... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Bentrokan di Perbatasan Myanmar, Militer Thailand Tingkatkan Kesiagaannya

KIBLAT.NET, Bangkok – Militer Thailand meningkatkan status “siaga tinggi” di perbatasan barat lautnya dengan Myanmar setelah pertempuran antara tentara pemerintah dan kelompok yang berafiliasi dengan tentara pembebasan lokal. Bentrokan itu menyebabkan ditutupnya jalur perdagangan utama.

Pada hari Ahad, (28/09), surat kabar Bangkok Post melaporkan Letjen Preecha Chan-o-cha mengatakan bahwa bentrokan itu terjadi 4-5 kilometer dari perbatasan Thailand. Granat berpeluncur roket dan mortir ditembakkan di pusat kota negara tetangga, Myawaddy.

Myawaddy yang terletak di tenggara Myanmar, dipisahkan oleh Sungai Moei dari kota Thailand yang berbatasan dengan Mae Sot – titik perdagangan paling penting antara kedua negara.

Para pemberontak diyakini dari Tentara Kebajikan Buddha Demokrat Karen (DKBA), sebenarnya pernah menandatangani gencatan senjata dengan pemerintah Myanmar pada tahun 1994. Gencatan senjata itu terjadi setelah adanya pertukaran untuk bantuan keuangan pada ketentuan yang mendukung serangan terhadap milisi Uni Nasional etnis Karen dan sayap politik Kristen Demokrat Tentara Pembebasan Nasional Karen yang memisahkan mereka dari DKBA pada Desember 1994.

The KNLA, salah satu tentara pemberontak yang lebih besar di Myanmar, telah berjuang untuk penentuan nasib sendiri rakyat Karen – sekelompok etnis yang telah tinggal terutama di dilanda konflik Karen, di Myanmar selatan dan tenggara – sejak tahun 1949.

Kepala Distrik Mae Sot, Preecha Jaipetch mengatakan kepada Bangkok Post bahwa lima orang tewas dalam bentrokan, sementara 10 lainnya luka-luka, dari kedua belah pihak.

Penyebrangan antara dua kota itu ditutup atas permintaan militer Myanmar, pada Sabtu pagi, namun dibuka kembali sore hari setelah pertempuran mereda, lapor surat kabar itu.

Panglima Angkatan Darat dan Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha, menempatkan militer Thailand dalam kondisi “siaga tinggi”. Mereka memerintahkan pengiriman bala bantuan di sepanjang perbatasan.

The Bangkok Post melaporkan bahwa permusuhan antara pasukan Myanmar dan Karen telah meningkat di wilayah tersebut sejak Agustus ketika DKBA mulai memblokir dan menuntut “pajak” pembayaran atas barang yang masuk ke negara itu dari Thailand.

Tentara Myanmar juga telah mulai menghentikan semua faksi Karen yang berseragam atau membawa senjata memasuki daerah perkotaan. Pasukan Karen kemudian merespon dengan melarang tentara Myanmar dari melakukan hal yang sama.

Laporan Post mengatakan bahwa bentrokan terbaru itu disebabkan oleh pelanggaran terhadap “larangan” itu.

 

Editor: Fajar Shadiq

Sumber: Bangkok Post


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Empat Pekerjanya Tewas Lagi, PT Freeport Hentikan Aktivitasnya

KIBLAT.NET, Jakarta – PT Freeport Indonesia menghentikan sementara aktivitasnya di pertambangan Grasberg, Sabtu, (27/09) setelah empat...

Ahad, 28/09/2014 21:28 0

News

Marty: Hak Veto PBB Sudah Tak Sesuai Zaman dan Harus Dihapus

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Luar Negeri RI, Marty Natalegawa menyatakan, Indonesia masih konsisten menolak penggunaan...

Ahad, 28/09/2014 21:17 0

Indonesia

105 Anak Yatim Korban Tsunami Aceh Tunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

KIBLAT.NET, Aceh – Raja Saudi secara khusus mengundang 105 anak yatim korban tsunami Aceh untuk...

Ahad, 28/09/2014 20:10 0

Inggris

Jenderal Inggris: Serangan Udara Saja Takkan Mampu Kalahkan Daulah

KIBLAT.NET, London – Petinggi militer Inggris Raya memperingatkan bahwa serangan udara saja tidak akan mampu...

Ahad, 28/09/2014 19:46 0

Suriah

Serangan Koalisi AS ke Suriah Targetkan Jaringan Al-Qaidah

KIBLAT.NET, Deir Zour – Pada saat media massa terpana dengan kelompok yang disebut ‘Grup Khurasan’ di Suriah,...

Ahad, 28/09/2014 19:08 0

Palestina

Di Depan Majelis Umum PBB, Palestina: Sudah Saatnya Penjajahan Israel Berakhir

KIBLAT.NET, New York – Tidak ada lagi nilai dalam pembicaraan perdamaian dengan Israel kecuali jika...

Ahad, 28/09/2014 18:49 0

Yaman

2 Mujahidin AQAP Gugur Akibat Serangan Drone AS

KIBLAT.NET, Al Jawf – Otoritas di provinsi Al-jawf, Yaman utara mengatakan kepada media Arab bahwa...

Ahad, 28/09/2014 18:40 0

News

Tentara Iran Akan Masuk ke Irak Jika Pejuang Daulah Dekati Perbatasan

KIBLAT.NET, Teheran – Iran mengancam akan menyerang Daulah Islamiyah (IS) di Irak jika mereka mendekati...

Ahad, 28/09/2014 18:32 0

Yaman

Mujahidin Ansharus Syariah Serang Kedutaan AS di Yaman

KIBLAT.NET, Sanaa – Kelompok pejuang yang terkait dengan Al-Qaidah melancarkan serangan roket terhadap kedutaan besar...

Ahad, 28/09/2014 18:22 0

Suriah

Amerika dan Sekutunya Khawatir, Mujahidin Jangkau Perbatasan ‘Israel’

KIBLAT.NET, Dataran Golan – Serangan AS dan sekutunya ke Suriah diyakini sejumlah Mujahidin Suriah sebagai...

Ahad, 28/09/2014 16:22 0

Close
CLOSE
CLOSE