... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

12 WNI yang Ditangkap di Malaysia Jalani Pemeriksaan di Mako Brimob

Foto: Mako Brimob, Kelapa Dua Depok.

KIBLAT.NET, Depok – Polri masih melakukan pemeriksaan terhadap 12 WNI yang dicegah dan dipulangkan oleh Imigrasi Malaysia karena hendak berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Para WNI yang terdiri dari tiga pria dan empat perempuan dewasa serta lima anak-anak tersebut masih berada di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

Terkait keberadaan anak-anak yang masih berusia balita, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Agus Rianto mengatakan, Polri menjamin akan tetap memberikan perlakuan yang selayaknya.

“Karena masih bersama orang tuanya, tentu mereka bersama orang tuanya. Tentu itu jadi perhatian kita dan mendapatkan fasilitas yang seharusnya,” kata Agus di Mabes Polri, Jumat (19/12).

Agus mengatakan, berdasarkan UU yang ada, pemeriksaan masih harus terus dilakukan. Pemeriksaan dilakukan selama 7×24 jam terhitung sejak para WNI tersebut dipulangkan, Senin (15/12) malam lalu.

“Masih terus dilakukan pendalaman terhadap 12 WNI yang dipulangkan Polisi Diraja Malaysia. Polisi terus berupaya menuntaskan penyelidikan awal,” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 12 WNI diamankan oleh petugas imigrasi di Kuala Lumpur International Airport. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara Polisi Antiteror Malaysia, mereka mengaku akan berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Para WNI tersebut terdiri dari tiga pria dan empat perempuan dewasa serta lima anak-anak. Diduga, maksud dari keberangkatan para WNI tersebut terkait dengan WNI yang sudah berada di Suriah. Polri pun telah membawa mereka kembali ke tanah air pada Senin (15/12) malam untuk diperiksa lebih lanjut.

BACA JUGA  Hikma Sanggala: Tuduhan Saya Radikal Hingga Saat Ini Tidak Terbukti

Dari identitas, diketahui mereka berasal dari Surabaya, Magetan, Blitar, dan Kutai Kartanegara.

Selain itu, satu di antara tujuh orang dewasa yang ditangkap merupakan mantan narapidana kasus terorisme di Medan, Sumatera Utara yang baru bebas beberapa bulan lalu.

Persoalan ISIS, juga menjadi sorotan tajam Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, ia mengatakan pemerintah tengah intens mengawasi pembentukan jaringan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Poso, Sulawesi Tengah.

Keberadaan ISIS di Poso, kata Ryamizard, membuat citra daerah itu menurun drastis. “Dulu pas saya jadi Kepala Staf Angkatan Darat, Poso rusuh bakar-bakaran. Sekarang jadi ribut karena teroris, ditambah lagi paham ISIS,” ujar Ryamizard di kantor Kementerian Pertahanan seperti dikutip dari Tempo, Rabu, 17 Desember 2014.

Menurut Ryamizard, pemerintah pusat telah menyusun rencana strategis untuk memulihkan situasi keamanan di Poso. Pemerintah saat ini tengah memetakan kondisi dan mengatur tenggat penyelesaian masalah di sana. “Dalam waktu dua-empat tahun, Poso harus beres,” kata Ryamizard.

Ryamizard menjelaskan, saat ini Kementerian Pertahanan telah berkoordinasi dengan Kepolisian RI dan Tentara Nasional Indonesia. Selain itu, pemerintah daerah juga telah diajak berbicara. Ryamizard meminta masyarakat Poso turut berperan aktif mencegah perkembangan paham ISIS.

 
Sumber: Republika

Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Pakistan

Paska Serangan di Sekolah Militer, Pakistan Bantai 100 Orang di Waziristan

KIBLAT.NET, Islamabad – Serangan militer Pakistan membantai 100 orang -termasuk penduduk sipil- selama tiga hari di Waziristan,...

Jum'at, 19/12/2014 19:46 0

Amerika

Jendral AS: Pertempuran Lawan Daulah Semakin Sulit

KIBLAT.NET, Washington – Komando Pasukan Korps V Amerika Serikat, Letnan Jenderal James Terry, mengatakan bahwa...

Jum'at, 19/12/2014 19:10 0

Profil

Khalid Syaikh Muhammad, “Mastermind” Operasi Al-Qaidah

Kongres Amerika Serikat, Rabu (10/12/2014) membahas penyiksaan oleh CIA (Central Intelligence Agency) yang dilakukan terhadap...

Jum'at, 19/12/2014 14:54 0

Opini

Opini Media dan Tragedi Sistemik Akhir Tahun 2014

KIBLAT.NET – Akhir tahun 2014 hampir menjelang, rentetan peristiwa terjadi silih berganti. Belum usai persoalan...

Jum'at, 19/12/2014 13:39 0

Palestina

Jundu Ansharullah Gaza Akui Serangan Bom di Pusat Kebudayaan Perancis

KIBLAT.NET, Gaza – Jundu Ansharullah Palestina mengaku bertanggung jawab atas serangan bom di Pusat Kebudayaan...

Jum'at, 19/12/2014 10:45 0

Suriah

Bantu Assad, Milisi Syiah Afghanistan Telah Berada di Suriah Selama Berbulan-bulan

KIBLAT.NET, Damaskus – Milisi Syiah Afghanistan ternyata telah ikut berperang membela rezim Bashar Assad. Mereka...

Jum'at, 19/12/2014 10:10 0

Qatar

Ratusan Tokoh Islam Desak Interpol Keluarkan Syaikh Yusuf Qardhawi dari Daftar Buronan

KIBLAT.NET, Doha – Ratusan tokoh dari berbagai negara baru-baru ini menggalang solidaritas untuk Syaikh Yusuf...

Jum'at, 19/12/2014 09:35 0

Suriah

Milisi Syiah Afghanistan Bertempur di Seluruh Wilayah di Suriah

KIBLAT.NET, Aleppo – Lembaga Pengawas HAM mengungkap bahwa milisi Syiah Afghanistan bertempur di barisan rezim...

Jum'at, 19/12/2014 09:10 0

Opini

9 Alasan untuk Tidak Mengucapkan Selamat Natal

Setiap masuk Bulan Desember, polemik ucapan selamat Natal senantiasa terulang. Memang, di bulan inilah hari...

Jum'at, 19/12/2014 09:00 0

Suriah

Amir Ahrar Syam: Segala Upaya Selain Penggulingan Rezim Hanyalah Pengkhianatan

KIBLAT.NET, Idlib – Amir mujahidin Suriah Ahrar Syam, Syaikh Hasyim Abu Jabir, mengkritik pihak-pihak yang...

Jum'at, 19/12/2014 08:31 0

Close