... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

4 Mayat Muslim Kembali Ditemukan di Wilayah Bergolak Assam, India

Foto: Indian Army personnel marches on a railway track during the curfew in the riot affected Kokrajhar district of India's north-eastern Assam state, India, 25 July 2012. The death toll from ethnic violence in India's Assam state rose to 40 on 25 July 2012 as soldiers patrolled riot-hit areas to prevent further clashes, officials said. More than 150,000 people had reportedly fled their homes during fighting between indigenous Bodo and Muslim immigrants in three districts of Kokrajhar, Chirang and Dhubri. Troops were given instructions to shoot suspected rioters and an indefinite curfew was enforced in troubled areas. Reportedly more than 100,000 people have taken shelter in several relief camps which were set up by authorities in Kokrajhar district. EPA/STR

KIBLAT.NET, Baksa – Empat mayat pria ditemukan di sebuah sungai di daerah terpencil di timur laut India, yang dilanda kekerasan terhadap umat Islam dalam periode menjelang pemilihan nasional pada bulan Mei, demikian kepolisian mengatakan pada hari Minggu (13/7). Penemuan mayat itu meningkatkan kekhawatiran munculnya babak baru bentrokan.

Setiap gejolak baru akan menjadi ujian  awal bagi Perdana Menteri baru Narendra Modi, apakah ia dapat mengelola ketegangan yang secara sporadis meletus di tengah beragamnya penduduk India yang berpopulasi 1,2 miliar jiwa. Narendra Modi merupakan seorang nasionalis Hindu yang meraih kekuasaan pada akhir Mei.

Satu mayat ditemukan pada hari Sabtu (12/7) di sungai Beki, yang mengalir melalui distrik Baksa negara bagian Assam. Sedangkan tiga mayat lainnya ditemukan pada hari Minggu (13/7), demikian seorang pejabat senior polisi kepada Reuters.

Assam memiliki latar belakang sejarah kekerasan terhadap umat Islam yang dilakukan oleh militan dari kelompok etnis Bodo. Militan Bodo menuduh umat Islam sebagai imigran ilegal dari dekat Bangladesh. Masyarakat Bodo sendiri, umumnya menganut kepercayaan lokal, Bathouist.

Empat puluh satu Muslim dibunuh oleh militan Bodo dua bulan yang lalu di Baksa dan sekitarnya, selama pemilihan umum yang belangsung lima minggu dan menaikkan Modi ke tampuk kekuasaan. Pada saat itu, perdana menteri India Manmohan Singh mengutuk kekerasan. Namun, Modi tidak berkomentar atas kejadian itu selama kampanyenya.

Sementara itu, jasad yang ditemukan pada hari Sabtu diidentifikasi sebagai salah satu dari empat pedagang lemon yang hilang pada hari Jumat saat dalam perjalanan ke pasar grosir, kata LR Bishnoi, seorang jenderal inspektur polisi Baksa.

Tiga mayat lainnya belum diidentifikasi. Keempat mayat itu terdapat luka, tetapi tidak memiliki luka tembak, kata Bishnoi.

Nama-nama empat orang yang telah dilaporkan hilang menunjukkan bahwa mereka adalah Muslim.

Polisi menduga bahwa militan Bodo berada di balik kekerasan akhir pekan ini. Namun belum ada penangkapan yang dilakukan, kata Bishnoi. Sejauh ini, Tentara telah dikerahkan di Baksa, di sana juga sudah diberlakukan jam malam.

Adapun Modi, ia meninggalkan India pada hari Minggu untuk pergi ke Brasil, dalam rangka menghadiri pertemuan puncak kelompok negara berkembang BRICS pada hari Selasa dan Rabu.

Editor: Qathrunnada

Sumber: Reuters

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Zionis Israel Lakukan Kejahatan Genosida Kultural

KIBLAT.NET, Jakarta – Selain terjadi pembantaian manusia, saat ini di negeri Palestina juga sedang terjadi...

Senin, 14/07/2014 06:13 0

Foto

Foto : ODOJ Peduli Palestina

KIBLAT.NET, Jakarta  – Komunitas One Day One Juz (ODOJ) menggelar aksi Munasharah Peduli  Palestina di...

Ahad, 13/07/2014 23:03 0

Indonesia

Di Bawah Guyuran Hujan, ODOJ Gelar Aksi Peduli Palestina di Bundaran HI

KIBLAT.NET, Jakarta – Dibawah guyuran hujan, ribuan anggota komunitas One Day One Juz (ODOJ) mengikuti...

Ahad, 13/07/2014 22:04 0

Foto

Peduli Gaza, Solo Tolak Clinton

KIBLAT.NET, Surakarta— Di tengah-tengah panas terik matahari dan ibadah Puasa Ramadhan ribuan-an umat Islam Surakarta...

Ahad, 13/07/2014 19:36 1

Indonesia

Umat Islam Solo: Kecam Pembantaian Gaza, Waspadai Kunjungan Clinton

KIBLAT.NET, Surakarta— Di tengah-tengah panas terik matahari dan ibadah Puasa Ramadhan ribuan umat Islam Surakarta...

Ahad, 13/07/2014 19:30 8

Indonesia

Resmi Dibuka, Balai Dakwah Surabaya Siap Layani Kebutuhan Umat

KIBLAT.NET, Surabaya – Setelah dibuka di beberapa kota besar, Jalinan Keluarga Dakwah (JKD) pada Ahad,...

Ahad, 13/07/2014 13:22 0

Indonesia

Puluhan Ribu Massa Akan Hadiri Munasharah ODOJ Peduli Palestina di Bundaran HI

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekitar 10.000 massa beserta sejumlah tokoh akan melakukan aksi untuk Palestina di Bundaran...

Ahad, 13/07/2014 12:24 0

Indonesia

Solidaritas Palestina, Menteri Agama Himbau Muslim Indonesia Lakukan Qunut Nazilah

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan bahwa bangsa Indonesia wajib meningkatkan solidaritasnya kepada...

Ahad, 13/07/2014 12:10 0

Artikel

Syaikh Al-Maqdisi: Mengapa Deklarasi Khilafah Justru Memecah Belah

KIBLAT.NET – Khilafah dan Imamah adalah kedudukan penting dan agung bagi umat Islam. Orang-orang Islam...

Ahad, 13/07/2014 11:59 31

Wilayah Lain

PBB: Serangan Udara Israel Langgar Hukum Kemanusiaan Internasional

KIBLAT.NET, Jenewa – PBB menegaskan pada Jum’at, (11/07) bahwa Israel telah melanggar hukum perang karena...

Ahad, 13/07/2014 11:10 1

Close