... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Anggota DPR Aceh Desak Pemerataan Pemberlakuan Hukuman Cambuk

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Banda Aceh – Belum meratanya pelaksanaan hukuman cambuk di seluruh provinsi Aceh, menundang sorotan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky SHI. Dia mendesak seluruh pemerintah kabupaten/kota di Aceh untuk memberlakukan hukuman cambuk bila ada tersangka yang melakukan pelanggaran. Selama ini, hukuman cambuk hanya sering dilakukan di Banda Aceh, dan beberapa kabupaten lainnya di Aceh.

“Harus merata, tidak boleh pincang dalam pelaksanaannya. Nanti malah yang melakukan pelanggaran syariat Islam yang sama di kabupaten A misalnya, tidak dicambuk. Sementara di kabupaten B malah dicambuk,” ujar politisi Partai Aceh ini ketika dimintai tanggapan oleh wartawan terkait belum meratanya pelaksanaan hukuman cambuk, Jumat (31/10/2014) siang.

Aturan hukum ini, menurut Iskandar, termaktub dalam Qanun Nomor 12 Tentang Khamar (minuman keras) dan sejenis nya, Qanun Nomor 12 Tentang Maisir (perjudian), dan Qanun Nomor 14 Tentang Khalwat (mesum). “Jadi, aturan hukum tentang hukuman cambuk sangat jelas, maka tidak boleh ada lagi oknum-oknum yang kebal hukum dalam pelanggaran syariat Islam.”

Ia melanjutkan, tidak meratanya pemberlakukan hukuman cambuk, baik itu kepada pelaku maisir (judi), khamar (miras) dan khalwat (berduaan selain mahram), justru dapat menimbulkan kecemburuan secara psikologis bagi masyarakat yang menerima hukuman tersebut.

“Harus disebutkan juga apa kendalanya sehingga masih ada kabupaten/ kota yang tidak melaksanakan hukuman cambuk ini,” ujar alumni UIN Ar-Raniry itu.

BACA JUGA  Kemenkes Ganti PDP dan ODP Covid-19 dengan Istilah Baru

Atau, kata dia, jangan pula ada pelaku pelanggaran syariat yang tidak dicambuk sama sekali. Padahal, ia terbukti bersalah melakukan kesalahan. Kondisi ini akan melemahkan penegakan syariat Islam di Aceh, karena para pengambil kebijakan telah berlaku tidak adil. “Kita tetap mendorong agar pelaksanaa syariat Islam secara kaffah terwujud hendaknya,” demikian ungkap anggota DPRA termuda ini

Menanggapi kritikan dari luar terhadap pelaksanaan hukuman cambuk di Aceh, Iskandar Farlaky menjelaskan, Aceh adalah daerah khusus (lex specialis). “Kultur Aceh berbeda dengan daerah lain, dan perlu juga diketahui untuk memperoleh disahkannya syariat Islam di Aceh banyak perjuangan yang dihadapi oleh ulama-ulama Aceh dahulu, maka dari itu mereka yang berpendapat negatif terhadap pelaksanaan syariat Islam di Aceh harus menghormati kearifan lokal tersebut,” pungkasnya.

 

Sumber: AtjehLink

Penulis: Qathrunnada


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Roket Gaza Hantam Wilayah Selatan Israel

KIBLAT.NET, Yerusalem – Sebuah roket yang ditembakkan dari Gaza, menghantam wilayah selatan Israel pada Jumat...

Ahad, 02/11/2014 11:46 0

Suriah

Digempur Mujahidin Jabhah Nushrah, Geng Oposisi Suriah Dukungan Amerika Kocar-kacir

KIBLAT.NET, Idlib –  Mujahidin Jabhah Nushrah di Idlib berhasil memukul mundur kelompok oposisi moderat dukungan...

Ahad, 02/11/2014 10:31 0

Inggris

DK PBB: Jumlah Pejuang Asing di Suriah dan Iraq Mencapai Skala yang Tak Terbayangkan

KIBLAT.NET, London – Dewan Keamanan PBB baru-baru ini menyebutkan sebanyak 15 ribu pejuang asing berangkat...

Sabtu, 01/11/2014 19:02 1

Mesir

Militer Mesir Bombardir Desa di Perbatasan Mesir-Gaza

KIBLAT.NET, Sinai – Militer Mesir membombardir sejumlah di desa di selatan kota Syaikh Zuwaid dan...

Sabtu, 01/11/2014 17:55 0

Suriah

Militer Rezim Eksekusi 45 Warga Sipil di Homs

KIBLAT.NET, Homs – Rezim Suriah kembali mempraktekkan genosida terhadap warga Suriah. Sedikitnya 45 warga sipil...

Sabtu, 01/11/2014 17:13 0

Suriah

Rezim Suriah Kuasai Kota Moruk, Pejuang FSA Salahkan Koalisi AS

KIBLAT.NET, Idlib – Pasukan Pembebasan Suriah (FSA) di pedesaan Idlib menyalahkan koalisi internasional atas kemajuan...

Sabtu, 01/11/2014 15:00 0

Info Event

Ikuti dan Semarakkan! Festival Muslimah MPI Yogyakarta pada 20-21 Desember 2014

KIBLAT.NET – Datang, ikuti dan raih manfaatnya, Festival Muslimah MPI Yogyakarta, yang akan diselenggarakan pada...

Sabtu, 01/11/2014 12:03 0

Amerika

Serangan Koalisi AS di Suriah dan Iraq, Picu Gelombang Pejuang Asing

KIBLAT.NET, Washington – Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan koalisi internasional di Suriah beberapa minggu terakhir justru...

Sabtu, 01/11/2014 11:23 0

Yaman

Pemberontak Syiah Houtsi Ancam Ambil Alih Kekuasaan dari Presiden Yaman

KIBLAT.NET, Sanaa – Pemberontak Syiah Houtsi mengultimatum presiden Yaman untuk membentuk pemerintahan dalam 10 hari....

Sabtu, 01/11/2014 11:00 0

Palestina

Tak Tahan dengan Kelakuan Israel, Pemuda Palestina Rindukan Intifadah

KIBLAT.NET, Al-Quds – Para pemuda Palestina semakin tidak tahan melihat tindakan Israel yang melarang umat Islam...

Sabtu, 01/11/2014 10:30 0

Close