... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Halau Jihadis, Negara-negara Afrika Mengemis Bantuan NATO Turun ke Libya

Foto: Negara Uni Afrika

KIBLAT.NET, Dakkar – Para kepala negara Afrika menyeru North Atlantic Treaty Organization (NATO) mengirim pasukan ke Libya untuk mengatasi kelompok-kelompok jihadis. Mereka menilai bahwa keberadaan para jihadis di Libya mengancam keamanan Afrika.

Hal itu disampaikan oleh sejumlah kepala negara Afrika dalam konferensi membahas keamanan Afrika pada 15 hingga 16 Desember kemarin di Dakkar, ibukota Senegal. Selain dihadiri delegasi dari negara-negara Afrika, delegasi Prancis juga hadir.

Sebagaimana dilansir dari Al-Jazeera, Rabu (17/12), Presiden Chad, Idris Deby, mengklaim bahwa Libya saat ini menjadi surga bagi para jihadis. Sehingga, Mali menjadi korban langsung akibat kekacauan yang terjadi di negara tersebut. Ia menegaskan, pada dasarnya tujuan utama revolusi Libya adalah melengserkan Muammar Gaddafi, bukan ada tujuan lain, seperti penegakan syariat Islam.

Ia menambahkan, solusi untuk Libya bukan di tangan kita, akan tetapi di tangan NATO. NATO yang telah menyebabkan kekacauan ini karena tidak berupaya mengembalikan roda pemerintahan paska mengintervensi negara tersebut.

“Militer Afrika tidak ada yang mampu turun ke Libya untuk mengatasi teroris. Yang mampu hanya NATO karena memiliki sarana untuk itu,” kata Deby.

Presiden Mali dan Sinegal juga menegaskan gerakan jihadis mengancam negara tetangga Libya lainya, seperti Aljazair, Nigeria dan Chad. Para jihadis menjadikan Libya sebagai persembunyian yang aman untuk melancarkan operasi di negara-negara tetangga.

Mereka juga mendesak NATO segera menurunkan militer ke Libya. Karena, negara-negara tetangga menjadi korban.

Sementara itu, delegasi Prancis menolak pengerahan militer NATO ke Libya. Ia mengajak seluruh negara-negara Afrika lebih dulu menyamakan persepsi atas apa yang terjadi di Libya.

Prancis menyeru negara-negara Afrika untuk saling bekerja sama dan berbagi informasi intelijen untuk menghadapi ancaman militan Islamis. Selain itu, juga diperlukan diplomasi dan negoisasi kepada seluruh negara untuk mengatasi ancaman ini.

 
Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Soal ISIS, Pemimpin Kurdi Salahkan Mantan PM Iraq Nuri Al-Maliki

KIBLAT.NET, Irbil – Pemimpin wilayah otonom Kurdi Iraq, Masud Barzani, menyalahkan mantan Perdana Menteri Iraq...

Kamis, 18/12/2014 15:14 0

Yaman

Pemberontak Syiah Houtsi Kuasai Bank Sentral Yaman

KIBLAT.NET, Sanaa – Pemberontak Syiah Houtsi pada Rabu (17/12) menyerbu dan menguasai kantor Bank Sentral...

Kamis, 18/12/2014 14:00 0

Indonesia

Fadli Zon Usul Ahmadiyah Dimasukkan Sebagai Aliran Kepercayaan

KIBLAT.NET, Bogor – Kontroversi keberadaan aliran sesat Ahmadiyah, menurut Wakil Ketua DPR-RI Fadli Zon dapat...

Kamis, 18/12/2014 13:03 0

Suriah

PBB Perpanjang Izin Badan Kemanusiaan Masuk ke Suriah Hingga 2016

KIBLAT.NET, Damaskus – Dewan Keamanan PBB, Rabu (17/12), kembali memperpanjang izin badan-badan bantuan internasional untuk...

Kamis, 18/12/2014 12:00 0

Indonesia

Penanganan Terorisme yang Berlebihan Munculkan Terorisme Baru

KIBLAT.NET, Jakarta – Dr. Sholih bin Abdil ‘Aziz Al Mahmud berpendapat terorisme tidak dapat diselesaikan...

Kamis, 18/12/2014 11:30 0

Yaman

Ketakutan Diserang Al-Qaidah, Milisi Syiah Houtsi Lucuti Atribut Mereka

KIBLAT.NET, Sanaa – Komando milisi Syiah Houtsi beberapa hari terakhir mulai menanggalkan atribut-atribut dan merahasiakan...

Kamis, 18/12/2014 10:30 0

Amerika

Ujicoba Rudal Balistik Israel-AS Dikabarkan Tuai Kegagalan

KIBLAT.NET, Yerusalem – Israel dan Amerika Serikat pada Selasa (16/12) kembali menguji sistem rudal balistik...

Kamis, 18/12/2014 10:14 0

Indonesia

Hadapi Terorisme, Raja Saudi Gencarkan Dialog di Tengah Masyarakat

KIBLAT.NET, Jakarta – Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) pada Rabu, (17/12) menggelar diskusi...

Kamis, 18/12/2014 09:40 0

Afrika

Tolak Perangi Boko Haram, 54 Serdadu Nigeria Dijatuhi Hukuman Mati

KIBLAT.NET, Abuja – Mahkamah Militer Nigeria menjatuhkan hukuman mati terhadap 54 serdadu karena mereka menolak...

Kamis, 18/12/2014 09:19 0

Indonesia

Ketua MUI Pusat Hadiri Konferensi Internasional Tentang Ekstremisme Agama

KIBLAT.NET, Jakarta – Sejumlah pemimpin agama terkemuka di dunia berkumpul di Abu Dhabi, Uni Emirat...

Kamis, 18/12/2014 08:51 0

Close
CLOSE
CLOSE