Awas!! Ada Teror Bom Batu Menjelang Natal di Poso

KIBLAT.NET, Poso – Warga Kampung Bada, Desa Toini, Kecamatan Poso Pesisir sontak dilanda kepanikan massal pada Jumat, (19/12) pagi tadi. Menjelang perayaan natal yang tinggal menghitung hari, warga dikejutkan dengan penemuan kotak hitam yang diletakkan di samping rumah seorang pendeta.

“Kejadian terjadi sekitar pukul 06.00 pagi ketika seorang ibu warga Kampung Bada datang untuk menyiapkan perlengkapan acara natal, tiba-tiba ia melihat ada sebuah kotak dililit kabel seperti bom,” ujar Josep Wau, salah seorang tokoh masyarakat Kampung Bada kepada reporter Kiblat.net di lokasi kejadian.

Kemudian, ibu-ibu itu berteriak, “Ada bom!” Seketika itu, warga kampung langsung berhamburan keluar rumah dengan panik. “Atas kejadian itu, kemudian saya melapor ke Koramil dan Polsek,” tutur Josep.

Kejadian ini langsung ditanggapi dengan cepat oleh Kapolres Poso, AKBP Susnadi ia turun langsung mengamankan kotak yang diduga bom tersebut. “Kapolres langsung turun pak, dia yang ambil bom itu di sini,” ujar Ketua RW Kampung Bada sambil menunjukkan lokasi penemuan benda diduga bom itu.

Rupanya, setelah diperiksa pihak kepolisian, kotak yang dililit kabel itu hanya berisi batu. Sejumlah warga pun menanggapi kejadian ini hanya aksi teror pihak-pihak yang tak bertanggungjawab. “Ini hanya teror, pak! Bomnya rapi, pak! Seperti bom betulan, padahal (isinya) batu dibungkus plastik kemudian dilingkar pakai kabel,” ungkap salah seorang warga Kampung Bada yang tak mau disebutkan namanya.

kampung bada-poso
Lokasi penemuan benda diduga bom di Kampung Bada, Kecamatan Poso Pesisir.

Kampung Bada adalah kampung berpenduduk mayoritas warga Kristen yang letaknya berada di tengah dua desa muslim, yaitu Desa Landangan dan Desa Toini di Kecamatan Poso Pesisir. Daerah ini merupakan daerah yang relatif aman, bahkan sejak awal meletusnya kerusuhan di Poso daerah ini tidak pernah terjadi konflik dengan warga muslim.

BACA JUGA  Harun Yahya Divonis Penjara 1.075 Tahun

Menurut reporter Kiblat.net, karena kondusifitasnya, warga Kampung Bada termasuk di antara daerah yang warganya terlebih dahulu kembali ke rumah masing-masing setelah dipaksa mengungsi paska tragedi Poso.

Warga setempat masih tak bisa menduga siapa yang menjadi aktor intelektual di balik teror ‘bom batu’ tersebut. Yang jelas, warga Muslim semakin tersudutkan karena bom diletakkan di daerah Kristen, apalagi momennya bertepatan menjelang natal. Sementara, warga Kristen juga terancam keselamatannya akibat adanya bom di rumah pendeta tersebut.

 

Reporter: Ahmad Sutejo

Editor: Fajar Shadiq

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat