... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

India Kembali Tangkap 140 Orang dalam Bentrokan Agama di Gujarat

Foto: ilustrasi

KIBLAT.NET, Vadodara – Polisi di India barat menangkap 140 orang setelah terjadinya penikaman terhadap dua orang dalam bentrokan antara Hindu dan Muslim yang menimbulkan puluhan orang terluka, bentrokan dipicu oleh gambar yang diposting di Facebook, kata para pejabat, Senin (29/9).

Bentrokan agama di negara bagian Gujarat terjadi bertepatan dengan kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi ke Amerika Serikat, yang akan bertemu dengan Presiden Barack Obama pada hari Senin dalam perjalanan mempromosikan potensi ekonomi India.

Selama hampir satu dekade Modi tidak diperbolehkan ke Amerika Serikat. Washington mencabut visanya pada tahun 2005 atas tuduhan terlibat kekerasan intoleransi agama dalam kerusuhan tiga tahun sebelumnya di Gujarat, ketika ia menjabat sebagai menteri negara.

Pemerintah Gujarat mengerahkan polisi anti huru hara untuk mengendalikan bentrokan di kota Vadodara selama akhir pekan, pemerintah juga meminta kepada para pemimpin agama untuk turun tangan menahan pengikut mereka. Layanan mobile internet dan pesan teks massal telah diblokir selama empat hari sebagai langkah pencegahan.

“Kami menangkap 140 orang pada Ahad malam setelah dua orang ditikam,” ujar komisaris polisi kota Vadodara, E. Radhakrishnan. “Yang terluka berada di bawah observasi medis dan orang-orang yang telah ditangkap sedang diinterogasi,” tambahnya.

Bentrokan agama dipicu penyebaran sebuah gambar secara luas di situs media sosial Facebook yang dianggap telah melecehkan Islam, kata seorang pejabat senior pemerintah kota.

BACA JUGA  Kelompok HAM Internasional Serukan Tunda Repatriasi Muslim Rohingya

India memiliki sejarah gelap kekerasan agama, terutama kekerasan agama oleh mayoritas Hindu terhadap Muslim, yang jumlahnya lebih dari 150 juta orang, sehingga menjadikan India sebagai negara yang memiliki penduduk Muslim terpadat ketiga di dunia.

Modi memperebutkan suara pada pemilihan umum 2014 dari Vadodara, tetapi ia menyerahkan kursi untuk Varanasi, kota suci Hindu di India utara, di mana ia juga memenangkan suara.

Setidaknya 1.000 orang, sebagian besar Muslim, terbunuh selama sebulan kerusuhan di Gujarat pada tahun 2002. Kritikus mengatakan Modi tidak melakukan tindakan yang cukup untuk menghentikan kekerasan, bahkan memicu kekerasan itu.

Sebuah lembaga nirlaba AS mengajukan gugatan perdata pada hari Kamis, bertepatan waktu mempermalukan Modi selama perjalanan ke New York dan Washington, serta menuntut kompensasi dan hukuman atas tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan selama kerusuhan 2002.

Human Rights Watch mengatakan pada pekan lalu, Obama harus mengekspresikan keprihatinan kepada Modi terkait potensi kekerasan komunal dan menambahkan akan lebih baik jika Obama “menghindari pujian yang berlebihan” dari pemimpin India secara pribadi.

 

Editor: Qathrunnada

Sumber: Worldbulletin

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Jamaah Ansharus Syariah Semarang Datangi Gramedia Terkait Pelecehan Islam

KIBLAT.NET, Semarang – Jamaah Ansharus Syariah (JAS) Semarang pada Selasa pagi (30/9) mendatangi kantor Gramedia...

Selasa, 30/09/2014 12:58 0

Turki

Turki Kerahkan Sejumlah Tank di Perbatasan Suriah

KIBLAT.NET, Ankara – Tank dan kendaraan lapis baja Turki ditempatkan di sebuah bukit yang menghadap...

Selasa, 30/09/2014 12:31 0

Editorial

Editorial: UU Pilkada, Ahok dan Umat Islam

Riuh rendah sengketa soal pemilihan kepala daerah (pilkada) menjadi perhatian publik akhir-akhir ini. Muaranya ada...

Selasa, 30/09/2014 09:45 0

Artikel

Inilah Mitra Utama Koalisi AS Beserta Perannya dalam Perang di Irak dan Suriah

KIBLAT.NET – Amerika Serikat membentuk dan memimpin langsung koalisi internasional untuk menghadapi pejuang Daulah Islamiyah...

Selasa, 30/09/2014 08:21 2

Wilayah Lain

Netanyahu: Iran Lebih Berbahaya Dibanding ISIS

KIBLAT.NET, New York – Perdana Menteri Israel pada Senin (29/09) menyatakan bahwa Iran merupakan ancaman...

Selasa, 30/09/2014 08:02 0

Indonesia

Sambut Idul Adha, Rumah Khitan Poso Gelar Khitanan Massal Gratis

KIBLAT.NET, Poso – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha yang sebentar lagi tiba, Rumah...

Selasa, 30/09/2014 07:13 0

Wilayah Lain

Aktor Penggerak Genosida Muslim Bosnia, Radovan Karadzic Dituntut Seumur Hidup

KIBLAT.NET, Den Haag – Para jaksa kejahatan perang menyatakan mantan pemimpin Serbia Bosnia, Radovan Karadzic...

Selasa, 30/09/2014 07:03 0

Indonesia

Densus 88 Tangkap Asrul di Dalam Rumah, Keluarga Trauma

KIBLAT.NET, Poso – Penangkapan yang dilakukan Densus 88 terhadap Asrul, warga Poso pada Jum’at, (26/09)...

Selasa, 30/09/2014 06:56 0

Indonesia

Kasus Penyerangan Jamaah Katolik di Sleman, Abdul Kholik Dituntut 4 Bulan

KIBLAT.NET, Sleman – Setelah minggu lalu mendengar keterangan saksi dari penasihat hukum Abdul Kholik, Pengadilan...

Selasa, 30/09/2014 05:49 0

Indonesia

Anggap Wilayahnya Sama dengan Saudi, Bupati Maros Tetapkan Idul Adha Hari Sabtu

MAROS – Bupati Maros Hatta Rahman menegaskan Pemkab Maros akan merayakan hari raya Idul Adha...

Selasa, 30/09/2014 00:43 0

Close