... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Turki: Kami Belum Sepakat dengan AS Soal Pangkalan Udara

Foto: Turki

KIBLAT.NET, Ankara РPemerintah Turki membantah telah mengizinkan pasukan koalisi AS menggunakan pangkalan udara Incirlik di selatan Turki dalam rangka mendukung serangan AS ke Suriah. Pembicaraan hal tersebut masih berlangsung dan belum ada kesepakatan.

“Negara kami belum menyepakati hal baru dengan AS, yang membolehkan pangkalan udara kami digunakan pasukan koalisi,” tegas sumber yang meminta tidak disebutkan namanya di pemerintah Turki, seperti dilansir AFP dan dinukil Al-Jazeera, Senin (13/10).

Hal senada juga disampaikan sumber terpercaya di kantor Perdana Menteri Turki, seperti dilansir kantor berita Anadolu. Sumber itu menegaskan belum ada kesepakatan baru antara Turki dan AS tentang penggunaan pangkalan udara Turki untuk pasukan koalisi. Semuanya masih sebatas pembicaraan.

Sumber-sumber itu menunjukkan bahwa kesepakatan antara Turki dan AS sampai saat ini hanya sebatas membolehkan AS menggunakan pangkalan udara Turki untuk bantuan kemanusiaan, bukan militer. Mereka kembali menegaskan bahwa sikap pemerintah Turki tegas, tidak ada kesepakatan baru dengan AS.

Sebelumnya, para pejabat pertahanan Amerika mengaku pemerintah Turki telah setuju mengizinkan pasukan koalisi yang dipimpin oleh AS untuk menggunakan pangkalan-pangkalan negara itu dalam rangka meluncurkan serangan terhadap Daulah Islamiyah di Suriah dan Irak.

Para pejabat mengatakan, Ahad (12/10), mereka memperkirakan persetujuan itu akan mencakup Pangkalan Udara Incirlik, yang terletak kira-kira 100 kilometer dari perbatasan Turki dengan Suriah barat laut.

BACA JUGA  IM Gelar Konferensi Internasional di Turki Bahas Idelogi Terkini

Menteri Pertahanan Amerika, Chuck Hagel, mengatakan akses ke pangkalan itu ada di antara hal-hal yang telah diminta Amerika dari Turki.

Turki merupakan satu-satunya negara tetangga Suriah yang menolak bergabung dalam koalisi AS memerangi Daulah di Irak dan Suriah. Pemerintah Turki menilai bahwa serangan-serangan koalisi di Suriah hanya akan mengguntungkan rezim Bashar Al-Asad, bukan warga Suriah.

Seiring dengan perkembangan situasi di Suriah, Turki mulai melirik untuk bergabung dengan koalisi, terlebih setelah Daulah menembus wilayah Suriah yang berbatasan langsung dengan Turki. Akan tetapi, Turki memberikan sarat supaya dibuat wilayah penyangga, zona larangan terbang di utara Suriah, melatih faksi-faksi “moderat” dan mempersenjatai mereka dan menegaskan kembali bahwa tujuan utamanya adalah jantung rezim Suriah di Damaskus.
Sumber: Al-Jazeera/Voa
Penulis: Hunef

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

KPAI Minta Buku ‘Gaya Pacaran Sehat’ Segera Direvisi

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia meminta agar buku Pendidikan Jasmani dan Kesehatan SMA/MA/SMK...

Selasa, 14/10/2014 09:28 0

Suriah

Rezim Assad Lancarkan Serangan Udara Tersengit di Idlib dan Hama

KIBLAT.NET, Idlib – Serangan udara sengit kembali dilancarkan jet tempur Suriah pada Senin (13/10). Sedikitnya...

Selasa, 14/10/2014 09:09 0

Indonesia

Polisi Bandara Gagalkan Penyelundupan Amunisi di Jayapura

KIBLAT.NET, Jayapura – Upaya penyelundupan amunisi kembali digagalkan oleh kepolisian Kawasan Bandara Udara Sentani Kabupaten...

Selasa, 14/10/2014 08:22 0

Turki

Turki Tolak Klaim AS Boleh Gunakan Incirlik

KIBLAT.NET, Ankara – Turki belum mencapai kesepakatan baru untuk membolehkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan udara...

Selasa, 14/10/2014 08:00 0

Indonesia

Pemilik Benda Diduga Bom di Poso Terekam Kamera CCTV

KIBLAT.NET, Poso – Pemilik bengkel Suzuki memperlihatkan rekaman CCTV saat pemilik benda diduga bom meletakkan...

Senin, 13/10/2014 21:59 0

Indonesia

Wakapolres Poso: Benda Diduga Bom Belum Ada Kaitannya dengan Kelompok Manapun

KIBLAT.NET, Poso – Pihak kepolisan menyatakan, benda diduga bom yang diletakkan di dekat Mapolres Poso...

Senin, 13/10/2014 21:48 0

Indonesia

Termos Es Diduga Bom Tak Meledak, Tim Gegana Poso Disoraki Warga

KIBLAT.NET, Poso – Tim gegana dari Mapolres Poso siang tadi, Senin, (13/10) meledakkan sebuah benda...

Senin, 13/10/2014 21:08 0

Suriah

Di Pedesaan Damaskus, Aktivis Temukan Senjata Pemusnah Baru Rezim Assad

KIBLAT.NET, Damaskus – Aktivis Suriah baru-baru ini mengungkap senjata baru yang digunakan militer Bashar Assad...

Senin, 13/10/2014 20:19 0

Mesir

Polisi Mesir Serbu Dua Unversitas Terkemuka di Kairo

KIBLAT.NET, Kairo – Polisi yang didukung oleh kendaraan lapis baja menyerbu dua universitas terkemuka di...

Senin, 13/10/2014 19:17 0

Irak

Daulah Mengaku Bertanggungjawab Atas Serangan di Komplek Keamanan Kurdi

KIBLAT.NET, Anbar – Serangan bom syahid yang diduga dilakukan oleh Daulah/ISIS membunuh seorang kepala polisi...

Senin, 13/10/2014 18:27 0

Close