... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Investigasi Kriminal Anggota Tim Pembunuh Syaikh Usamah bin Ladin

Foto: Tim Navy SEAL 6

KIBLAT.NET – Seorang mantan anggota Navy SEAL, yang menulis buku best seller tentang serangan yang membunuh Syaikh Usamah bin Laden, kini berada di bawah investigasi kriminal atas dugaan kemungkinan mengungkapkan materi rahasia, menurut pejabat federal dan pengacaranya.

Pengacara mantan anggota SEAL, Matt Bissonnette, mengatakan penyelidikan difokuskan pada apakah Bissonnette telah membeberkan informasi rahasia dalam buku “No Easy Day,” yang diterbitkan dengan nama samaran pada tahun 2012. Tetapi orang lain yang berhubungan dengan penyelidikan mengatakan bahwa penyidik tampaknya lebih tertarik pada pengungkapan pidato berbayar yang dilakukan Bissonnette pada acara privat sebuah perusahaan, yang mengatakan dia adalah salah satu anggota dari Navy SEAL Team 6 yang menembak Bin Laden.

Termasuk setidaknya dalam satu forum pembicaraan tahun lalu, di sebuah klub golf di Atlanta, di mana para audiens diminta untuk menyerahkan ponsel mereka sebelum Bissonnette berbicara sehingga tidak ada yang bisa merekam, menurut orang-orang yang menghadiri acara tersebut.

Bissonnette telah meminta maaf karena tidak memeriksakan bukunya melalui proses peninjauan keamanan oleh Pentagon.
Pengacaranya, Robert D. Luskin, ia mengatakan bahwa ia telah mencapai kesepakatan, pada musim semi lalu, dengan pejabat Departemen Kehakiman dan Pentagon untuk menyelesaikan sengketa pengungkapan buku dengan membayar denda beberapa juta dolar dalam royalti yang telah ia dapatkan. Luskin mengatakan ia juga telah berusaha untuk melindungi Bissonnette dari setiap tuntutan pidana.

Namun, bukannya menyetujui kesepakatan itu, Departemen Kehakiman membuka penyelidikan kriminal sejak Mei atau Juni lalu, dan sejak itu agen federal telah mewawancarai Mr. Bissonnette, kata Luskin.

Bissonnette berencana untuk menerbitkan buku kedua, “No Hero: The Evolution of Navy SEAL,” dengan nama pena, Mark Owen, pada 10 November. Luskin mengatakan Bissonnette telah mengajukan naskah, serta slide presentasi yang ia siapkan untuk pidatonya, untuk diulas Pentagon terlebih dahulu. Ia mengatakan ia tidak tahu apapun yang tidak benar tentang pidato dan berharap investigasi kriminal ini akan diselesaikan baik-baik.

Pengungkapan Bissonnette ini telah dikecam oleh beberapa anggota lain dari tim elit SEAL, yang telah menyaksikan banyak mantan rekannya di tim SEAL yang mencetak dan mengeksploitasi cerita-cerita mereka. Tapi Bissonnette mempertanyakan mengapa Departemen Kehakiman membedakannya sendiri di saat Gedung Putih dan pejabat militer memberikan rincian serupa untuk buku-buku lain dan film Hollywood, kata Luskin.

BACA JUGA  Pakar Pidana: Granat Meledak di Monas Bikin Orang Ketakutan

“Matt tidak mengeluh tentang fakta bahwa ia diminta untuk mengikuti aturan,” kata Mr Luskin. “Keluhannya adalah bahwa mengapa orang lain tidak dihukum, dan bahwa mereka membocorkan sangat banyak untuk tujuan mereka sendiri.”

Brian Fallon, juru bicara Departemen Kehakiman, mengatakan bahwa ia bisa tidak mengkonfirmasi atau menyangkal penyelidikan itu, tapi bahwa sudah ditentukan bahwa pegawai pemerintah federal yang gagal menjelaskan sebuah buku bisa “dicegah dari mengambil keuntungan” dari publikasinya.

Perburuan terhadap Syaikh Usamah bin Laden jadi film laris Hollywood.

Perburuan terhadap Syaikh Usamah bin Laden jadi film laris Hollywood.

Luskin mengatakan Bissonnette telah memutuskan untuk menulis “No Day Easy” setelah Leon E. Panetta, mantan direktur CIA, mendesak beberapa anggota SEAL Team 6 untuk bekerja sama dengan para produsen film “Zero Dark Thirty.” Para pembuat film menerima manfaat dari bantuan yang diberikan CIA dan Pentagon.

“Pikiran Matt adalah: ‘Tunggu sebentar. Ini adalah cerita kami, bukan cerita mereka, ‘”kata Luskin. “Dan mengapa cerita ini harus diceritakan melalui mulut orang lain?”

Panetta tidak bisa dihubungi untuk memberikan komentar.

Banyak anggota veteran SEAL menepis kekhawatiran Bissonnette, yang mengatakan bahwa ia terikat oleh sumpah untuk menjaga rahasia serangan dan dalam pengungkapan dalam bukunya dan dalam sebuah wawancara di “60 Minutes” pada tahun 2012 yang bisa membuat unit SEAL terancam punah.

“Telah tertanam dalam diri kami untuk menjadi ‘profesional yang diam,” kata seorang pensiunan Operator Tim SEAL 6. “Orang-orang keluar dan menulis buku, tampil di TV atau melakukan hal-hal lain yang diinginkan publik terhadap nilai-nilai inti.”

Bissonnette menyebut anggota Tim SEAL 6 bekerja pada film-film promosi untuk video game, Medal of Honor: Warfighter, dan 11 anggota SEAL yang secara rutin merilis informasi taktis pada akhir 2012.

Jerry Hendrix, seorang pensiunan kapten Angkatan Laut dan seorang peneliti senior di Center for a New American Security, setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa apabila pelaku operasi keluar dan menulis buku, apakah ia bermaksud atau tidak, ia akan mengungkapkan taktik, teknik dan prosedur.

BACA JUGA  Peserta Reuni 212 Ini Keluhkan Ghirah Persatuan Menurun

Ketika para pejabat tinggi berbicara tentang operasi, mereka biasanya “berbicara tentang kebijakan, keputusan dan strategi” dan “tidak mengungkapkan mekanisme,” kata Hendrix. “Mereka berada di ketinggian 30.000 kaki. Sedangkan mekanisme, teknik dan taktik berada di tanah. “

Hendrix juga mengatakan bahwa jika Bissonnette dan lain-lain mengabaikan janji mereka untuk menjaga rahasia, orang lain akan merasa terganggu untuk tetap diam. “Anda tidak ingin menjadi orang tolol itu, orang yang berdiri terakhir,” katanya.
Rick Nelson, mantan pejabat Joint Special Operations Command yang kini aktif di Center for Strategic and International Studies, mengatakan dorongan Panetta kepada para operator Navy SEAL 6 agar berbicara dengan penulis skenario itu bukanlah sebuah alasan. “Itu sama sekali tidak memberikan pembenaran untuk menulis buku Anda sendiri,” katanya. “Jika Anda berpikir apa yang diperintahkan pada anda adalah tidak benar, Anda bisa naik rantai komando atau hubungi inspektur jenderal. Dua kesalahan tidak mengubahnya menjadi benar.”

Matt Bissonette

Matt Bissonette

Luskin membalas bahwa banyak bocoran yang dirilis mirip dengan buku Bissonnette tentang bagaimana serangan itu berlangsung dimasukkan dalam sebuah artikel New Yorker pada bulan Agustus 2011; pada buku “Finish: The Killing of Osama bin Laden,” diterbitkan oleh Mark Bowden pada Oktober 2012; dan pada film “Zero Dark Thirty,” yang tayang perdana pada Desember 2012.

“Mengingat film, buku Bowden dan potongan artikel New Yorker, sangat jelas bahwa banyak orang yang memiliki akses ke informasi rahasia berbicara dengan sangat rinci tentang serangan itu,” kata Luskin.

Namun, Luskin mengatakan, Bissonnette, yang bergegas untuk merilis bukunya sebelum Mr. Bowden, telah meminta maaf kepada para pejabat untuk tidak membiarkan Pentagon memeriksa bukunya, yang akan menyebabkan tertundanya publikasi. Dia mengatakan Bissonnette telah menerima nasihat yang buruk dari pengacara lain bahwa dia tidak perlu melakukannya, dan menambahkan bahwa penyelesaian yang dinegosiasikan masih mungkin berakhir bukan dengan hukuman.

 

Sumber:  http://www.nytimes.com/2014/10/31/us/former-navy-seal-matt-bissonnette-investigated-for-bin-laden-book.html?_r=0

Penulis: Multazim Jamil

Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Hajar ISIS: AS dan Sekutunya Hujani Bom, Media Nasional Hujani Berita Hoax

KIBLAT.NET, Jakarta – Entah mengapa, sejak Agustus 2014 berita tentang ISIS selalu menjadi isu menarik...

Kamis, 06/11/2014 16:00 6

Amerika

Obama: Terlalu Dini untuk Nyatakan Kemenangan Atas Daulah

KIBLAT.NET, Washington – Presiden Amerika Serikat pada Rabu (05/11) mengatakan bahwa terlalu dini untuk menyatakan...

Kamis, 06/11/2014 09:51 0

Suriah

Iran Akan Satukan Pejuang Asing di Suriah di Bawah Bendera Hizbullah

KIBLAT.NET, Damaskus – Iran sedang berusaha untuk menyatukan milisi Syiah asing yang bertempur di Suriah....

Kamis, 06/11/2014 09:00 0

Yaman

Dua Komandan Senior AQAP Gugur dalam Serangan Drone

KIBLAT.NET, Baidha – Dua komandan penting Al-Qaidah di Jazirah Arab (AQAP), Rabu (05/11), dilaporkan terbunuh...

Kamis, 06/11/2014 07:44 0

Turki

Jumlah Pengungsi Suriah Melonjak Jadi 5,8 Juta Orang

KIBLAT.NET, Istanbul – Sekitar 5,8 juta pengungsi Suriah telah berlindung di negara-negara tetangga sejak awal...

Kamis, 06/11/2014 06:32 0

Indonesia

Istri Munir Tantang Jokowi Tindaklanjuti Pengakuan Hendropriyono

KIBLAT.NET, Jakarta – Suciwati, istri almarhum aktivis HAM Munir Said Thalib, mendesak Presiden Joko Widodo...

Kamis, 06/11/2014 05:34 0

Mesir

Perluas Peperangan ke Yaman dan Libya, AS Bangun Aliansi Militer Baru

KIBLAT.NET, Kairo – AS bersama sekutu Arabnya, Mesir, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait, dikabarkan...

Kamis, 06/11/2014 04:53 0

Afghanistan

Pertama Kalinya, Anggota Taliban Afghanistan Diadili di AS

KIBLAT.NET, Virginia – Untuk pertama kalinya seorang anggota Taliban Afghanistan diadili di pengadilan sipil di Richmond,...

Kamis, 06/11/2014 00:26 0

Indonesia

MUI Tegas Tolak Nikah Beda Agama

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara tegas menolak pencabutan Pasal 2 ayat (1)...

Rabu, 05/11/2014 21:00 0

Info Event

Hadirilah! Tabligh Akbar “Sejarah Perjalanan Jihad Kaum Muslimin” Bersama Abu Jibril

KIBLAT.NET – Hadirilah! Tabligh Akbar yang akan membahas tema: “Sejarah Perjalanan Jihad Kaum Muslimin, di Indonesia...

Rabu, 05/11/2014 20:23 1

Close