... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pertempuran Sengit antara Militer Libya dan Mujahidin Meletus di Benghazi

Foto: Kota pelabuhan Benghazi.

KIBLAT.NET, Benghazi – Kapal angkatan laut Libya terkena tembakan sehingga mengakibatkan 13 orang tewas dalam pertempuran sengit menggunakan pesawat dan tank pada hari Senin (3/11). Pertempuran itu melibatkan militer Libya dengan mujahidin di dekat pelabuhan Benghazi, demikian penduduk kota pesisir Mediterania itu mengatakan.

Pertempuran ini merupakan bagian dari konflik yang lebih luas di negara Afrika Utara itu, antara mujahidin dari Dewan Revolusi Benghazi dengan mantan Jenderal era Qaddafi dukungan Barat, Khalifa Haftar.

Tentara pasukan khusus Libya yang didukung pasukan Haftar, melancarkan serangan ke wilayah Benghazi sejak dua pekan lalu terhadap mujahidin Benghazi yang dituduh Washington bertanggung jawab atas serangan terhadap konsulat AS yang menewaskan duta besar Amerika pada 2012.

Sementara itu, relawan Hilal Ahmar mengevakuasi 53 pekerja asing dan 14 orang sakit yang terperangkap di dalam rumah sakit di sebelah pelabuhan, demikian petugas medis mengatakan, ketika militer Libya bergerak dengan tank dan artileri ke dalam kota.

Seorang wartawan Reuters melihat asap mengepul dari pelabuhan, yang menjadi jalur penting untuk pasokan makanan, gandum dan bahan bakar ke Libya timur. Sebuah sumber keamanan mengatakan kapal angkatan laut tak dikenal tenggelam tapi laporan ini belum bisa segera dikonfirmasi.

Pesawat-pesawat tempur terdengar menembaki daerah pelabuhan. Sementara itu, puluhan warga meninggalkan Benghazi, mengindahkan seruan militer Libya untuk mengungsi dari daerah pelabuhan dan distrik komersial utama yang menjadi basis perlindungan mujahidin.

Setidaknya 243 orang tewas, 13 dari mereka tewas pada hari Senin, saaat militer mulai menyerang pelabuhan, kata petugas medis.

Tentara mengajak sejumlah wartawan ke markas Benghazi, setelah berhasil merebut kembali dari mujahidin pada Ahad lalu. Banyak bangunan di kompleks yang luas hancur atau terbakar di sana.

Situasi di Benghazi dan wilayah lain di Libya telah mencair, sejak pasukan pemerintah tidak mampu mengendalikan milisi.

Pasukan Khalifa Haftar, yang didukung militer resmi Libya di Benghazi dituding mendapat dukungan udara dari Mesir, yang khawatir dengan perkembangan mujahidin di Libya. Namun, Haftar enggan mengaku bahwa ia memiliki dukungan militer Mesir.

 

Sumber: Worldbulletin

Penulis: Qathrunnada


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kenapa Kita Masih Membahas Fenomena Akhir Zaman di Bumi Syam?

KIBLAT.NET, Jakarta – “Kenapa kita masih membahas tentang fenomena akhir zaman di Bumi Syam?” Itulah...

Selasa, 04/11/2014 19:30 0

Indonesia

Blusukan ke 3 Provinsi dan 3 Negara, Jokowi Minta Laporan Intelijen

KIBLAT.NET, Jakarta – Berencana akan berkunjung ke tiga provinsi dan tiga negara dalam waktu dekat,...

Selasa, 04/11/2014 18:14 0

Indonesia

Jurnalis AS Ungkap Keterlibatan CIA Latih Intelijen Indonesia Habisi Warga Sipil

KIBLAT.NET, Jakarta – Setelah sekian lama sulit terungkap, tabir yang menutupi fakta kasus pelanggaran HAM...

Selasa, 04/11/2014 14:24 0

Indonesia

Ajarkan Kultus Kepada Guru, MUI Pangkep Fatwa Sesat Tarekat Der Moga Muhammad Syukur

KIBLAT.NET, Pangkep – Untuk membendung perkembangan aliran sesat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pangkep resmi...

Selasa, 04/11/2014 13:43 0

Turki

Media Barat Kritik Kebijakan Turki Tak Mau Gabung Koalisi AS, Erdogan Meradang

KIBLAT.NET, Istanbul – Kebijakan domestik dan luar negeri Turki tidak akan berubah meskipun media Barat...

Selasa, 04/11/2014 11:30 0

Indonesia

Jurnalis AS: Dua dari Tiga Calon Kepala BIN, Terlibat Pembunuhan Warga Sipil

KIBLAT.NET, Jakarta – Allan Nairn, jurnalis investigasi asal Amerika Serikat, kembali menjadi perhatian publik. Kali...

Selasa, 04/11/2014 11:09 0

Rohah

Jawaban Brilian Seorang Imam

Seorang imam memberikan ceramah dan menjelaskan hadits tentang larangan memelihara anjing dan memajang gambar makhluk...

Senin, 03/11/2014 16:09 0

Philipina

Militan Abu Sayyaf Tembak Mati 6 Tentara Filipina

KIBLAT.NET, Sulu – Enam tentara Filipina ditembak mati pada hari Ahad (02/11), oleh kelompok jihad Abu...

Senin, 03/11/2014 15:33 0

Indonesia

Sebut Syiah Bukan Ancaman NKRI, Ulil Diminta Jangan Kebanyakan Teori

KIBLAT.NET, Jakarta – Aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial,...

Senin, 03/11/2014 15:07 1

Indonesia

Ada Kristenisasi Terselubung di Car Free Day Jakarta

KIBLAT.NET, Jakarta – Ada yang berbeda pada acara Car Free Day pada Ahad pagi (2/11) di...

Senin, 03/11/2014 14:06 2

Close
CLOSE
CLOSE