... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

RUU Islam Digulirkan, Muslim Austria Nilai Pemerintah Langgar HAM

Foto: Muslim Austria

KIBLAT.NET, Wina – Organisasi-organisasi Muslim di Austria menilai pemerintah telah melanggar hak asasi sekitar 600.000 warga Muslim di negara itu. Kecaman itu dilayangkan setelah pejabat pemerintah mengajukan rancangan undang-undang yang dijuluki sebagai ‘RUU Islam’ kepada parlemen tanpa berkonsultasi dahulu dengan komunitas Muslim.

“Pemerintah telah mengirim RUU ke parlemen tanpa mempertimbangkan sudut pandang kami,” kata Mouddar Khouja, pendiri Austria Muslim Inisiative pada konferensi pers hari Senin (15/12).

“Rancangan harus diperiksa selama pertemuan Austria Muslim inisiatif pada 21 Desember,” lanjutnya.

Khouja mengatakan umat Islam dianggap sebagai warga negara kelas dua di Austria dan pemerintah tidak memperhitungkan ketentuan undang-undang kebebasan agama serta hukum PBB tentang kebebasan beragama dan berkeyakinan.

Menurut RUU itu, mengundang pengkhotbah dari luar negeri akan dilarang. Sebagai gantinya, para imam masjid dan khatib akan ditatar di Universitas Austria.

Saat ini, sebanyak 300 ulama bekerja di negara ini, termasuk 65 pengkhotbah asal Turki. Rancangan Undang-undang yang diusulkan juga memasukkan larangan pendanaan dari luar negeri.

“RUU ini bukanlah sebuah upaya keamanan atau hukum bagi kepolisian,” kata Khouja. “Sekitar 600.000 Muslim dan generasi masa depan dalam kondisi mengkhawatirkan terkait hal ini.”

“Tidak dapat diterima bahwa pemerintah mengirimkan RUU kepada parlemen tanpa berkonsultasi kepada komunitas Muslim,” kata Presiden Persatuan Islam Turki-Austria, Fatih Karadas.

Dalam konferensi pers tersebut, peserta mengatakan mereka mengumpulkan 200.000 tanda tangan yang akan disampaikan ke parlemen, yang didukung oleh banyak organisasi Muslim.

BACA JUGA  Intimidasi Kelompok Sayap Kanan Terhadap Muslim di Jerman Memprihatinkan

Islam adalah agama resmi di Austria sejak tahun 1912. Hukum Islam, dikenal sebagai Islam Gesetz, diperkenalkan oleh Kaisar terakhir di Austria, Franz Josef, setelah Kekaisaran Austria-Hungaria menganeksasi Bosnia-Herzegovina.

 

 

Sumber: Worldbulletin

Penulis: Qathrunnada

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Jubir Hamas: Keputusan Uni Eropa Adalah Perbaikan Kesalahan politik

KIBLAT.NET, Gaza – Juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri mengatakan bahwa pihaknya sedang menanti keputusan Uni Eropa yang...

Kamis, 18/12/2014 21:37 0

Indonesia

Akademisi NU: Jangan Kriminalisasi Jihad Sebagai Tindak Terorisme

KIBLAT.NET, Jakarta – Akademisi Universitas Nahdlatul Ulama Solo, Dr. Ma’mun Effendi meminta semua pihak agar tidak...

Kamis, 18/12/2014 21:22 0

Indonesia

Kristolog: Gereja-gereja di Dunia Barat Sudah Mulai Ditinggalkan Jemaatnya

KIBLAT.NET, Jakarta – Kristolog dan mantan diplomat Indonesia, Drs. Zahir Khan, SH, Dipl. TEFL menyatakan...

Kamis, 18/12/2014 21:07 0

Indonesia

Dinilai Semakin Masif, Rateka Ajak Masyarakat Berani Ungkap Kristenisasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Beragam modus kristenisasi mengalami perubahan yang cukup signifikan seiring jalannya waktu. Jika...

Kamis, 18/12/2014 20:30 0

Suriah

Pengawas HAM: 120 Ribu Tentara Assad Tewas Sejak Awal Revolusi

KIBLAT.NET, Damaskus – Lembaga Pengawas HAM Suriah, Rabu (17/12), menyebutkan lebih 120 ribu petempur pendukung...

Kamis, 18/12/2014 20:02 0

Suriah

Diam-diam, Sepupu Bashar Assad Lakukan Kunjungan Misterius ke Mesir

KIBLAT.NET, Kairo – Sepupu Bashar Assad, Imad Assad, secara misterius mengunjungi Mesir pada Rabu (17/12)....

Kamis, 18/12/2014 19:41 0

Indonesia

Alhamdulillah, Donasi Tahap Pertama untuk Dai Mentawai yang Dikriminalisasi Telah Tersalurkan

KIBLAT.NET, Jakarta – Dukungan dari para donatur untuk kasus Farhan cukup membuat kami termotifasi untuk terus...

Kamis, 18/12/2014 19:20 0

Indonesia

Saksi JPU Menangis Ketika Memeluk Farhan, Dai Muda dari Mentawai

KIBLAT.NET, Padang – Sidang lanjutan kriminalisasi dai muda Farhan Muhammad alias Ramses Saogo, seorang muallaf dari...

Kamis, 18/12/2014 19:05 0

Manhaj

Serial Bahasan tentang Baiat: Kewajiban, Aplikasi, dan Penyelewengan (1)

Baiat adalah salah satu elemen dalam sebuah jamaah yang mengikat antara pemimpin dan jamaahnya. Maknanya,...

Kamis, 18/12/2014 18:00 0

Wilayah Lain

Halau Jihadis, Negara-negara Afrika Mengemis Bantuan NATO Turun ke Libya

KIBLAT.NET, Dakkar – Para kepala negara Afrika menyeru North Atlantic Treaty Organization (NATO) mengirim pasukan...

Kamis, 18/12/2014 17:22 0

Close