Militer Israel Hancurkan Masjid dan Rumah Warga di Tepi Barat

KIBLAT.NET, Tepi Barat – Militer Zionis Israel menghancurkan sebuah masjid dan enam rumah serta menangkap 17 warga Palestina dalam kampanye penyerbuan dan serangan fajar pada Selasa (29/04) di kota Nablus, Tepi Barat.

Sumber Hak Asasi Manusia Palestina mengatakan bahwa militer Israel mengerahkan tentara dalam jumlah yang cukup besar untuk melancarkan aksi kejahatan tersebut.

“Militer Israel dengan jumlah besar menyerbu daerah ‘Khorbah Thawil’ di dekat kota Ukra, selatan Nablus, utara Tepi Barat. Mereka menghancurkan sebuah masjid dan enam rumah, setelah memaksa penghuninya keluar,” kata sumber tersebut sebagaimana dilansir al-sharq.com, Selasa.

Seperti biasa, Israel melakukan penghancuran itu dengan dalih bangunan-bangunan tersebut tidak memiliki ijin. Padahal, bangunan tersebut telah berdiri sejak tahun 2006 silam.

Sumber tersebut menambahkan, militer Israel juga menimbulkan keresahan warga sipil. Pasalnya, mereka menggelar latihan militer di lahan pertanian warga yang terletak dekat dengan pemukiman warga Palestina. Warga khawatir mereka menjadi sasaran peluru nyasar selama latihan militer tersebut. Di antara mereka pun terpaksa meninggalkan rumah dan tidak berani lagi berkebun.

Selama operasi penyerbuan itu, militer Israel menangkap sedikitnya 17 warga Palestina.

Di waktu bersamaan, sebuah slogan provokatif ditemukan di sebuah dinding masjid di desa Furaidis, utara Palestina yang terjajah. Orang tak dikenal menulis slogan-slogan anti-Muslim di dinding tersebut, sehingga memicu kemarahan warga Palestina. [hunef]

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat