Temukan Terowongan Sepanjang 1 Kilometer, Mesir Perluas Zona Penyangga

KIBLAT.NET, Sinai – Pemerintah Mesir mengumumkan, Senin (11/17), akan memperluas zona penyangga di perbatasan dengan Jalur Gaza. Keputusan ini diambil setelah ditemukan terowongan rahasia sepanjang satu kilometer.

Kantor berita pemerintah, Al-Syarq Al-Ausath, mengatakan bahwa pemerintah memutuskan memperdalam zona penyangga di Rafah dari lima ratus meter menjadi seribu meter. Hal itu dinilai baru bisa menjamin keamanan negara.

Kantor berita pelat merah itu menambahkan, perluasan ini dilakukan setelah pasukan keamanan menemukan terowongan rahasia sepanjang antara delapan ratus hingga seribu meter. Jika jarak zona penyangga hanya 500 meter, para penyusup masih bisa melintas ke wilayah Mesir.

Pemerintah militer Abdul Fatah Al-Sisi memutuskan membuat zona penyangga di Rafah setelah serangan yang menewaskan 30 tentara di Sinai. Serangan pada Oktober itu merupakan serangan paling berdarah yang dialami militer.

Pejuang Anshar Bait Al-Maqdis mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Militer kemudian menghancurkan ratusan rumah warga yang berdiri di sepanjang perbatasan Mesir-Gaza. Mereka pun terpaksa mengungsi ke pusat Sinai.

Organisasi Kemanusiaan UNWARA di Gaza mengungkapkan bahwa pembangungan zona penyangga itu menyebabkan warga Palestina seakan hidup dalam penjara. Setelah seluruh perbatasan dengan Israel di bangun tembok, warga Palestina menggunakan terowongan-terowongan rahasia di perbatasan dengan Mesir untuk menyelundupkan kebutuhan pokok.

Dalam konteks terkait, Al-Syarq Al-Ausath menyebutkan bahwa pasukan keamanan Mesir terus melanjutkan penggempuran rumah warga. Sedikitnya sudah 12 rumah dihancurkan dalam kampanye pertama.

Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat