... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Raja Saudi Kecam Kelambanan Internasional Sikapi Kejahatan Perang Israel

Foto: Raja Arab Saudi, Abdullah bin Abdul Aziz

KIBLAT.NET, Riyadh – Raja Arab Saudi Abdullah pada hari Jumat (1/8) mengkritik kelambanan dunia internasional atas serangan Israel di Gaza, yang digambarkan sebagai pembantaian massal dan “kejahatan perang terhadap kemanusiaan”, dalam pidato yang dibacakan atas namanya di televisi negara.

“masyarakat internasional yang diam-diam telah mengamati apa yang terjadi di seluruh wilayah Gaza, tidak peduli dengan apa yang terjadi di sana, seolah-olah apa yang terjadi di sana bukan hal yang perlu dikhawatirkan, Diamnya mereka tidak memiliki alasan pembenaran,” Kata Abdullah dalam sambutannya.

Arab Saudi, tempat kelahiran Islam, memandang dirinya sebagai pemimpin dunia Muslim dan pemain utama di Timur Tengah. Tapi eksportir minyak terbesar di dunia itu hanya memainkan peran yang rendah dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik di Gaza, meninggalkan upaya Arab utama untuk sekutu dekatnya Mesir dan sesama Teluk monarki Qatar.

“Kami melihat darah saudara kami di Palestina ditumpahkan dalam pembantaian secara kolektif yang tidak mengecualikan siapa pun, dan kejahatan perang terhadap kemanusiaan tanpa adanya sanggahan kemanusiaan atau moralitas,” kata Abdullah dalam pidato singkat tersebut.

“Masyarakat (internasional), yang telah memperhatikan secara diam-diam apa yang terjadi di seluruh wilayah Gaza, telah acuh tak acuh terhadap apa yang terjadi, seolah-olah apa yang terjadi disana bukan hal yang perlu dikhawatirkan, Diamnya mereka tidak memiliki alasan pembenaran,”

BACA JUGA  Arab Saudi Ingin Perkaya Uranium untuk Tenaga Nuklir

Pidatonya, yang berfokus utama pada apa yang dia sebut sebagai ancaman meluasnya militansi di Timur Tengah-lebar, muncul setelah beberapa warga Saudi di media sosial, termasuk ulama terkemuka mengkritik sikap diam Riyadh terhadap krisis Gaza.

Kebijakan kerajaan terhadap Gaza dibayangi oleh pandangan mereka terhadap Hamas, gerakan yang memiliki link ideologis dan politis dengan Ikhwanul Muslimin, yang dianggap Riyadh sebagai organisasi teroris.

Sejak terjadinya serangan udara dan darat Israel, ekspresi kecaman publik Arab Saudi terhadap aksi kekerasan sebagian besar terbatas pada pernyataan setelah pertemuan kabinet mingguan, dan janji bantuan kemanusiaan.

Koran besar yang sering mengikuti garis resmi Arab Saudi, sering menurunkan berita tentang serangan Israel ke Gaza yang berbeda tajam dengan kenyataannya.

Beberapa editorial mengambil kebijakan menyalahkan Hamas atas terjadinya pertumpahan darah di Gaza bukan kepada Israel, yang telah menewaskan 1.509 warga Palestina, sebagian besar warga sipil. Sekira 66 warga Israel tewas, 63 dari mereka adalah tentara.

Riyadh mengambil peran lebih menonjol di masa lalu dalam konflik Israel-Palestina. Saudi mensponsori inisiatif perdamaian Arab pada 2002 dengan menawarkan kepada negara Yahudi diakhirinya konflik dengan semua negara-negara Arab, sebagai imbalannya Israel menerima pembentukan negara Palestina dan dikembalikannya pengungsi Palestina. Namun, Israel menolak usul Saudi.

Namun, sejak serangan dimulai, Raja Abdullah telah bertemu dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, Amir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani dan Sekretaris Umum PBB Ban ki-Moon untuk membahas krisis.

BACA JUGA  Lagi, Ulama Saudi Ditangkap Setelah Kritik Otoritas Hiburan Umum

Konflik di Gaza bertepatan dengan upaya Saudi untuk menavigasi berbagai krisis regional, termasuk kekacauan politik di Mesir, dua pemberontakan terpisah di Yaman dan perang di Irak dan Suriah.

Gejolak di daerah ini dipengaruhi oleh persaingan sengit Arab Saudi dengan kekuatan Syiah Iran dan kekhawatiran atas meningkatnya pengaruh yang diberikan oleh kelompok-kelompok militan.

Dalam sambutannya, Abdullah mengutuk militan yang katanya telah membunuh orang yang tidak bersalah dan memutilasi tubuh mereka, dan menganggapnya bertentangan dengan ajaran Islam.

Dia juga meminta para pemimpin daerah dan ulama untuk mencegah pembajakan ajaran Islam oleh militan.

Lebih lanjut ia mengaku kecewa dengan tidak adanya tindak lanjut dari negara lain atas proposal pendirian pusat internasional untuk memerangi terorisme pada dua tahun lalu.

Israel melancarkan ofensif di Gaza pada tanggal 8 Juli, melancarkan pemboman dari udara dan laut. Serta, mengirim Tank dan infanteri ke wilayah berpenduduk 1,8 juta itu pada 17 Juli.

Pejabat Gaza mengatakan sedikitnya 1.499 warga Palestina, kebanyakan warga sipil telah tewas dan 7.000 orang terluka. Enam puluh satu tentara Israel tewas dan lebih dari 400 orang terluka. Tiga warga sipil juga tewas oleh roket Palestina di Israel.

Editor: Qathrunnada

Sumber: Worldbulletin

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Raja Saudi Kecam Kelambanan Internasional Sikapi Kejahatan Perang Israel”

  1. luqman

    masalah negara lain tidak perlu dicampur, seharusnya raja saudi itu ngurus penduduknya yang kebanyakan masih miskin karna kekayaan negara dihabiskan oleh raja dan keluarganya. kenapa sekarang baru ngeributin israel-palestin? kenapa nggak dari dulu? ya karna di palestin itu salah satu sumber teroris, dan arab saudi + mesir sebagai negara yang berbatasan langsung dengan gaza, tahu akan hal itu dan tidak mau terlibat di dalamnya.
    kalo lihat dari sejarah, seharusnya palestine dan umat muslim tahu, bahwa muhamad pun mengakui otoritas kitab taurat. di kitab taurat itu tertulis batas2 daerah israel. jadi kalo palestin mengkalim bahwa itu miliknya, ya keliru. wong raja Daud asalnya dari Bethlehem yang notabene adalah wilayah Yehuda, Israel kenapa tiba2 sekarang jadi wilayah palestin? apa hanya karna palestin islam sehingga negara2 islam membelanya? bukankah di palestin sendiri ada banyak agama selain islam? dan bukankah salah 1 istri yasser arafat adalah orang kristen? kalo seandainya makam muhamad diledakkan oleh ISIS karna niatnya untuk menghancurkan berhala/musyrik, kenapa raja Saudi menjadi kuatir, dan mungkin umat islam ngamuk? bukankah ISIS sedang menjalankan perintahnya muhamad, yang nota bene tertulis dalam quran adn hadits yang sahih?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Editorial

Editorial: Paranoid ISIS Indonesia

KIBLAT.NET — Dunia Islam masih dirundung keprihatinan mendalam akibat tragedi kemanusiaan di Gaza dan Suriah,...

Sabtu, 02/08/2014 13:12 10

Indonesia

Munarman: BNPT, Densus dan UU Anti Terorisme Hanya Ditujukan pada Islam

KIBLAT.NET, Jakarta – Insiden penembakan dua aparat kepolisian di Kabupaten Lanny Jaya, Papua pada Senin,...

Rabu, 30/07/2014 11:12 6

Munaqosyah

Abu Qatadah Al-Falistini: Mencari Kesyahidan Itu Tujuan Perseorangan, Bukan Jamaah

“Celakalah kaum yang melihat tiada tujuan selain kekuatan.” (Mutsanna bin Haritsah; Sungai Eufrat 675 H)...

Rabu, 30/07/2014 04:55 1

Artikel

Bolehkah Kita Bersukacita pada Hari Raya, Sedangkan Suriah dan Gaza Teraniaya?

KILAT.NET – KILAT.NET – Bagaimana kita bergembira pada Idul Fitri ini, sedangkan saudara-saudara kita di...

Rabu, 30/07/2014 03:54 3

Rohah

Syaikh Al-Arifi ‘Masuk’ Rumah Sakit Jiwa

Aku sedang pergi ke sebuah negeri untuk memberi sebuah tausiyah. Aku memberi 2 materi tausiyah...

Selasa, 29/07/2014 21:24 1

Indonesia

Densus 88 Tak Diterjunkan, Mabes Polri Malah Bentuk Tim Khusus Buru Teroris Papua

KIBLAT.NET, Lanny Jaya – Mabes Polri mengutuk aksi penembakan di Papua yang menyebabkan dua anggotanya tewas...

Selasa, 29/07/2014 20:16 1

Indonesia

Tembak 2 Polisi Hingga Mati, Perusuh Papua Tak Pernah Dijuluki Teroris

KIBLAT.NET, Lanny Jaya – Meski kerap menghabisi nyawa aparat kepolisian maupun TNI, kelompok teror Papua...

Selasa, 29/07/2014 20:03 3

Indonesia

Kelompok Teroris Papua Pimpinan Enden Wanimbo Bunuh 2 Anggota Polisi

KIBLAT.NET, Lanny Jaya – Kelompok teroris bersenjata Papua kembali meresahkan warga. Kali ini mereka memberondong delapan...

Selasa, 29/07/2014 19:34 0

Indonesia

Pendidikan Islam Jadi Tema Khutbah Idul Fitri Di Kota Poso

KIBLAT.NET, Poso – Ratusan umat muslim Kota Poso berduyun-duyun menuju Stadion Kasintuwu Poso untuk melaksanakan...

Selasa, 29/07/2014 18:50 0

Indonesia

Inilah Kronologi Serangan Pawai Malam Takbiran di Ambon

  KIBLAT.NET, Ambon – Serombongan warga muslim Ambon yang melakukan pawai malam takbiran pada Ahad...

Senin, 28/07/2014 16:58 1

Close