... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Menteri Israel Ancam Larang Umat Islam Masuki Al-Aqsha

Foto: Masjid Al Aqsha

KIBLAT.NET, Al Quds – Menteri Keamanan Publik Israel Yitzhak Aharonovich pada hari Senin (13/10) mengancam akan menutup kompleks Masjid Al-Aqsha bagi umat Islam setelah terjadi bentrokan antara polisi Israel dan umat Islam. Itu merupakan ancaman pertama yang dibuat oleh pejabat senior Israel sejak Israel menduduki Al-Quds (Yerusalem Timur) pada tahun 1967.

Seperti dikutip oleh radio Israel, Aharonovich mengatakan, ia tidak akan ragu untuk menutup Al-Aqsha bagi jamaah Muslim terkait kerusuhan baru-baru ini. Ia juga menyatakan bahwa Al-Aqsha juga telah ditutup untuk pengunjung Yahudi pada hari Ahad.

Tapi, penutupan Al-Aqsha diserahkan sepenuhnya kepada polisi Yerusalem untuk mengambil keputusan semacam itu, tambahnya.

Pada awal Senin, Wakil Ketua Knesset (parlemen Israel) Moshe Feiglin – di bawah pengawalan ketat polisi Israel – telah memaksa masuk ke kompleks Al-Aqsha.

Penyusupan itu terjadi di tengah bentrokan antara pemuda Muslim dan polisi Israel. Polisi Israel menyerbu tempat suci di awal pagi dan mencoba secara paksa mengusir jamaah Palestina dari daerah itu, kata saksi mata.

Bentrokan terjadi hanya satu hari setelah Feiglin menyerukan penyerbuan terhadap Kompleks Masjid Al-Aqsha pada hari Senin dalam kesempatan Sukkot, festival ziarah Yahudi selama seminggu yang dimulai Rabu lalu.

Dalam pernyataan yang dimuat di situsnya, Feiglin menyerukan orang-orang Yahudi untuk berkumpul di luar kompleks masjid pada pukul 06:30 pagi, pada Senin sebelum menyerbu Al-Aqsha.

BACA JUGA  Penyebaran Corona Tak Hentikan Israel Tangkapi Warga Palestina

Kelompok Palestina juga menyerukan dan menungundang umat Islam untuk berbondong-bondong ke masjid Al-Aqsha.

“Beberapa penjahat yang diizinkan masuk ke situs hari ini berasal dari Harakah Islamiyah di Israel dan Hamas, mereka akan ditangkap,” kata Aharonovich seperti dikutip dari situsnya.

Sementara itu, Yordan akan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran Israel di tempat suci di Al-Quds, kata seorang menteri kabinet Yordania pada Senin, (13/10).

“Yordan akan mengambil langkah-langkah politik dan hukum yang diperlukan untuk membuat Israel berkomitmen pada perjanjian damai  [Jordan-Israel pada tahun 1994],” kata Menteri Informasi Mohamed al-Momani, yang juga menjabat sebagai juru bicara pemerintah, kepada Anadolu Agency.

Dia mengatakan ekstremisme bisa memicu perang sektarian di Timur Tengah, ia juga mengecam pelanggaran Israel terhadap warga Palestina di Yerusalem dan Masjid Al-Aqsha.

Al-Momani menggambarkan serangan ini sebagai ‘agresi terang-terangan’ terhadap negaranya dan ‘pelanggaran’ terhadap norma-norma internasional.

Seperti dikutip dari kantor berita milik pemerintah Yordan, Petra, ia juga mengecam pemukulan dan penahanan umat Islam yang dilakukan pasukan keamanan Israel di dalam kompleks Masjid Al-Aqsha.

Pemerintah Israel juga dikecam atas pendudukan halaman kompleks masjid dan atap pada Senin pagi, ia juga mengutuk seringnya penggunaan kekuatan brutal oleh Israel untuk mengusir jamaah Muslim dari kompleks masjid.

Dalam beberapa bulan terakhir, kelompok ekstremis pemukim Yahudi – biasanya dikawal oleh pasukan keamanan Israel – telah berulang kali memaksa masuk ke tempat suci.

BACA JUGA  Abaikan Corona, Tentara Israel Masih Tangkapi Warga Palestina

Bagi umat Islam, Al-Aqsha merupakan situs paling suci ketiga di dunia. Sementara, Yahudi, yang menybut Al-Aqsha sebagai “Temple Mount,” mengklaim bahwa tempat itu adalah kuil Yahudi terkemuka sejak zaman lampau.

Pada September 2000, kunjungan kontroversial politisi Israel Ariel Sharon ke Al-Aqsha memicu “Intifadah Kedua,” pemberontakan rakyat melawan pendudukan Israel, yang menewaskan ribuan warga Palestina.

 

Editor: Qathrunnada

Sumber: Anadolu Agency


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

ACT Distribusikan 237 Truk Tanki Air Bersih Ke Wilayah Kekeringan

KIBLAT.NET, Jakarta – Tim Aksi Cepat Tanggap untuk Bencana Kekeringan, menyiapkan 237 truk tanki berisi air...

Selasa, 14/10/2014 11:29 0

Indonesia

Kerap Tayangkan Adegan Tak Pantas, KPI Hentikan Sinetron Ganteng-ganteng Serigala

KIBLAT.NET, Jakarta -Meski Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah melayangkan teguran demi teguran terhadap program sinetron...

Selasa, 14/10/2014 11:14 1

Australia

Ribuan Tentara Australia Tak Puas dengan Gaji dari Pemerintah

KIBLAT.NET, Canberra – Ribuan Tentara Nasional Australia menyatakan ketidakpuasannya soal tawaran gaji, yang diajukan dengan...

Selasa, 14/10/2014 10:44 0

Turki

Turki: Kami Belum Sepakat dengan AS Soal Pangkalan Udara

KIBLAT.NET, Ankara – Pemerintah Turki membantah telah mengizinkan pasukan koalisi AS menggunakan pangkalan udara Incirlik di...

Selasa, 14/10/2014 10:03 0

Indonesia

KPAI Minta Buku ‘Gaya Pacaran Sehat’ Segera Direvisi

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia meminta agar buku Pendidikan Jasmani dan Kesehatan SMA/MA/SMK...

Selasa, 14/10/2014 09:28 0

Indonesia

Polisi Bandara Gagalkan Penyelundupan Amunisi di Jayapura

KIBLAT.NET, Jayapura – Upaya penyelundupan amunisi kembali digagalkan oleh kepolisian Kawasan Bandara Udara Sentani Kabupaten...

Selasa, 14/10/2014 08:22 0

Turki

Turki Tolak Klaim AS Boleh Gunakan Incirlik

KIBLAT.NET, Ankara – Turki belum mencapai kesepakatan baru untuk membolehkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan udara...

Selasa, 14/10/2014 08:00 0

Indonesia

Pemilik Benda Diduga Bom di Poso Terekam Kamera CCTV

KIBLAT.NET, Poso – Pemilik bengkel Suzuki memperlihatkan rekaman CCTV saat pemilik benda diduga bom meletakkan...

Senin, 13/10/2014 21:59 0

Indonesia

Wakapolres Poso: Benda Diduga Bom Belum Ada Kaitannya dengan Kelompok Manapun

KIBLAT.NET, Poso – Pihak kepolisan menyatakan, benda diduga bom yang diletakkan di dekat Mapolres Poso...

Senin, 13/10/2014 21:48 0

Indonesia

Termos Es Diduga Bom Tak Meledak, Tim Gegana Poso Disoraki Warga

KIBLAT.NET, Poso – Tim gegana dari Mapolres Poso siang tadi, Senin, (13/10) meledakkan sebuah benda...

Senin, 13/10/2014 21:08 0

Close