... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tempat Tinggalnya Dibakar, Warga Muslim di Assam Mengungsi

Foto: Pasukan Keamanan India berjaga-jaga di wilayah Assam.

KIBLAT.NET, Assam – Beberapa rumah dan toko di wilayah perkebunan teh di Assam, India dibakar oleh orang tak dikenal, kata polisi. Ini merupakan serangan terbaru di daerah di mana sejumlah warga desa Muslim terbunuh dalam pembantaian pekan lalu.

Kerusuhan pada Rabu, (07/05) malam itu datang menjelang akhir pemilihan nasional yang telah meningkatkan perpecahan etnis dan agama di beberapa bagian India.

Pihak oposisi Bharatiya Janata Party (BJP) sangat mengutuk kekerasan dan menyalahkan Partai Kongres, yang memerintah di wilayah Assam dan memimpin pemerintah nasional. Oleh banyak kalangan, BJP diperkirakan akan muncul sebagai partai terbesar dalam pemilu yang berakhir minggu depan.

Tapi kandidat perdana menteri dari BJP, Narendra Modi, telah memicu serangan verbal terhadap imigrasi ilegal yang ditudukan kepada umat Islam dari wilayah Bangladesh. Tindakan Modi itu juga dikritik oleh lawan-lawan politiknya bahwa dia lah yang sebenarnya memicu masalah.

Setidaknya 43 warga Muslim tewas di Assam yang diduga dilakukan oleh militan suku Bodo dalam tiga pembantaian pekan lalu. Mereka diyakini melakukan serangan balas dendam setelah umat Islam di Assam tidak menyetujui calon dari suku Bodo.

“Sejauh ini korban tewas ada 43 orang,” ujar Kepala wilayah Assam, Tarun Gogoi, seperti dikutip Kiblat.net dari World Bulletin, Kamis.

Aksi pembunuhan terhadap warga Muslim Assam memang terbilang biadab. Bahkan, bayi berusia lima bulan tak luput menjadi korban. “Kami mendapat laporan bahwa ada 11 orang yang hilang,” tambah Gogoi.

BACA JUGA  Pria Kulit Putih Bersenjata Meneror Masjid di Norwegia, Seorang Muslim Terluka

Gogoi mengatakan ada 15 anak, yang masih berusia antara delapan bulan hingga 14 tahun, menjadi yatim piatu karena pembantaian itu dan saat ini dikirim ke yayasan amal di Guwahati, menurut AFP.

Warga Muslim tinggalkan rumah

Puluhan keluarga Muslim meninggalkan rumah mereka, sementara pasukan keamanan dikerahkan untuk menjaga keamanan. Sekitar 300 pengungsi saat ini tinggal di kamp-kamp bantuan yang didirikan sejauh lima kilometer dari desa-desa yang paling parah dilanda kerusuhan di Distrik Baksa, lapor Bloomberg.

Pasukan keamanan pada hari Kamis, (08/05) mengatakan tersangka militan Bodo sejak pembantaian itu melarikan diri ke negara tetangga Bhutan.

India berbagi perbatasan dengan negara Himalaya dan warga setempat tidak perlu dokumen untuk bepergian ke sana.

“Karena perbatasan yang terbuka, lebih mudah bagi para militan untuk menyeberang,” ujar SN Singh, seorang polisi senior kepada wartawan. Dia mengatakan pemerintah India telah meminta Bhutan untuk berjaga-jaga di perbatasan.

Kekerasan sporadis kerap melanda kaum Muslim yang tinggal bersama suku Bodo di Assam bagian barat, dekat perbatasan dengan Bangladesh.

Militan Bodo menuding bahwa warga Muslim merupakan imigran gelap dari Bangladesh yang telah mengambil tanah leluhur mereka, tetapi warga Muslim minoritas mengatakan sebagian besar dari mereka lahir di India. [sdqfajar]

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Terorisasi Jihadis Suriah?

KIBLAT.NET – Di sebuah acara bedah buku Kami Jihadis, Kalian Teroris karya ustad Rais Abu...

Kamis, 08/05/2014 17:30 0

Info Event

Ikuti!! Bedah Buku Panduan MUI Soal Penyimpangan Syiah dan Tabligh Akbar Suriah

KIBLAT.NET – Hadirilah!! Bedah buku “Panduan MUI: Mengenal dan Mewaspadai penyimpangan Syiah di Indonesia” dan...

Kamis, 08/05/2014 17:08 0

Indonesia

‘Berkicau’ Soal Hukuman Cambuk Janda Aceh, Ulil Dikecam di Dunia Maya

KIBLAT.NET, Langsa – Hukuman cambuk yang dijatuhkan oleh Polisi Syariat Aceh terhadap seorang janda di Langsa...

Kamis, 08/05/2014 13:38 0

Indonesia

Dilanda Kemarau Panjang, Ratusan Warga Aceh Laksanakan Shalat Minta Hujan

KIBLAT.NET, Banda Aceh – Kemarau panjang yang melanda wilayah Aceh sejak awal tahun 2014, membuat Ratusan...

Kamis, 08/05/2014 12:51 0

Wilayah Lain

Milisi Muslim Afrika Tengah Bentrok dengan Militer Prancis, 19 Tewas

KIBLAT.NET, Bangui – Pertempuran meletus antara pasukan Prancis yang ditempatkan di Afrika Tengah dan milisi...

Kamis, 08/05/2014 09:47 0

Malaysia

Dilarang Gunakan Lafadz ‘Allah’, Gereja Katolik Malaysia Ingin Ajukan Banding

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Para pengacara Malaysia mendesak Pengadilan Federal untuk memberikan izin kepada Gereja...

Rabu, 07/05/2014 23:45 0

Info Event

Hadirilah!! BedahBuku “Islamic Parenting” di Yayasan Islamic Center Al-slam, Pondok Gede

Kami mengundang seluruh umat Islam, khususnya yang ada di sekitar Jabodetabek untuk menghadiri BedahBuku “Islamic...

Rabu, 07/05/2014 11:53 0

Video News

Operasi Jabhatun Nusharah Dalam Penyerangan Pertahanan Pasukan Nushairy-Aleppo

KIBLAT.NET – Aleppo – Mujahidin Jabahatun Nushrah menggelar operasi militer di aleppo yang banyak menewaskan...

Rabu, 07/05/2014 06:22 0

Info Event

Hadiri!! Tabligh Akbar Peduli Suriah di Mataram pada Ahad, 11 Mei 2014

KIBLAT.NET – Hadirilah!!! Tabligh Akbar dan Penggalangan Dana untuk Muslim Suriah dalam Roadshow 150 kota...

Rabu, 07/05/2014 00:21 0

Info Event

MPI Malang Gagas Kaos Dakwah Anti Syiah

KIBLAT.NET – Syi’ah memang telah menggurita di berbagai belahan dunia. Perkembangannya begitu cepat, terutama setelah...

Selasa, 06/05/2014 23:12 0

Close