... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Bentrokan Mandalay Dipicu Fitnah Keji Biksu Wirathu di Facebook

Foto: Kekerasan horizontal di Mandalay, Myanmar.

KIBLAT.NET, Mandalay – Pihak berwenang memberlakukan jam malam di Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar, setelah meletusnya malam kekerasan komunal yang mematikan antara massa Buddha anarkis dan umat Muslim.

“Dua orang tewas dan 14 terluka sejak kerusuhan meletus Selasa,” ujar Kolonel Aung Kyaw Moe, Menteri Keamanan dan Urusan Perbatasan Daerah Mandalay, pada CNN, Jumat.

Kerusuhan dimulai ketika massa Budha secara anarkis menyerang sebuah toko teh yang dimiliki oleh seorang pria Muslim yang dituduh memperkosa seorang wanita Buddhis, dan aksi kekerasan terus berlanjut pada malam-malam berikutnya.

Mengutip pejabat, surat kabar milik pemerintah, New Light of Myanmar melaporkan bahwa delapan konflik terpisah terjadi di wilayah tersebut pada Selasa dan Rabu malam, yang melibatkan geng Budhis sebanyak 450 orang, beberapa dipersenjatai dengan senjata termasuk pedang, senjata api, pisau, tongkat pemukul dan “bahan pembakar.”

Myanmar adalah negara yang mayoritas pendudkunya beragama Budha, sementara umat Muslim diperkirakan mencapai sekitar 5% dari populasi. Negara itu telah menyaksikan beberapa wabah kekerasan yang menargetkan minoritas Muslim dalam beberapa tahun terakhir.

Elemen nasionalis Buddha ekstremis, seperti Gerakan 969, telah dituduh menjadi biang keladi pengobar api kebencian, dan mendorong undang-undang yang diskriminatif, termasuk usulan larangan  pada pernikahan beda agama.

“Kekhawatiran kerusuhan baru di kala Myanmar sedang memikirkan larangan pernikahan antar agama yang didukung
Biksu Budha yang radikal, termasuk pemimpin spiritual 969 Gerakan, Ashin Wirathu, tampaknya telah memainkan “peran penting” dalam memberikan kontribusi terhadap kerusuhan terbaru,” kata David Mathieson, seorang peneliti senior untuk Human Rights Watch.

BACA JUGA  Haluan Ekonomi Masyumi

Hasutan di Facebook

Kemarahan terhadap pemilik toko teh yang merupakan seorang Muslim, telah meningkat setelah sempat beredar laporan dugaan pemerkosaan pada halaman Facebook milik Wirathu. Ia juga menyerukan respon pemerintah yang keras untuk menghabisi “Jihadis Muslim”.

“Kehadiran para biarawan juga cukup signifikan di antara massa,” kata Mathieson. “Wilayah di mana (bentrokan, red) ini terjadi hanyalah 5-10 menit berkendara dari biara Wirathu berada,” katanya. “Ini benar-benar adalah jantung-nya.”

Matthew Smith, direktur eksekutif kelompok hak asasi, Fortify Rights, mengatakan ekstrimis “menggunakan media sosial sebagai platform untuk menyebarkan retorika kebencian anti-Muslim dan dalam beberapa kasus untuk menghasut kekerasan.” Pemerintah Myanmar telah menghentikan layanan Facebook sementara dalam upaya untuk memadamkan kerusuhan.

“Kekerasan ini sangat mudah terbakar dan bisa meledak ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar Smith. “Pihak berwenang tidak melakukan apa-apa untuk membendung gelombak pasang naik sentimen anti-Muslim, dan dalam beberapa kasus pemerintah malah berkontribusi terhadap pertumbuhan, memberikan dukungan publik untuk ekstrimis dan rancangan undang-undang yang memperburuk situasi. sementara gagal untuk melindungi masyarakat Muslim yang beresiko jadi korban.”

Melawan kekerasan rasial

Namun, salah satu tanda positif telah muncul di kalangan aktivis di Myanmar. Mereka mulai berdiri melawan pidato kebencian secara online dan kekerasan rasial, lanjut Smith.

Salah satu suara paling berpengaruh dalam gerakan ini adalah Nay Phone Latt, seorang blogger dan mantan tahanan politik yang pada bulan April meluncurkan kampanye untuk melawan kebencian dengan “panzagar,” atau “pidato bunga.”

BACA JUGA  Jadi Tersangka Kasus ITE, Jack Boyd Lapian Tak Ditahan

“Kampanye kami sedang mencoba untuk mengubah pola pikir masyarakat dan berusaha untuk menciptakan budaya yang baik,” katanya. Ia menambahkan bahwa membiarkan konflik agama dan etnis semakin memburuk telah menjadi teknik penguasa Myanmar sejak masa kolonial.

Dalam kasus kerusuhan Mandalay, katanya, “kita jelas melihat bahwa konflik ini dimulai dari hasutan online.” Kegagalan pemerintah untuk mencegah kekerasan juga perlu dipertanyakan, katanya.

Kekerasan agama telah menyebabkan ratusan orang tewas dan hampir 150.000 orang menjadi tunawisma sejak kerusuhan pecah di dalam negara bagian barat Rakhine pada Juni 2012. Warga minoritas Muslim Rohingya telah menanggung penuh beban kekerasan itu. Wabah kekerasan anti-Muslim pun terjadi di tempat lain di negara ini.

 

Editor: Fajar Shadiq

Sumber: CNN


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Saudi Penjarakan Aktivis HAM Hingga 15 Tahun

KIBLAT.NET, Jeddah – Pengadilan Jeddah pada Minggu (6/7) menjatuhkan vonis kepada pengacara sekaligus aktivis hak...

Senin, 07/07/2014 15:01 0

Indonesia

Hina Simbol Islam di Bulan Ramadhan, The Jakarta Post Minta Maaf

KIBLAT.NET, Jakarta – Surat kabar nasional berbahasa Inggris, The Jakarta Post merilis permohonan maafnya setelah...

Senin, 07/07/2014 14:45 0

Irak

Lagi, Jet Tempur Suriah Bom Wilayah Irak

KIBLAT.NET, Baghdad – Sedikitnya 11 orang tewas, termasuk di antaranya satu keluarga, dan 8 lainnya...

Senin, 07/07/2014 14:32 0

Yaman

Syair Indah Syaikh Adz-Dzawahiri untuk Pemimpin AQAP, Syaikh Al-Wuhaisyi

KIBLAT.NET, Di sela-sela perjuangan yang berat dan panjang untuk menapaki perjalanan jihad yang mulia, orang...

Senin, 07/07/2014 14:12 1

Palestina

Dalam 2 Hari Ini, Militer Israel Tangkap 60 Warga Palestina

KIBLAT.NET, Ramallah – Militer Israel telah menahan 60 warga Palestina dalam dua hari terakhir dari...

Senin, 07/07/2014 13:57 0

Afrika

Ulama Salafi Nigeria Terkemuka dan Istrinya Diculik

KIBLAT.NET, Lagos – Seorang ulama Muslim terkemuka bersama istrinya dilaporkan diculik dari rumah mereka, di...

Senin, 07/07/2014 13:32 0

Palestina

Israel Kembali Kurangi Wilayah Penangkapan Ikan Bagi Nelayan Gaza

KIBLAT.NET, Gaza – Israel pada hari Minggu memutuskan untuk menambah pembatasan daerah penangkapan ikan bagi...

Senin, 07/07/2014 12:30 0

Yaman

Militer Yaman Hadapi Pertempuran di Utara dan Selatan

KIBLAT.NET, Omran – Bentrokan terus berlangsung antara militer dengan milisi Syiah Houthi di kota Omran,...

Senin, 07/07/2014 12:00 0

Indonesia

The Jakarta Post Diduga Muat Karikatur Lecehkan Kalimat Tauhid

KIBLAT.NET, Jakarta – Sebuah karikatur melecehkan kalimat tauhid yang tertera pada bendera kelompok bersenjata Islamic...

Senin, 07/07/2014 11:54 6

Palestina

Jet Tempur Israel Lumpuhkan 7 Pejuang Hamas

KIBLAT.NET, Gaza – Setidaknya tujuh pejuang Hamas terbunuh akibat serangan udara Israel pagi ini waktu...

Senin, 07/07/2014 10:53 0

Close