.

“Mereka pernah saya tangkap beberapa tahun lalu ketika saya masih di Densus 88 tapi ternyata masih aktif lagi,” kata Kapolda Sulteng, Idham Azis di Palu, Kamis (18/11).

Mantan Wakil Kepala Densus 88 Antiteror ini berkilah pihak Densus ketika akan menangkap terduga teroris sudah mengintai sejak lama dengan didukung bukti yang cukup. Kedua terduga teroris itu dituding sebagai jaringan kelompok sipil bersenjata pimpinan Santoso di Kabupaten Poso.

Farid Makruf yang kesehariannya berjualan di Pasar Tinombo, Kabupaten Poso, ditangkap aparat pada 8 Desember 2014. Sementara, Ahmad Wahyono ditangkap di Jalan Pulau Seram, Kabupaten Poso, pada 10 Desember 2014.

Sebelumnya Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengecam keras penangkapan semena-mena dan tanpa surat pemberitahuan terhadap dua warga Poso atas nama Farid Makruf dan Ahmad Wahyono.

Wakil Ketua Komnas HAM Siane Indriani mengatakan penangkapan itu dilakukan tanpa pemberitahuan kepada pihak keluarga dan dilakukan secara kasar sehingga bisa dianggap upaya penghilangan orang.

“Atas dua kejadian ini Komnas HAM mengecam keras aksi-aksi brutal Densus yang terus menerus dilakukan. Praktek-praktek ini sama dengan penghilangan orang secara paksa,” papar Siane melalui keterangan tertulisnya yang diterima Kiblat.net, beberapa waktu lalu (17/12/2014).

BACA JUGA  Begini Pengamanan di Sekitar Mahkamah Konstitusi Jelang Sidang Sengketa Pilpres

Selama ini, kata Siane, sudah ratusan orang ditangkap tanpa pemberitahuan dan sebagian besar mengalami penyiksaan. Lebih dari 110 orang ditembak mati sebelum menjalani proses hukum.

“Tuduhan terlibat dalam aksi terorisme dipakai sebagai alasan untuk menyiksa dan menculik orang karena dengan dalih berbahaya. Cara-cara semacam ini seharusnya diakhiri karena melanggar hukum dan HAM,” terangnya.

 

 

Sumber: ANTARA

Penulis: Qathrunnada

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Jendral AS: Pertempuran Lawan Daulah Semakin Sulit

KIBLAT.NET, Washington – Komando Pasukan Korps V Amerika Serikat, Letnan Jenderal James Terry, mengatakan bahwa...

Jum'at, 19/12/2014 19:10 0

Profil

Khalid Syaikh Muhammad, “Mastermind” Operasi Al-Qaidah

Kongres Amerika Serikat, Rabu (10/12/2014) membahas penyiksaan oleh CIA (Central Intelligence Agency) yang dilakukan terhadap...

Jum'at, 19/12/2014 14:54 0

Opini

Opini Media dan Tragedi Sistemik Akhir Tahun 2014

KIBLAT.NET – Akhir tahun 2014 hampir menjelang, rentetan peristiwa terjadi silih berganti. Belum usai persoalan...

Jum'at, 19/12/2014 13:39 0

Palestina

Jundu Ansharullah Gaza Akui Serangan Bom di Pusat Kebudayaan Perancis

KIBLAT.NET, Gaza – Jundu Ansharullah Palestina mengaku bertanggung jawab atas serangan bom di Pusat Kebudayaan...

Jum'at, 19/12/2014 10:45 0

Suriah

Bantu Assad, Milisi Syiah Afghanistan Telah Berada di Suriah Selama Berbulan-bulan

KIBLAT.NET, Damaskus – Milisi Syiah Afghanistan ternyata telah ikut berperang membela rezim Bashar Assad. Mereka...

Jum'at, 19/12/2014 10:10 0

Qatar

Ratusan Tokoh Islam Desak Interpol Keluarkan Syaikh Yusuf Qardhawi dari Daftar Buronan

KIBLAT.NET, Doha – Ratusan tokoh dari berbagai negara baru-baru ini menggalang solidaritas untuk Syaikh Yusuf...

Jum'at, 19/12/2014 09:35 0

Suriah

Milisi Syiah Afghanistan Bertempur di Seluruh Wilayah di Suriah

KIBLAT.NET, Aleppo – Lembaga Pengawas HAM mengungkap bahwa milisi Syiah Afghanistan bertempur di barisan rezim...

Jum'at, 19/12/2014 09:10 0

Opini

9 Alasan untuk Tidak Mengucapkan Selamat Natal

Setiap masuk Bulan Desember, polemik ucapan selamat Natal senantiasa terulang. Memang, di bulan inilah hari...

Jum'at, 19/12/2014 09:00 0

Suriah

Amir Ahrar Syam: Segala Upaya Selain Penggulingan Rezim Hanyalah Pengkhianatan

KIBLAT.NET, Idlib – Amir mujahidin Suriah Ahrar Syam, Syaikh Hasyim Abu Jabir, mengkritik pihak-pihak yang...

Jum'at, 19/12/2014 08:31 0

Afghanistan

Serangan Drone di Afghanistan Bunuh 2 Petinggi Taliban Pakistan

KIBLAT.NET, Kabul – Sebuah pesawat predator tanpa awak (Drone) AS membunuh 12 mujahidin Taliban, yang...

Jum'at, 19/12/2014 00:49 0

Close