... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

28 Orang Didakwa Terlibat Perencanaan Serangan di Lebanon

KIBLAT.NET, Beirut – Dua puluh delapan orang telah didakwa terlibat perencanaan serangan bom dan terlibat dengan kelompok militan Islamic State, demikian kantor berita negara Libanon mengatakan pada hari Senin (7/7).

Langkah ini dilakukan setelah terjadinya tiga pemboman di Lebanon pada akhir bulan lalu, juga setelah dilancarkannya operasi keamanan di ibukota Beirut dan wilayah lain negara itu.

Lebanon menghadapi gelombang kekerasan sektarian terkait dengan konflik di Suriah dan Irak, yang kehilangan wilayah mereka dari para pejuang.

Tujuh dari 28 orang yang didakwa jaksa pada Senin berada dalam tahanan, kata lembaga itu. Jaksa penuntut di pengadilan militer mendakwa mereka dengan tuduhan telah membeli peralatan untuk melakukan serangan di daerah pemukiman Beirut dan untuk memasok ke calon pelaku pemboman.

Kantor berita itu menambahkan, kasus ini kini telah diserahkan kepada hakim militer. Namun, kantor berita itu, tidak menjelaskan nama dan kebangsaan dari para terdakwa.

Pemerintah Lebanon telah melakukan serangkaian penggerebekan keamanan ke sebuah hotel di ibukota dan wilayah lain negara itu dalam beberapa pekan terakhir setelah terjadinya rentetan serangan terbaru.

Kepala layanan Keamanan Umum Libanon lolos dari serangan bom syahid di dekat perbatasan Suriah pada 20 Juni. Tiga hari kemudian, seorang penyerang meledakkan mobilnya di dekat sebuah pos pemeriksaan militer di Beirut, menewaskan dirinya dan seorang petugas keamanan.

Dua hari kemudian, seorang pembom asal Saudi melukai tiga petugas keamanan di sebuah hotel dekat dengan kedutaan Arab Saudi di ibukota. Sesaat sebelum pengeboman itu, pasukan keamanan menahan 17 orang di sebuah hotel di Beirut karena dicurigai merencanakan serangan.

Kementerian Luar Negeri Prancis mengkonfirmasi pada tanggal 24 Juni bahwa salah seorang yang ditahan dalam penggerebekan di hotel berkewarganegaraan Perancis. Sumber-sumber keamanan Lebanon mengatakan seorang pria Prancis asal Komoro adalah satu-satunya diantara 17 orang yang massi ditahan sehari kemudian, sementara yang lain dibebaskan.

Editor: Qathrunnada

Sumber: Worldbulletin

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Foto

Foto: Operasi Militer AQAP Terhadap Pos Perbatasan Saudi

KIBLAT.NET – Berikut foto-foto aksi penyerangan Mujahidin Al-Qaeda Semenanjung Arab (AQAP) terhadap pos perbatasan Wadiah,...

Selasa, 08/07/2014 11:49 0

Indonesia

Relawan Suriah dan Mahasiswa Turun ke Jalan, Gelar Kampanye Kemanusiaan

KIBLAT.NET, Semarang – Syam Organizer daerah Semarang menggelar aksi kampanye kemanusiaan dengan turun ke jalan....

Senin, 07/07/2014 22:16 0

Indonesia

TNI AD: Pilpres 9 Juli Berpotensi Menimbulkan Kerawanan Keamanan

KIBLAT.NET, Jakarta – TNI Angkatan Darat menyatakan ada beberapa daerah di Indonesia memiliki potensi kerawanan...

Senin, 07/07/2014 22:07 0

Indonesia

Duh, Kuota Mudik Gratis Via Kapal Laut Telah Terpenuhi

KIBLAT.NET, Jakarta – Meski baru beberapa hari Kementerian Perhubungan membuka pendaftaran mudik gratis, namun calon pemudik...

Senin, 07/07/2014 19:36 0

Turki

Istanbul, Pusat Seni Kaligrafi di Dunia

KIBLAT.NET, Istanbul – “Al-Quran diturunkan di Mekah, dibaca di Kairo dan ditulis di Istanbul,” begitu...

Senin, 07/07/2014 18:21 0

Indonesia

Empat Tahanan Tertuduh Teroris dari Mako Brimob Dipindah ke Malang

KIBLAT.NET, Malang – Puluhan aparat kepolisian dan petugas Kejaksaan Negeri Kota Malang nampak berjaga-jaga di Bandara Abdulrachman...

Senin, 07/07/2014 17:26 0

Indonesia

Jaksa Belum Siap, Tuntutan Adam Amrullah Urung Dibacakan

KIBLAT.NET, Bekasi – Agenda sidang lanjutan kasus tuduhan pencemaran nama baik Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra...

Senin, 07/07/2014 15:30 0

Myanmar

Bentrokan Mandalay Dipicu Fitnah Keji Biksu Wirathu di Facebook

KIBLAT.NET, Mandalay – Pihak berwenang memberlakukan jam malam di Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar, setelah...

Senin, 07/07/2014 15:29 0

Indonesia

Hina Simbol Islam di Bulan Ramadhan, The Jakarta Post Minta Maaf

KIBLAT.NET, Jakarta – Surat kabar nasional berbahasa Inggris, The Jakarta Post merilis permohonan maafnya setelah...

Senin, 07/07/2014 14:45 0

Indonesia

The Jakarta Post Diduga Muat Karikatur Lecehkan Kalimat Tauhid

KIBLAT.NET, Jakarta – Sebuah karikatur melecehkan kalimat tauhid yang tertera pada bendera kelompok bersenjata Islamic...

Senin, 07/07/2014 11:54 6

Close