... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Amerika Larang Maskapainya Terbang di Atas Langit Suriah

Foto: Pesawat sipil

KIBLAT.NET, Washington – Badan pemerintah yang mengatur penerbangan AS, FAA telah melarang semua maskapai Amerika terbang di atas Suriah. FA beralasan, konflik yang berkepanjangan di Suriah telah menimbulkan “ancaman potensial yang serius.”

FAA sebelumnya telah memperingatkan kapal pengangkut Amerika Serikat untuk menghindari terbang di atas langit Suriah. Aturan baru mengharuskan operator untuk menghubungi FAA sebelum beroperasi di wilayah udara tersebut.

Badan itu mengatakan langkah itu diambil setelah “penilaian atas risiko diperbarui” dan sedikitnya maskapai yang ingin terbang di wilayah udara negara yang berkonflik sejak Maret 2011.

“Konflik bersenjata dan situasi keamanan tak menentu yang sedang berlangsung di Suriah merupakan ancaman potensial serius terhadap penerbangan sipil,” kata FAA dalam sebuah pernyataan.

Maskapai-maskapai pesawat telah memberikan perhatiannya secara serius atas jalur penerbangan di atas zona konflik sejak Malaysia Airlines nomor penerbangan MH17 telah jatuh oleh rudal SAM pada bulan lalu, saat berada di atas bagian timur Ukraina, di mana separatis pro-Rusia berperang melawan pasukan Ukraina. Seluruh awak dan penumpang pesawat yang berjumlah 298 orang di dalamnya tewas.

FAA juga mengatakan “elemen oposisi” telah memperingatkan maskapai penerbangan sipil tidak untuk memberikan layanannya kepada Suriah. Kelompok-kelompok bersenjata di negara tersebut diketahui dilengkapi dengan senjata anti-pesawat yang bisa mengancam pesawat sipil, kata lembaga itu.

Larangan tersebut berlaku untuk semua pesawat AS yang terdaftar, operator komersial dan pilot yang memiliki lisensi FAA. Ada pengecualian bagi penerbangan yang dioperasikan dengan izin pemerintah AS dan pesawat yang terdaftar di AS, tetapi dioperasikan oleh operator asing.

BACA JUGA  Kecanduan Vape, Paru-paru Remaja Ini Seperti Usia 70 Tahun

FAA bulan ini juga membatasi penerbangan AS dan operator komersial untuk terbang di atas wilayah Irak saat konflik bersenjata mengamuk dan Amerika Serikat melancarkan serangan udara.

Informasi yang ditemukan di flightradar24.com, sebuah website yang menyediakan  layanan pelacakan penerbangan secara real-time, menunjukkan bahwa sebagian besar penerbangan komersial utama menghindari kedua wilayah udara Suriah dan Irak.

 

Editor: Fajar Shadiq

Sumber: World Bulletin

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

DR Abdullah Azzam, Panutan Syaikh Utaibi dalam Mendidik Anak

KIBLAT.NET – Hari ini siapa yang tidak kenal Syaikh Abdullah Azzam rahimahullah. Seorang tokoh jihad...

Selasa, 19/08/2014 15:01 2

Australia

Ratusan Warga Australia Berjihad dengan Pejuang Irak dan Suriah

KIBLAT.NET, Sydney – Pemerintah Australia memperkirakan 150 warga Australia telah terbang ke luar negeri untuk...

Selasa, 19/08/2014 14:33 0

Indonesia

Tolak Dituding PKI, Legislator PDI-P Malah Usul Cabut Pelarangan PKI

KIBLAT.NET, Jakarta – Belum lama ini kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) marah dengan tudingan...

Selasa, 19/08/2014 09:41 0

Artikel

18 Agustus 1945, Dihapusnya Syariat Islam dalam Piagam Jakarta

KIBLAT.NET – Mohammad Natsir menyebut Piagam Jakarta sebagai tonggak sejarah bagi tercapainya cita-cita Islam di...

Senin, 18/08/2014 20:02 4

Indonesia

Prosedur Penanganan Kasus Berbelit-belit, Kapolres Poso: Dari Zaman Belanda Begitu Sistemnya

KIBLAT.NET, Poso – Penanganan laporan dari masyarakat kepada pihak kepolisian yang melalui proses berbelit-belit menjadi...

Senin, 18/08/2014 19:42 0

Opini

Diskriminasi Kaum Muslim di Bali, Belajar dari Kasus Hypermart

KIBLAT.NET – Beberapa waktu yang lalu kita mendapatkan kabar tentang perlakuan diskriminatif terhadap sebagian kaum...

Senin, 18/08/2014 19:19 0

Indonesia

Soal Larangan Jilbab, Dirjen Bimas Hindu: Hargai Eksistensi Agama Mayoritas di Bali

KIBLAT.NET, Denpasar – Bali kembali menjadi sorotan, lagi-lagi terkait masalah pelarangan Jilbab. Sebagaimana diketahui, Bali...

Senin, 18/08/2014 13:04 8

Tarbiyah Jihadiyah

Ash-Shidq, Bekal Meraih Kejayaan Islam (Bag. 2)

Lanjutan dari judul “Ash-Shidq, Pembuka Tabir Kesamaran (Bag. 1)”. Silahkan klik di sini  untuk membacanya....

Senin, 18/08/2014 11:04 0

Eropa

Milisi Pemberontak Tembak Jatuh Jet Tempur Ukraina

KIBLAT.NET, Donetsk – Milisi pemberontak pada Ahad, (17/08) menembak jatuh satu jet tempur Ukraina menjelang perundingan...

Senin, 18/08/2014 09:13 0

Indonesia

LACTI: Semangat Merdeka dari Indonesia untuk Dunia

KIBLAT.NET, Jakarta – Bertolak dari momentum peringatan kemerdekaan Indonesia, lembaga kemanusiaan global Aksi Cepat Tanggap...

Ahad, 17/08/2014 21:25 0

Close