Usir Warga di Perbatasan, Militer Mesir Tambah Pasukan

KIBLAT.NET, Sinai – Militer Mesir terus memperkuat pasukan di kota Rafah dan Syaikh Zuwaid, Semenanjung Sinai, yang berbatasan dengan Jalur Gaza. Penambahan pasukan ini digencarkan dalam upaya membangun zona penyangga di kedua wilayah tersebut.

Dilaporkan kantor berita Al-Jazeera, Selasa (04/11), kedatangan pasukan militer itu membuat warga ketakutan. Mereka memilih melarikan diri ke pusat kota Sinai untuk menghindari penangkapan.

Pasukan militer tersebut didatangkan untuk membantu mengosongkan rumah warga di sepanjang perbatasan Mesir-Gaza di kota Rafah dan Syaikh Zuwaid. Mereka tidak segan-segan menangkap warga yang menolak pindah, sehingga tidak ada pilihan lain bagi warga kecuali meninggalkan rumah mereka.

Warga pun mengeluhkan karena diusir dengan semena-mena. Akibatnya, anak-anak mereka terpaksa berhenti sementara dari sekolah.

Sebagaimana diberitakan, militer Mesir beberapa hari terakhir membuat zona penyangga di sepanjang perbatasan Mesir-Gaza. Sebuah sungai akan dibuat sepanjang 14 km yang akan memisahkan kedua negara tetangga tersebut. Hal itu untuk mencegah para “militan” Gaza menyeberang ke Mesir atau sebaliknya.

Pada saat yang sama, helikopter Apache militer terus melancarkan serangan udara ke pinggir barat Sinai. Tempat-tempat yang disinyalir menjadi tempat persembunyian pejuang itu menjadi sasaran serangan helikopter canggih itu.

Masih di Sinai, sumber Al-Jazeera melaporkan pertempuran meletus antara polisi dan pejuang di pinggiran kota El-Arish. Baku tembak sengit dan serangkaian ledakan mengiringi pertempuran itu. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan jumlah korban.
Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat