... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pemimpin Senior Jamaat-e-Islami Lainnya Kembali Dijatuhkan Hukuman Mati

Foto: Mir Quasem Ali

KIBLAT.NET, Dhaka – Pemimpin senior lainnya partai utama di Bangladesh, jamaat-e-Islami, dihukum mati atas tuduhan terlibat dalam kejahatan perang pada hari Ahad (2/11). Putusan itu dijatuhkan hanya beberapa hari setelah pengadilan menjatuhkan hukuman yang sama untuk ketua partai itu.

Pengadilan Kejahatan Internasional bentukan rezim Bangladesh menghukum pimpinan Jamaat-e-Islami Mir Quasem Ali dengan delapan tuduhan dari 14 tuduhan yang dihadapinya.

Ali dituduh melakukan pembunuhan massal, penculikan, penyekapan, dan penyiksaan dalam perang yang menyebabkan berpisahnya Bangladesh dari Pakistan pada tahun 1971.

Dia dianggap sebagai penyandang dana utama dan salah satu pemimpin yang paling berpengaruh di partai. Jamaat-e-Islami sendiri, sudah melancarkan aksi mogok di Bangladesh sebagai protes terhadap hukuman mati yang dijatuhkan kepada ketua partai Motiur Rahman Nizami pada tanggal 29 Oktober.

Aksi mogok selama 48 jam ini mulai berlangsung sejak hari Minggu dan diperkirakan akan tetap berlangsung sampai hari Senin.

Pemimpin Jamaat, Mujibur Rahman telah memperingatkan akan melancarkan pemogokan nasional lainnya di sebuah demonstrai di Natore pada hari Sabtu. Partai ini kini telah menyerukan pemogokan nasional untuk hari Kamis.

Pemimpin Jamaat lainnya yang dihukum karena kejahatan perang, adalah Abdul Qader Molla, yang dieksekusi pada Desember 2013. Delwar Hossain Sayeedi juga dijatuhkan hukuman mati, tetapi hukumannya kemudian diubah menjadi penjara seumur hidup.

Pengadilan Kejahatan Internasional didirikan pada tahun 2009 untuk menyelidiki kejahatan perang yang dilakukan pada tahun 1971. Partai-partai oposisi Bangladesh dan organisasi internasional seperti Human Rights Watch mengkritik proses dan menyatakan keprihatinan kepada terdakwa karena tidak mendapatkan pengadilan yang adil.

para pengkritik juga mengatakan, pemerintah telah menyalahgunakan proses pengadlian sebagai alat politik untuk menargetkan dua partai oposisi terbesar, Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) dan Jamaat-e-Islami.

Tahun lalu, Jamaat dilarang terlibat dalam pemilihan umum pada bulan Januari, yang dimenangkan oleh partai Liga Awami Hasina di tengah boikot dari BNP. Tahun ini, lebih dari 100 orang telah tewas dalam aksi protes menentang putusan pengadilan itu.

 

Sumber: Worldbulletin

Penulis: Qathrunnada

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rohah

Jawaban Brilian Seorang Imam

Seorang imam memberikan ceramah dan menjelaskan hadits tentang larangan memelihara anjing dan memajang gambar makhluk...

Senin, 03/11/2014 16:09 0

Philipina

Militan Abu Sayyaf Tembak Mati 6 Tentara Filipina

KIBLAT.NET, Sulu – Enam tentara Filipina ditembak mati pada hari Ahad (02/11), oleh kelompok jihad Abu...

Senin, 03/11/2014 15:33 0

Indonesia

Sebut Syiah Bukan Ancaman NKRI, Ulil Diminta Jangan Kebanyakan Teori

KIBLAT.NET, Jakarta – Aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial,...

Senin, 03/11/2014 15:07 1

Indonesia

Ada Kristenisasi Terselubung di Car Free Day Jakarta

KIBLAT.NET, Jakarta – Ada yang berbeda pada acara Car Free Day pada Ahad pagi (2/11) di...

Senin, 03/11/2014 14:06 2

Foto

Ini Aksi GIBAS Tolak Perayaan Asyura di Semarang

KIBLAT.NET – Sekelompok massa yang menamakan dirinya GIBAS, (Gerakan Bela Ahlulbayt & Shohabat) menggelar aksi demonstrasi...

Senin, 03/11/2014 11:34 0

Indonesia

MIUMI: Belokkan Isu, Syiah Tuding Kelompok Sunni Bersikap Takfiri

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) mengungkapkan bahwa ada isu...

Senin, 03/11/2014 11:00 0

Indonesia

Ribuan Warganya Tewas dalam Penjara, Rezim Suriah Paksa Pihak Keluarga Tandatangani Surat Palsu

KIBLAT.NET, Damaskus – Kejahatan rezim Bashar Assad terhadap warga Suriah belum berhenti. Baru-baru ini, lembaga...

Senin, 03/11/2014 10:27 0

Tarbiyah Jihadiyah

Kancah Perjuangan Menantimu !!!

Dominasi Barat menggenggam dan menguasai dunia telah berlangsung lama, setidaknya sejak berakhirnya perang dunia ke-2....

Senin, 03/11/2014 09:50 0

Indonesia

LAZIS Dewan Dakwah Gelar Pelatihan Kepemimpinan

KIBLAT.NET, Bogor – ‘’Sudahlah, silakan isi sendiri saja, pokoknya semuanya sangat baik,’’ ujar Encik Mohd...

Senin, 03/11/2014 09:36 0

Indonesia

Ratusan Massa GIBAS Gelar Aksi Tolak Asyura di Semarang

KIBLAT.NET, Semarang – Ratusan orang dari berbagai ormas Islam yang tergabung dalam GIBAS (Gerakan Bela...

Senin, 03/11/2014 08:36 0

Close