Ansar Shariah Libya Terlibat Pertempuran Sengit dengan Milisi Haftar

KIBLAT.NET, Benghazi – Bentrokan antara pasukan jenderal pemberontak Khalifa Haftar dan para pejuang meletus di kawasan timur kota Benghazi Libya, pada Rabu, (20/08) menewaskan sedikitnya lima orang, kata sumber-sumber medis dan militer.

Ledakan keras dan suara bising pesawat yang berputar-putar di atas kota pelabuhan memekakkan telinga warga pada malam hari di distrik Lithi, di mana kekuatan milisi jenderal Khalifa Haftar dan brigade pejuang Ansar al-Sharia tengah berperang.

Sejumlah keluarga nampak mengemasi barang-barang berharga miliknya untuk menghindari pertempuran, yang berlangsung selama berjam-jam, kata penduduk.

Kedua belah pihak telah bertempur sejak siang hari di pinggiran kota, di mana lima orang dari unit milisi Haftar tewas dan 16 terluka, kata petugas medis.

Benghazi, rumah bagi beberapa perusahaan minyak, telah jatuh ke dalam anarki sejak Haftar menyatakan perang terhadap para pejuang lokal, yang dituduh terkait gerakan Ikhwanul Muslimin, menggunakan pesawat perang dan senjata anti-pesawat lainnya. Meskipun demikian, para pejuang pada awal bulan ini menyerbu kamp militer utama yang Haftar telah coba untuk merebut kembali bersama-sama dengan pasukan tentara Libya.

Negara tetangga Libya dan negara-negara Barat khawatir negara produsen minyak itu akan berubah menjadi negara gagal karena pemerintah pusat yang lemah tidak mampu mengendalikan mantan pemberontak yang membantu menggulingkan Muammar Gaddafi tahun 2011 tapi sekarang turut bersaing untuk menguasai pemerintahan.

Ibukota Tripoli telah berubah menjadi medan perang sejak bulan lalu, ketika brigade Haftar dari Misrata menyerang kelompok pejuang dari Zintan, yang juga terletak di barat Libya, untuk mengusir mereka dari ibukota.

 

Editor: Fajar Shadiq

Sumber: World Bulletin

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat